Kekuatan bawah laut Angkatan Laut Israel resmi memasuki babak baru setelah menangguk kesepakatan penyerahan kapal selam paling mutakhir dalam sejarahnya. Galangan kapal ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) di Kiel, Jerman, secara diam-diam telah meluncurkan dan menyerahkan INS Drakon kepada militer Israel tanpa adanya seremoni publik atau penyiaran resmi yang megah. (more…)
Kemenangan raksasa galangan kapal asal Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), dalam mengamankan proyek Canadian Patrol Submarine Project menandai babak baru dalam hubungan geopolitik Trans Atlantik. Setelah berhasil menyisihkan pesaing ketatnya dari Korea Selatan, Hanwha Ocean Co. Ltd., perusahaan manufaktur papan atas asal Kiel ini kini mengemban tanggung jawab besar untuk merealisasikan proposal investasinya di Kanada. (more…)
Kegagalan sering kali menjadi batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar, dan hal inilah yang kini tengah dihadapi oleh industri pertahanan Korea Selatan. Meskipun Hanwha Ocean harus menerima kekalahan dalam proyek pengadaan kapal selan bernilai fantastis di Kanada, para ahli dan pejabat industri justru menilai peristiwa ini sebagai pembuktian strategis bagi teknologi militer Negeri Ginseng. (more…)
Proyek Pengadaan Kapal Selam Patroli Kanada (Canadian Patrol Submarine Project/CPSP) akhirnya mencapai babak krusial yang mengejutkan industri pertahanan global. Pemerintah Kanada secara resmi telah menunjuk galangan kapal asal Jerman, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), sebagai preferred supplier (pemasok pilihan) untuk menyediakan hingga 12 unit kapal selam canggih HDW Type 212CD (Common Design). (more…)
Dinamika mengejutkan melanda kancah industri pertahanan Eropa setelah Pemerintah Jerman secara resmi mengumumkan pembatalan total megaproyek pembangunan armada fregat F126 (Niedersachsen class). Seperti yang pernah diulas sebelumnya oleh Indomiliter.com, F126 Class awalnya diproyeksikan menjadi kapal perang terbesar Angkatan Laut Jerman (Deutsche Marine) sejak era Perang Dunia II dengan rencana pembangunan enam unit kapal. (more…)
Kompetisi pengadaan alutsista kelas berat kini tidak hanya terjadi di balik pintu ruang rapat dan lobi yang tertutup. Raksasa galangan kapal Korea Selatan, Hanwha Ocean, secara mengejutkan meluncurkan strategi pemasaran massal (mass marketing) yang sangat agresif di ruang-ruang publik Kanada. (more…)
Ketika raksasa otomotif atau teknologi Eropa melantai di bursa saham, publik dunia biasanya langsung heboh. Namun, ketika ThyssenKrupp resmi memisahkan (spin-off) divisi sistem pertahanan laut legendarisnya, ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS), pada Oktober 2025 lalu, langkah tersebut berlangsung sunyi dan luput dari perhatian sebagian besar investor global. (more…)
Sebuah plot twist terbesar dalam sejarah industri pertahanan modern global saat ini tengah berlangsung sengit di Kanada. Korea Selatan, sebuah negara yang pada medio 1980-an baru belajar dasar-dasar merancang bangun kapal selam dari galangan kapal legendaris Jerman, HDW (kini bernama ThyssenKrupp Marine Systems – TKMS), lewat perakitan lisensi kapal selam kelas Jangbogo (Type 209), kini berbalik arah menjadi rival paling mematikan bagi sang guru. (more…)
Persaingan dalam perebutan kontrak raksasa Canadian Patrol Submarine Project (CPSP) kini memasuki babak baru yang semakin sengit menjelang pengumuman keputusan final yang dijadwalkan sebelum akhir Juni 2026 ini. Program pengadaan hingga 12 unit kapal selam konvensional berteknologi diesel-elektrik bernilai hingga 60 miliar dolar Kanada ini telah mengerucut pada pertarungan dua raksasa industri galangan global, yaitu Hanwha Ocean dari Korea Selatan dengan KSS-III Batch-II melawan ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) dari Jerman yang mengusung Type 212CD (Common Design). (more…)
Raksasa industri pertahanan Jerman, thyssenkrupp Marine Systems (TKMS), melalui anak usahanya Atlas Elektronik, secara resmi mengamankan kontrak pengadaan torpedo berat terbesar dalam sejarah perusahaan. (more…)