
Mengoperasikan kapal induk bertenaga nuklir merupakan kebanggaan tersendiri bagi Amerika Serikat, lantaran dengan kapal induk bertenaga nuklir, kekuatan tempur Negeri Adidaya ini bisa hadir di berbagai penjuru dunia dalam waktu yang lama. Namun, memiliki wahana bertenaga nuklir juga punya konsekuensi tersendiri, salah satunya pasca kapal pensiun, maka masih dibutuhkan biaya besar. Semisal ingin dibongkar, pun juga perlu perhitungan matang dan biaya yang tidak sedikit. Dan inilah yang tengah menjadi tantangan bagi Angkatan Laut AS dengan eks USS Enterprise (CVN-65). (more…)

Dari serangkaian insiden yang menimpa jet tempur stealth F-35 Lightning II, maka secara tak langsung Martin Baker meraih promosi gratis tatkala pilot dapat melontarkan diri dan mendarat dalam kondisi selamat. Sebut saja dalam insiden jatuhnya F-35B Inggris sesaat lepas landas dari kapal induk HMS Queen Elizabeth di Laut Mediterania pada 17 November 2021. (more…)

Saat proses lepas landas, pada 17 November 2021 telah terjadi kecelakaan dengah jatuhnya jet tempur F-35B Lightning II di Laut Mediterania. Maka pada 24 Januari kemarin, telah terjadi kecelakaan atas F-35 yang terjadi di lautan pula, yakni menimpa F-35C Lightning II yang sedang dalam proses pendaratan di kapal induk USS Carl Vinson (CVN 70), dimana kapal induk nuklir tersebut sedang berlayar di Laut Cina Selatan. (more…)

Walau dalam film Battleship (2012), USS Sampson luluh lantak oleh serangan alien, namun dalam pencarian korban kecelakaan kapal terbang Air Asia, kapal perang destroyer berbobot 9.200 ton ini mendapat sorotan berkat kesuksesannya dalam misi pencarian ini. Banyaknya jumlah korban yang berhasil di evakuasi USS Sampson dinilai karena ukuran kapal itu cukup besar, bahkan jadi kapal perang bertonase terbesar dalam misi pencarian di Selat Karimata. Dengan tonase yang jumbo, wajar bila Sampson lebih bisa menahan gelombang yang tingginya mencapai 3-5 meter di lokasi pencarian Air Asia QZ8501. (more…)