
Perang skala besar dan konfrontasi sengit di Timur Tengah, khususnya pasca-eskalasi dengan Iran, memberikan pukulan telak bagi persediaan sistem pertahanan udara Amerika Serikat. Laporan terbaru mengungkapkan bahwa stok rudal pencegat (interceptor) Patriot milik Angkatan Darat AS mengalami penurunan tajam hingga 65 persen. (more…)

Perbedaan filosofi rancang bangun antara kekuatan militer Barat dan Timur selalu menjadi topik yang menarik untuk dibedah, salah satunya terlihat jelas pada postur fisik armada Tank Tempur Utama (Main Battle Tank/MBT). Jika diperhatikan, tank-tank andalan Rusia seperti seri T-72 dan T-90 memiliki profil tubuh yang sangat ceper dan pendek. (more…)

Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) melalui Army Contracting Command di Redstone Arsenal secara resmi mengumumkan pemberian kontrak senilai US$502 juta kepada Lockheed Martin Corp pada 8 Juli 2026. (more…)

Industri pertahanan India kian agresif untuk naik kelas di panggung global lewat terobosan teknologi artileri terbarunya. Dalam sebuah langkah strategis yang mengejutkan, perusahaan pertahanan asal India, Kalyani Strategic Systems Limited (KSSL), resmi berkolaborasi dengan manufaktur kendaraan militer terkemuka asal Amerika Serikat, AM General. (more…)

Doktrin pertempuran masa depan yang mengintegrasi teknologi nirawak (unmanned systems) terus diakselerasi oleh Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army). Menjawab tantangan medan laga modern yang sarat dengan peperangan elektronika (electronic warfare), US Army resmi menggandeng perusahaan teknologi pertahanan Palladyne AI untuk menguji coba dua inovasi radikal, yaitu perangkat lunak pengendali kawanan drone (drone swarm) berbasis kecerdasan buatan dan drone intai-serang yang dapat digunakan kembali (reusable loitering munition). (more…)

Sebuah helikopter serang jenis AH-64 Apache yang dioperasikan oleh Angkatan Darat AS (US Army) dilaporkan jatuh di perairan dekat Selat Hormuz pada Senin, 8 Juni 2026. Insiden mendebarkan ini pertama kali diungkap ke publik melalui laporan investigasi eksklusif harian The New York Times, yang mengutip informasi dari dua pejabat pertahanan jajaran atas yang mengetahui langsung peristiwa tersebut. (more…)

Meskipun prosedur pendaratan darurat (precautionary landing) akibat kendala teknis merupakan hal yang lumrah dalam dunia penerbangan militer, sebuah insiden unik baru saja menimpa armada udara Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) yang ditempatkan di Korea Selatan. (more…)

Tantangan mengevakuasi prajurit yang terluka di tengah sengitnya pertempuran modern intensitas tinggi kini memicu lahirnya terobosan teknologi mutakhir di jajaran Angkatan Darat Amerika Serikat dan aliansi NATO. Berkaca dari kerasnya realitas medan laga saat ini di mana helikopter evakuasi medis (Medevac) konvensional berawak sangat rentan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara lawan, militer Barat mulai melirik platform drone sebagai solusi penyelamat nyawa. (more…)

Militer Amerika Serikat baru saja mengukir sejarah baru dalam doktrin pertempuran di Pasifik dengan melaksanakan latihan serangan presisi jarak jauh pertama di dalam wilayah Rantai Pulau Pertama (First Island Chain). (more…)

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Ondas Holdings, dikabarkan tengah dalam proses negosiasi serius untuk mengakuisisi mPrest, perusahaan perangkat lunak asal Israel yang dikenal sebagai “otak” di balik sistem pertahanan rudal Iron Dome. Kesepakatan yang diperkirakan bernilai US$200 juta (sekitar Rp3,1 triliun) ini menjadi sorotan tajam, mengingat peran krusial mPrest dalam arsitektur keamanan Israel dan adopsi sistem serupa oleh militer Amerika Serikat. (more…)