Selama ini pembatasan dalam penggunaan alutsista kerap dialami oleh negara berkembang, contoh kasus seperti beberapa produk alutsista asal Amerika Serikat yang digunakan oleh TNI punya standar ketat untuk masalah penggunaan. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa Amerika Serikat justru terkena pembatasan penggunaan alutsista dari negara lain, kok bisa? (more…)
Tengah diambang perang terbuka dengan Rusia, kini Ukraina tak pelak menjadi negara dengan kewaspadaan tingkat tinggi, dimana seluruh sumber daya negeri eks Soviet itu telah dimaksimalkan untuk mengantisipasi hal terburuk. Meski mendapat bantuan persenjataan dari AS dan NATO, rupanya manufaktur dari dalam negeri tak kehilangan gagasan kreatifnya, seperti Atlon Avia yang memperkenalkan loitering munition alias drone kamikaze yang diberi label ST-35 Silent Thunder. (more…)
Ukraina dan Rusia diambang perang terbuka, demikian tajuk berita dalam beberapa hari ini, dan masih terkait dengan penumpukan kekuatan militer Rusia di perbatasannya dengan Ukraina, ada kabar di lini artileri medan, dimana Angkatan Darat Rusia telah menggelar 2S7M Malka, yakni self propelled howitzer (SPH) di kaliber 203 mm. (more…)
Entah jadi pecah perang atau tidak, namun psy war yang dilancarkan Amerika Serikat dan Rusia telah membuat dunia ketar-ketir, maklum eskalasi konflik antara Rusia dan Ukraina bisa membesar, terlebih Rusia semakin masif menempatkan alutsista beratnya di wilayah perbatasan. Dan salah satu yang membuat heboh beberapa hari lalu adalah kemunculan penempur MiG-31K di Pangkalan Udara AL Kaliningrad Chkalovsk. (more…)
Mencomot desain BTR-80 yang legendaris, BTR-3 juga lumayan kondang dipasar ranpur lapis baja amfibi roda ban berpenggerak 8×8. Bila BTR-80 adalah produksi Rusia, maka BTR-3 adalah buatan rivalnya, yakni Ukraina. Mulai digunakan sejak tahun 2000, debut BTR-3 masif dioperasikan di laga konflik Donbass, Myanmar hingga Nagorno-Karabakh. (more…)
Peperangan elektronika (pernika) atau electronic warfare tak bisa dihindari dalam operasi militer modern. Meski belum ada konfirmasi resmi, ada kabar satelit intai (satelit mata-mata) yang dioperasikan European Space Agency (ESA) yang tergabung dalam Program Copernicus, yakni Sentinel 1A, telah mengalami gangguan pencitraan ketika tengah menyorot suatu area di Donbass, wilayah yang dipersengketakan antara Ukraina dan milisi pro Rusia. (more…)
Diinisiasi oleh Amerika Serikat dengan pengiriman rudal anti tank FGM-148 Javelin, negara-negara NATO kemudian ikut mendukung Ukraina dengan pemberian bantuan persenjataan berikut amunisinya, yang menurut analisa barat, Ukraina bakal diinvasi oleh Rusia dalam waktu dekat ini. (more…)
Selain pengiriman rudal anti tank FGM-148 Javelin, rupanya Washington masih melanjutkan pengiriman bantuan persenjataan untuk segmen senjata perorangan ke Ukraina. Jenis senjata yang dimaksud adalah M141 Bunker Defeat Munition (BDM). Wujudnya berupa senjata panggul, namun M141 bukanlah rudal, melainkan roket sekali pakai (disposable) untuk menghancurkan sasaran berupa perkubuan atau bunker. (more…)
Selain FGM-148 Javelin, ada nama rudal anti tank yang belakangan ikut naik pamornya dalam ketegangan antara Ukraina dan Rusia. Bila sejumlah Javelin telah dipasok AS untuk muliter Ukraina, maka masih dalam konteks menghadapi potensi serangan dari Main Battle Tank (MBT) Rusia, maka Inggris diketahui juga mengirimkan bantuan rudal anti tank dalam jumlah besar ke Ukraina. (more…)
Selain FGM-148 Javelin, ada nama rudal anti tank yang belakangan ikut naik pamornya dalam ketegangan antara Ukraina dan Rusia. Bila sejumlah Javelin telah dipasok AS untuk muliter Ukraina, maka masih dalam konteks menghadapi potensi serangan dari Main Battle Tank (MBT) Rusia, maka Inggris diketahui juga mengirimkan bantuan rudal anti tank dalam jumlah besar ke Ukraina. (more…)