
Ketika pertama kali debutnya diketahui pada tahun 2007, Shaanxi Aircraft Corporation (SAIC) KJ-200 langsung membetot perhatian dunia, pasalnya Cina telah membuktikan mampu menciptakan pesawat peringatan dini dan kontrol udara – Airborne Early Warning and Control (AEW&C) dengan desain antena tegak, yang sebelumnya populer digunakan oleh pesawat AEW&C buatan Swedia, Saab Erieye. (more…)

Meski telah mengoperasikan delapan unit AEW&C (Airborne Early Warning and Control) Saab 2000 Erieye buatan Swedia, namun Angkatan Udara Pakistan faktanya juga mengoperasikan AEW&C jenis lain, yakni Shaanxi ZDK-03 buatan Cina. (more…)

Bukan rahasia bila Cina dengan gigih berusaha mengekor pencapaian militer Amerika Serikat. Dalam perspektif pesawat angkut sedang/berat turboprop misalnya, Amerika Serikat jelas telah tersohor dengan keberadaan keluarga Lockheed C-130 Hercules. Ternyata Cina punya tandingannya, yaitu Shaanxi Y-8 yang mencomot desain Antonov An-12. Dan ketika varian Hercules bertransformasi menjadi C-130J Super Hercules, lantas apa tandingan yang dipersiapkan oleh Beijing? (more…)

Sosok truk berwarna loreng biru, putih dan hitam ini pertama kali tampil pada defile HUT TNI Ke-69 di Dermaga Ujung, Surabaya tahun 2014. Dengan bertuliskan Kohanudnas (Komando Pertahanan Udara Nasional) pada samping bodinya, orang langsung bisa menerka rantis ini pasti terkait dengan radar, karena terlihat antena radar lipat yang menyembul di bagian atas bodi. Namun, nyatanya masih banyak orang yang asing dengan alutsista baru milik Kohanudnas ini. (more…)