Guna mengejar target produksi 100 unit medium tank untuk kebutuhan Kavaleri TNI AD, serangkaian pengujian terus dilakukan secara maraton oleh PT Pindad, tak lain kesemuanya dilakukan untuk mendapatkan sertifikasi dari Dinas Penelitian dan Pengembangan Angkatan Darat (Dislitbangad), yang merupakan pra syarat medium tank “Harimau Hitam” ini kelak nantinya meraih order dari Kementerian Pertahanan. (more…)
Dalam operasi lintas udara, hingga pergeseran pasukan secara cepat, maka peran pesawat angkut taktis dan strategis C-130 Hercules tak bisa dikesampingkan, maklum sampai saat ini, pesawat produksi Lockheed Martin ini lah yang paling jadi andalan untuk misi jembatan udara. Lain dari misi tersebut, angkut beragam kendaraan dan logistik juga dipercayakan pada Sang Putra Zeus ini. (more…)
Sebagai helikopter serbu, sedari awal keluarga AH-64 Apache tidak dirancang untuk melaksanakan operasi kombatan di atas permukaan laut. Oleh karena itu, desain AH-64 Apache juga tak disiapkan untuk mengakomodir proses pendaratan darurat di air. Bila terjadi insiden di laut, sosok Apache bisa dipastikan akan langsung cepat tenggelam. (more…)
Sumbu yang tidak terlalu lebar dan tongkrongan body yang terbilang tinggi pernah diduga akan menyebabkan panser Tarantula 6×6 rawan terbalik. Meski anggapan tadi belum tentu benar adanya, namun satu unit panser Tarantula (Black Fox) dengan nomer 3268-XVI dari Detasemaen Kavaleri V Kodam Pattimura mengalami musibah terbalik pada Selasa, 7 Agustus 2018. (more…)
Foto-foto yang datang dari Lebanon ini mungkin sedikit membuat kita terenyuh, bagaimana tidak, tank ringan AMX-13 kanon dan ranpur APC AMX-13 VCI (Véhicule de Combat d’Infanterie) ditenggelamkan dengan tenang ke laut. Persisnya ada 10 tank dan kendaraan lapis baja eks AD Lebanon yang sengaja ditenggelamkan untuk dijadikan artificial reef alias karang buatan. (more…)
Setelah hajatan Indo Defence 2016 banyak kalangan bertanya tentang bagaimana kelanjutan proyek tank boat “Antasena.” Dan seperti halnya proyek medium tank Pindad yang menjadi mercuasuar kemandirian industri alutsista dalam negeri, proyek tank boat yang juga dikenal sebagai Lundin X18 ini sudah mendapat angin segar. Pihak manufaktur, PT Lundin Industry Invest (North Sea Boats) telah mencanangkan tahun depan (2019) satu prototipe Antasena sudah dapat dirampungkan, dan siap dilakukan pengujian. (more…)
Bagi Anda yang kerap wara-wiri ke Singapura mungkin tak asing melihat rantis (kendaraan taktis) satu ini, namanya Light Strike Vehicle Mark II (LSV MKII), biasanya rantis berdesain rangka pipa baja tubular ini kerap digunakan oleh militer Singapura untuk berpatroli di kawasang ring 1, seperti Bandara Internasional Changi. Bila diumpakan di Indonesia, LSV MKII boleh jadi setanding dan sama sangarnya dengan rantis P6-ATAV (All Terrain Assault Vehicle), yang saat ini jadi andalan Sat-81/Gultor Kopassus TNI AD dan DenBravo Paskhas TNI AU. (more…)
Smartphone Caterpillar B15Q dengan armband sebagai unit terminal BMS infanteri.
Selain satuan kavaleri, satuan infanteri TNI AD kedepan juga akan dimaksimalkan kemampuan operasi tempurnya dengan mengadopsi Battlefield Management System (BMS). Merujuk instruksi dari KSAD Jenderal TNI Mulyono, BMS CY-16H yang kini telah digunakan pada ratusan ranpur Anoa 6×6, MBT Leopard dan IFV Marder 1A3, juga akan diarahkan penerapannya pada level Batalyon Infanteri, khususnya untuk Infanteri Raider. (more…)
Tidak diketahui persis kapan dan dimana kejadian pada foto di atas, namun foto yang sempat viral di media sosial tersebut langsung mengingatkan kita pada salah satu varian panser Pindad Anoa 6×6, yang tak lain adalah Anoa 6×6 Ambulance. Jenis ransus (kendaraan khusus) lapis baja yang dirancang untuk mengatasi keadaan darurat atau situasi tidak terduga dalam suatu operasi. Anoa 6×6 Ambulance yang melengkapi arsenal Batalyon Infanteri Mekanis dan Kompi Kavaleri (Kikav) TNI AD menjadi generasi terbaru ransus lapis baja ambulans di TNI AD. (more…)
Saat mendengar seputar kemandirian industri alutsista, tentu ada rasa bangga dalam benak hati. Diantara bentuk kemandirian tersebut tercermin pada teknologi Battlefield Management System (BMS) yang dirilis perusahaan swasta nasional asal Bandung, PT Hariff Daya Tunggal Engineering (DTE). Bila di tahun 2015 serangkaian prototipe BMS baru diuji coba dan diperlihatkan ke media, maka kini ratusan ranpur lapis baja kavaleri TNI AD sudah mengadopsi teknologi BMS produksi dalam negeri. (more…)