
Reverse engineering yang dilakukan Cina selama ini dominan terdengar di lini senjata genggam, rudal, tank/panser, jet tempur sampai meriam/kanon. Sementara untuk pencapaian di lini bantuan tempur (banpur) jarang terdengar atau minim diulas oleh media. Namun jangan salah, ternyata manufaktur kampiun China North Industries Corporation (Norinco) ternyata punya produk untuk satuan zeni tempur (Zipur), yakni kendaraan ponton amfibi dengan penggerak roda rantai atau tracked self-propelled (SP) pontoon bridge system. (more…)

Bicara adopsi teknologi jet tempur, rasanya tak ada yang meragukan kemampuan Rusia, namun, di balik penguasaan teknologi yang adiguna, rupanya ada yang terlewatkan oleh Negeri Beruang Merah. Yaitu hampir sebagian besar perangkat Helmet Mounted Display (HMD) untuk pilot jet tempur Sukhoi dan MiG AU Rusia, rupanya masih berasal dari Ukraina, yang tak lain kini menjadi negara seteru Rusia pasca konflik bersenjata di Semenanjung Krimea pada tahun 2014 silam. (more…)

Saat Amerika Serikat sedang disibukkan dengan sejumlah kerusahan di dalam negeri, pelan tapi pasti, militer Sang Naga terus menggeliat memperkuat ototnya. Seperti pada 1 Juni lalu, Kementerian Pertahanan Cina merilis kabar berlangsungnya sea trial kapal induk Type 001A Shandong dengan nomer lambung 17. Bagi Cina, sea trial Shandong merupakan kebanggaan tersendiri, pasalnya inilah kapal induk pertama yang berhasil dibuat oleh Cina. (more…)

Baykar Technologies rupanya sedang di atas angin, kesuksesan drone tempur (UCAV) Bayraktar TB2 yang dijuluki “Pantsir Killer” menjadi tonggak penting bagi perusahaan swasta asal Turki ini. Bagi Baykar Makina, masterpiece yang saat ini digarap adalah drone kombatan Akinci. Setelah prototipe pertama Akinci terbang pada Desember 2019, maka prototipe kedua akan terbang dalam waktu dekat ini. Yang menarik, dalam menyambut Ramadan Bayram (Idul Fitri), pihak pengembang untuk pertama kalinya merilis dokumen pengembangan Akinci dalam video di YouTube. (more…)

Tak mau kalah dagang dengan Rusia dan Ceko, Ukraina lewat UkrOboronProm pada 1 April lalu telah meluncurkan jenis alutsista baru untuk pangsa domestik dan ekspor. Yang dimaksud adalah jenis MLRS (Multiple Launcher Rocket System) BM-21UM Berest 122 mm. Diproduksi oleh Shepetivka Repair Plant (ShRP), BM-21UM Berest menawarkan konsep wahana peluncur dengan dua gardan dan berpenggerak 4×4. (more…)

Merujuk ke berita terdahulu, diberitakan Ukraina menggandeng Thailand untuk membangun fasilitas produksi ranpur BTR-3KS. Dimana sebelumnya, Pavlo Bukin, direktur UkrOboronProm mengatakan pada 25 Juli bahwa ia telah mengirim “first machine kit” ke Thailand untuk BTR-3KS. Nantinya Thailand akan memproduksi ranpur komando ini berdasarkan lisensi dari UkrOboronProm. (more…)

Diantara aksi yang ditakutkan dari pasukan katak adalah kemampuan mereka dalam melakukan sabotase bawah air. Bahkan bila menggunakan alat selam model close circuit, aksi sabotase seperti peledakan pada instalasi vital di pelabuhan, jembatan dan kilang minyak, dapat berlangsung senyap namun menimbulkan kerusakan besar. Dalam terminologi peperangan, jika ada aksi sabotase maka sebaliknya juga ada aksi kontra (anti) sabotase, termasuk dalam hal ini untuk menghadapi penyusupan dari pasukan katak. (more…)

Dalam perspektif kebanyakan orang, predikat pesawat turboprop terbesar saat ini dipegang oleh Airbus A400M Atlas. Beberapa kali hadir di Indonesia, ditambah punya prestasi dalam mendukung operasi bantuan logistik bencana alam, membuat nama A400M lumayan tersohor di Indonesia, ditamhah lagi setelah PT Perusahaan Perdagangan Indonesia memesan dua unit pesawat dengan kapasitas payload 37 ton ini. Namun, faktanya A400M bukanlah pesawat kargo turboprop terbesar. (more…)

Di Indonesia, produk ranpur amfibi 8×8 asal Ukraina boleh dikatakan belum mencapai kata sukses dalam pemasaran, lantaran Korps Marinir emoh melanjutkan pengadaan panser amfibi BTR-4. Tapi lain halnya dengan Thailand, Negeri Gajah Putih ini baru saja diwartakan mendapatkan kemitraan dari kelompok industri pertahanan Ukraina, UkrOboronProm. Dimana Thailand dipercaya untuk memproduksi ranpur komando BTR-3KS 8×8. (more…)

Setelah menjalani perawatan berat (overhaul} selama dua tahun, dua Sukhoi Su-30Mk, yaitu dengan nomer ekor TS-3001 dan TS-3002 telah tiba kembali kembali ke home base-nya di Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar pada 28 Juli 2019. Seperti biasa, jet tempur twin engine kebanggaan Skadron Udara 11 tersebut diterima dalam kondisi ‘dilepas’ beberapa bagiannya, seperti sayap tengah, sayap ekor dan ekor tegaknya. (more…)