Kanada Akhirnya Pilih Type 212CD TKMS Jerman untuk 12 Kapal Selam Baru, Hanwha Ocean Gigit Jari

Proyek Pengadaan Kapal Selam Patroli Kanada (Canadian Patrol Submarine Project/CPSP) akhirnya mencapai babak krusial yang mengejutkan industri pertahanan global. Pemerintah Kanada secara resmi telah menunjuk galangan kapal asal Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), sebagai preferred supplier (pemasok pilihan) untuk menyediakan hingga 12 unit kapal selam canggih HDW Type 212CD (Common Design).

Baca juga: Saham Pabrik Kapal Selam Jerman TKMS Dilepas ke Pasar, Bagaimana Nasib Keluarga Type 209 Indonesia?

Keputusan strategis ini tidak hanya menandai langkah besar bagi modernisasi kekuatan bawah air Angkatan Laut Kerajaan Kanada (RCN), tetapi juga menjadi kabar pahit bagi raksasa galangan kapal Korea Selatan, Hanwha Ocean, yang harus gigit jari setelah melakukan kampanye jor-joran di Kanada.

Salah satu faktor kejutan terbesar dalam pengumuman ini adalah garis waktu (timeline) pengiriman yang diajukan oleh pihak Jerman. TKMS secara progresif berkomitmen untuk mengirimkan empat unit kapal selam pertama pada tahun 2034. Jadwal ini dilaporkan jauh lebih cepat dari perkiraan industri sebelumnya, bahkan berhasil melampaui—atau setidaknya menyamai—komitmen agresif yang ditawarkan oleh Hanwha Ocean, yang menjanjikan pengiriman empat kapal selam pada tahun 2035.

Hingga saat ini, belum ada detail lebih lanjut apakah ada unit kapal selam TKMS yang akan tiba sebelum tahun 2034, atau apakah keempat unit pertama tersebut akan diserahkan bersamaan. Namun yang pasti, percepatan jadwal dari Jerman ini menjadi kartu as yang melumpuhkan proposal pesaingnya.

Kapal Selam Korea Selatan KSS-III ‘Dosan Ahn Chang-ho’ Arungi Pasifik 14.000 Km Demi Amankan Mega Proyek Kanada

Bagi Hanwha Ocean, kegagalan ini terasa sangat menyakitkan karena mereka telah mengerahkan upaya luar biasa (all-out) demi memenangkan tender CPSP Kanada yang bernilai fantastis. Sebagai bagian dari strategi pemasaran dan diplomasinya, Hanwha Ocean sebelumnya telah melakukan langkah-langkah sangat agresif, termasuk melayarkan kapal selam yang mereka tawarkan (dari basis kelas KSS-III) menyeberangi samudra menuju Kanada demi memperlihatkan kemampuan nyata armada mereka secara langsung kepada publik dan pembuat kebijakan setempat.

Tidak hanya itu, mereka juga menggempur berbagai lini media Kanada dengan iklan dan kampanye public relations (PR) secara masif selama berbulan-bulan untuk membangun opini bahwa kapal selam Korea Selatan adalah pilihan paling logis dan siap pakai.

TKMS Cemas, Hanwha Ocean Gelar Kampanye Iklan Masif Demi Rebut Proyek Kapal Selam Kanada (CPSP)

Namun, semua upaya investasi besar dan kampanye masif tersebut harus kandas setelah Ottawa lebih memilih cetak biru kapal selam Jerman. Pemilihan Kelas 212CD oleh Kanada dinilai strategis karena beberapa alasan kuat, salah satunya adalah faktor standardisasi NATO. Mengingat Jerman dan Norwegia sudah lebih dulu mengadopsi program Type 212CD, bergabungnya Kanada akan meningkatkan interoperabilitas antarsesama anggota NATO di wilayah Atlantik Utara dan Arktik.

Selain itu, desain Type 212CD dirancang khusus dengan tingkat senyap yang sangat tinggi dan kesiapan operasional di perairan dingin ekstrem, menjadikannya sangat cocok untuk kebutuhan patroli jarak jauh Kanada yang mencakup tiga samudra.

Demi Jegal Korea Selatan, Jerman Rela ‘Hibahkan’ Slot Produksi Kapal Selam Type 212CD untuk Kanada

Kesanggupan TKMS mengirimkan armada pertama pada tahun 2034 juga menjadi jawaban krusial bagi kekhawatiran Kanada akan kekosongan kemampuan (capability gap) saat kapal selam kelas Victoria milik mereka mulai memasuki masa pensiun. Dengan status TKMS yang kini resmi menjadi preferred supplier, kedua belah pihak akan segera memasuki fase negosiasi intensif untuk merampungkan aspek finansial, skema transfer teknologi, serta keterlibatan industri pertahanan domestik Kanada sebelum kontrak resmi ditandatangani. (Gilang Perdana)

Murid Tantang Guru: Korea Selatan Boyong KSS-III, Tekuk TKMS Jerman dalam Mega Proyek Kapal Selam Kanada

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *