
Wahana yang satu ini masuk kategori sebagai ransus (kendaraan khusus) lapis baja yang terintegrasi dalam unit kavaleri tank serbu dan tank APC (Armored Personnel Carrier). Meski debutnya jarang disinggung, tapi keberadaan tank ambulans (Ambulance Tank) tetap punya tempat tersendiri dalam pergerakan ranpur lapis baja. Di Indonesia, AMX-13 VCTB (Vehicule ChenillĂ© Transport BlessĂ©s) menjadi tank ambulans pertama yang hadir melengkapi kekuatan kavaleri TNI AD. (more…)

Meski belum bisa dibilang mentas, jagad dunia peroketan di Indonesia terbilang masih punya denyut nadi. Sebagai buktinya serangkaian uji coba terus dilakukan, khususnya pada roket untuk kepentingan pertahanan (R-Han) yang digarap antara Balitbang Kementerian Pertahanan (Kemhan) dengan beberapa industri strategis nasional. Setelah sukses melakukan uji coba roket R-Han 122 mm, kini ada kabar terbaru yang menyebut roket dengan kaliber lebih besar, R-Han 450 (450 mm) telah berhasil diluncurkan. (more…)

Adanya kompetisi tak lantas menutup pintu untuk saling berkolaborasi, begitu juga dalam industri pertahanan, munculnya rantis MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) Sanca adalah buah dari kolaborasi PT Pindad dan Thales Australia. Saat Australia berkepentingan untuk memasarkan produknya ke Indonesia, maka ToT (Transfer of Technology) mutlak digulirkan, maka jadilah sosok Sanca yang tak lain adalah rantis Bushmaster 4×4 versi Indonesia. Nah, model kolaborasi bisnis serupa berpeluang diterapkan PT Pindad dalam mengusung platform rantis (panser) 8×8 untuk kebutuhan TNI. (more…)

Yang ini jelas bukan alutsista, tapi jangan anggap sepele, perangkat ini sangat dibutuhkan utamanya bagi prajurit TNI yang bertugas di wilayah pesisir dan pulau terluar NKRI. Kebanyakan kasus yang dihadapi dalam deployment di dua wilayah tersebut adalah sulitnya mendapatkan akses air bersih (air tawar). Bila kebutuhan kualitas air yang baik sulit terpenuhi, maka kerawanan ini bisa berujung serius dalam menunjang misi operasi yang telah ditetapkan. (more…)

Republik Ceko, salah satu negara di Eropa Timur bisa dibilang cukup sukses menyerap ToT (Transfer of Technology) alutsista dari negara lain. Sebagai negara pengguna rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) RBS-70 NG, Ceko kini mampu memproduksi sistem radar pengintai untuk rudal VSHORAD (Very Short Air Defence) lansiran dalam negeri. Bahkan, radar intai yang diberi label ReVISOR ini juga ditawarkan ke Indonesia sebagai negara pengguna RBS-70 MK2. (more…)

Kompetisi di segmen rantis (kendaraan taktis) lapis baja berpenggerak 4×4 terlihat lumayan ketat. Di ajang Indo Defence 2016 secara gamblang menyiratkan persaingan tersebut. Dengan mengacu pada suatu standar, boleh jadi produk antar pemain serasa beda-beda tipis. Mulai dari spesifikasi mesin, suspensi, pilihan senjata sampai material anti peluru, semuanya bisa saling diadu. Namun lain dari itu, predikat battle proven menjadi poin keunggulan tersendiri yang belum tentu dimiliki tiap rantis. (more…)

Sebagai struktur yang langsung berkedudukan dibawah Panglima TNI, Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) TNI dituntut untuk senantiasa sigap menghadapi beragam bencana yang setiap saat bisa terjadi di Tanah Air. Dan guna menunjang misi tanggap bencana, keterampilan khusus dan bekal perlengkapan penunjang menjadi keharusan untuk disiapkan. Seperti dalam menjangkau medan berat, kendaraan roda rantai dengan genre ATV (All Terrain Vehicle) menjadi salah satu yang diandalkan. (more…)

Untuk kesekian kalinya, senapan serbu produksi PT Pindad menorehkan tinta emas dalam ajang latihan tembak internasional. Kontingen Indonesia yang diwakili prajurit Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD menjadi juara umum pada lomba tembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) 2016 yang digelar di Filipina pada 21 November sampai 7 Desember 2016. (more…)

Meski fokus bisnisnya pada produksi dan pengembangan pesawat terbang, namun ini bukan pertama buat PT Dirgantara Indonesia (PT DI) melakukan kolaborasi pada penciptaan rantis (kendaraan taktis). Setelah di tahun 2007 merilis rantis serbu DMV-30 T/A untuk kebutuhan Detasemen Bravo Paskhas TNI AU, kini BUMN Strategis yang bermarkas di Bandung ini kembali meracik rantis serbu ringan yang diberi label ILSV (Indonesia Light Strike Vehicle). (more…)

Tak terasa usia helikopter serbu Mil Mi-35P Puspenerbad TNI AD telah mencapai enam tahun pengoperasian, dan sesuai standar keselamatan penerbangan, helikopter asal Rusia ini memerlukan fase pemeliharaan tingkat berat (overhaul). Dan kabarnya kini delapan unit Mi-35P TNI AD sedang dalam proses overhaul di negara asalnya, dalam proyek Aircraft Repair Plant Number 150 pengerjaan akan dilangsungkan di Svetly, Kaliningrad, Federasi Rusia. (more…)