Dibungkus Kapsul’, Roketsan Pamerkan Akata – Varian Rudal Jelajah Atmaca yang Diluncurkan dari Kapal Selam

(Foto: Mavi Savunma)

Selain rudal balistik hipersonik Tayfun Block-4, Roketsan dalam International Defence Industry Fair (IDEF) 2025 di Istanbul, juga menghadirkan Akata, yakni varian rudal jelajah anti kapal/permukaan Atmaca yang ‘dibungkus’ dalam kapsul, untuk diluncurkan dari bawah permukaan air oleh kapal selam (submarine-launched cruise missile).

Baca juga: Umumkan Kehadiran Tayfun Block-4, Turki Jadi Negara NATO Ketiga yang Memproduksi Rudal Balistik Hipersonik

Rudal ini dikembangkan secara khusus untuk memberi Turki kemampuan meluncurkan rudal jelajah berpemandu dari bawah laut, sebuah kemampuan yang hanya dimiliki oleh sejumlah negara. Sistem ini menggunakan kapsul tertutup untuk memungkinkan peluncuran dari bawah air dari tabung torpedo 533 mm pada kedalaman antara 15 dan 60 meter.

Setelah muncul dari air, kapsul terpisah dan rudal melanjutkan penerbangan menuju targetnya menggunakan pendorong berbahan bakar padat dan propulsi turbojet.

Enkapsulasi Atmaca akan memberikan kapal selam Turki kemampuan untuk menyerang target bergerak atau tetap tanpa harus muncul ke permukaan, sehingga meningkatkan kemampuan bertahan hidup dan meningkatkan elemen kejutan dalam pertempuran.

Rudal ini didasarkan pada platform Atmaca, yang awalnya dikembangkan untuk menggantikan rudal Harpoon buatan AS di Angkatan Laut Turki. Akata yang dienkapsulasi mempertahankan fitur-fitur Atmaca, termasuk jangkauannya lebih dari 250 kilometer dan hulu ledak fragmentasi berdaya ledak tinggi 220 kg yang dirancang untuk peran anti-kapal dan serangan darat.

Akata berukuran panjang 7 meter, berat 1.200 kg, dan diameter 533 mm, memungkinkan kompatibilitas dengan sistem peluncuran kapal selam standar. Sistem pemandunya mengintegrasikan navigasi inersia, pemosisian global, altimeter barometrik dan radar, serta pencari radar aktif. Rudal ini dapat melakukan pembaruan target berbasis tautan data, serangan ulang, dan pembatalan misi, serta dirancang untuk menyerang target permukaan bergerak maupun target tetap di pesisir atau daratan.

Rudal ini berhasil diuji tembak untuk pertama kalinya pada 12 Maret 2025, dari kapal selam Preveze class TCG Preveze (S-353) Angkatan Laut Turki. Uji coba ini mengonfirmasi peluncuran dan kinerja penerbangan sistem dalam kondisi terendam. Rekaman uji coba menunjukkan Akata muncul dari tabung torpedo, mencapai permukaan, terpisah dari kapsulnya, dan beralih ke penerbangan jelajah.

Seperti pada profil rudal Atmaca yang diluncurkan dari kapal perang permukaan, Akata tetap mempertahankan penampang radar yang rendah dan melakukan profil penerbangan sea-skimming, yang dikombinasikan dengan jenis hulu ledak dan panduan presisinya, meningkatkan kemampuannya untuk menembus pertahanan dan menyerang dengan akurat.

Rudal ini menggunakan pendorong roket berbahan bakar padat untuk akselerasi awal dan bertransisi ke mesin turbojet pada fase jelajah. Format enkapsulasi menambahkan mode peluncuran baru ke keluarga Atmaca, yang sudah mencakup versi peluncuran kapal, peluncuran baterai pesisir, dan peluncuran kendaraan darat.

Sistem Akata pada akhirnya akan menggantikan rudal Sub-Harpoon UGM-84 buatan AS dalam inventaris Angkatan Laut Turki. Pada Maret 2025, Roketsan mengonfirmasi bahwa Akata telah menyelesaikan fase desain dan pengujian dan akan menjadi bagian dari upaya Turki yang lebih luas untuk mengurangi ketergantungan asing pada senjata strategis.

Rudal ini telah dipastikan beroperasi dari tabung torpedo standar dan akan mendukung sistem masa depan seperti modul peluncuran kapal selam vertikal (vertical launch system). (Gilang Perdana)

https://www.indomiliter.com/turki-uji-coba-perdana-peluncuran-rudal-jelajah-atmaca-dari-kapal-selam/

2 Comments