Sebuah kebetulan sejarah alutsista yang sangat unik terjadi pada tanggal 28 September 2026, ketika dua negara dari belahan dunia berbeda—Indonesia dan Rumania—sama-sama meresmikan pengoperasian batch pertama kendaraan khusus pendarat amfibi AAV-7A1 hibah/pengadaan eks Korps Marinir Amerika Serikat (USMC). (more…)
Keputusan Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) untuk memensiunkan ranpur amfibi beroda rantai AAV-7A1 (LVTP-7) secara bertahap menandai berakhirnya era panjang salah satu alutsista pendarat paling ikonik di dunia. Titik balik dramatis ini mengemuka pasca-insiden fatal pada Juli 2020 di lepas pantai Pulau San Clemente, California, di mana sebuah AAV-7A1 tenggelam saat latihan dan merenggut nyawa delapan prajurit Marinir serta satu personel Angkatan Laut AS. (more…)
Kedatangan gelombang pertama berupa 12 unit kendaraan tempur amfibi AAV-7A1 (LVTP-7) eks Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) ke Tanah Air menjadi penanda dimulainya penguatan armada pendarat Korps Marinir TNI AL yang menargetkan total 35 unit. Namun, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang memanfaatkan momentum peremajaan alutsista dari Washington ini. (more…)
Alutsista Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) Korps Marinir akhirnya mendapat penyegaran, seiring tibanya armada kendaraan tempur lapis baja anyar untuk menunjang kesiapan operasional di wilayah kepulauan. Sebanyak 12 unit kendaraan tempur (ranpur) Amfibi AAV (Assault Amphibious Vehicle) gelombang pertama resmi tiba di Tanah Air dan menjalani proses pembongkaran di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (22/9/2026). (more…)
Dunia pertahanan nasional belakangan diramaikan rumor mengenai rencana pengadaan sekitar 35 unit kendaraan tempur (ranpur) amfibi AAV7-A1 eks-USMC melalui skema Government-to-Government (G2G) antara Indonesia dan Amerika Serikat. (more…)
Tuntutan taktis akan hadirnya sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) yang lincah dan berdaya hancur tinggi di garis depan akhirnya terjawab. Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) baru-baru ini mengonfirmasi akuisisi awal platform counter-UAS (C-UAS) teranyar, V2X Tempest, melalui penandatanganan kontrak bernilai US$19,06 juta untuk 10 unit kendaraan. (more…)
Dalam dunia pelatihan tempur udara, penggunaan nama jet tempur buatan Soviet seperti MiG-29 Fulcrum atau Su-27 Flanker kerap kali diasosiasikan sebagai pesawat tanding (aggressor/red air) oleh militer Amerika Serikat. Sebagai catatan, militer AS secara resmi memang tidak memiliki skuadron aggressor aktif berkekuatan MiG-29 dalam jajaran penugasan reguler. (more…)
Sebuah jet tempur siluman berkemampuan lepas landas dan mendarat secara vertikal (Short Take-Off and Vertical Landing /STOVL) jenis F-35B Lightning II milik Korps Marinir Amerika Serikat (US Marine Corps / USMC) mengalami kecelakaan berat di Marine Corps Air Station (MCAS) Miramar, San Diego, California, pada Jumat, 31 Juli 2026. (more…)
Militer Amerika Serikat secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima setidaknya enam unit jet tempur F-35 Lightning II untuk Korps Marinir AS (USMC) dalam kondisi tanpa radar. Kondisi yang terdengar ironis untuk jet tempur siluman generasi kelima ini merupakan imbas langsung dari keterlambatan pengembangan radar generasi terbaru, AN/APG-85, yang menjadi bagian dari rentetan masalah teknis di dalam program modernisasi jet tempur tersebut. (more…)
Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) melalui Marine Corps Warfighting Lab (MCWL) sempat menggemparkan dunia pertahanan saat mendemonstrasikan wahana angkut amfibi raksasa, UHAC (Ultra Heavy-Lift Amphibious Connector). Dalam rangkaian latihan uji coba tempur tingkat lanjut (Advanced Warfare Experiment), wahana ini sukses memindahkan logistik langsung dari dek dok kapal pendarat amfibi USS Rushmore (LSD-47) menuju garis pantai. (more…)