
Lima raksasa industri pertahanan Eropa—Airbus Defence and Space, Destinus, MBDA Deutschland, Safran Electronics & Defense, dan Thales—secara resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk mendirikan Konsorsium Bliksem EXO. Langkah masif ini menandai dimulainya program mandiri (sovereign) pertama Eropa untuk mengembangkan sistem rudal pencegat luar angkasa (exo-atmospheric upper-layer interceptor) guna menangkal ancaman rudal balistik jarak menengah. (more…)

Pasca serangan rudal balistik hipersonik Oreshnik kedua ke Ukraina pada 9 Januari 2026, Rusia menegaskan dominasi teknologinya di bidang pertahanan udara dan rudal. Berdasarkan laporan dari kantor berita TASS (13/1/2026), pakar militer Rusia menyatakan bahwa sistem pertahanan udara milik negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, tidak memiliki kemampuan untuk mencegat hulu ledak dari sistem rudal Oreshnik. (more…)

Keamanan wilayah udara Eropa kembali diguncang oleh insiden spionase misterius. Hanya dua hari sebelum sistem pertahanan rudal canggih Arrow 3 resmi beroperasi, tiga drone tak dikenal terdeteksi melakukan pengintaian di atas instalasi radar utama di Pangkalan Udara Annaburg, Saxony-Anhalt. (more…)