Peta geopolitik dan keseimbangan militer kawasan secara dramatis bergeser setelah para pemimpin tertinggi dari Pakistan, Arab Saudi, dan Turki secara resmi menandatangani pakta pertahanan bersama bertajuk Mecca Joint Defence Agreement di Istana Al-Safa, Makkah, Arab Saudi, pada Jumat, 7 Agustus 2026. (more…)
Rencana Amerika Serikat memulihkan akses Turki ke program jet tempur siluman F-35 Lightning II memicu dinamika geopolitik militer yang kian memanas. Langkah Washington di bawah Kepemimpinan Presiden Donald Trump mendapat penolakan keras dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang khawatir keberadaan jet generasi kelima di tangan Ankara akan merusak keunggulan militer kualitatif (Qualitative Military Edge) Israel di kawasan Timur Tengah. (more…)
Hubungan diplomatik antara Turki dan Arab Saudi memasuki babak baru yang sangat ambisius, melampaui sekadar normalisasi politik. Dalam pernyataan terbaru yang mengejutkan publik internasional pada 3 Februari 2026, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan peluang besar bagi Arab Saudi untuk menjadi mitra investasi utama dalam program jet tempur generasi kelima kebanggaan Turki, KAAN. (more…)
Memasuki awal tahun 2026, peta kekuatan udara di kawasan Mediterania Timur berada di ambang perubahan drastis. Laporan diplomatik yang memuncak pada Januari 2026 menunjukkan niat serius Presiden Erdogan untuk mengaktifkan kembali kontrak F-35 Lightning II yang sempat dibekukan oleh Amerika Serikat. (more…)
Aselsan, perusahaan pertahanan terbesar Turki, pada 27 Agustus 2025, mengumumkan dimulainya investasi industri pertahanan untuk memperkuat infrastruktur produksi massal bagi teknologi inovatif. Merayakan hari jadinya yang ke-50 tahun, Aselsam merayakan tonggak bersejarah dengan upacara peletakan batu pertama Oğulbey Technology Base, pembukaan sejumlah fasilitas produksi dan riset baru, serta pengiriman perdana sistem hanud (pertahanan udara) Steel Dome. (more…)
Kabar yang satu ini boleh jadi akan membuat banyak orang bingung, pasalnya dengan pencapaian dan kemajuan sistem pertahanan udara (hanud) yang diraih oleh industri pertahanan Turki, bahkan dengan tawaran ekspor ke Indonesia, namun Turki rupanya masih menantikan persetujuan dari Perancis untuk bisa mendapatkan sistem rudal hanud jarak menengah SAMP/T. (more…)
Dengan sikap keras Turki yang menentang invasi Israel di Jalur Gaza, maka bukan tidak mungkin Negeri Ottoman akan terseret konflik di Timur Tengah. Meski tidak terkait langsung dengan kegaduhan tersebut, ada kabar terbaru bahwa Turki telah meluncurkan sistem pertahanan udara berlapis yang disebut “Steel Dome.” (more…)
Meski dengan bangga tengah menantikan penerbangan perdana jet tempur stealth KAAN pada 27 Desember mendatang, namun kekuatan udara Turki justru sedang dilanda kegalauan, yakni terkait program pengadaan jet tempur generasi keempat yang mendapat ‘ganjalan’ dari dua negara sekutunya dalam NATO, yakni Amerika Serikat dan Jerman. (more…)
Mesin turbofan AI-322F untuk pesawat tempur ringan yang dibuat oleh Motor Sich Ukraina.
Kerja sama industri pertahanan antara Turki dan Ukraina rupanya telah mengusik Rusia, yang paling kentara adalah adopsi mesin-mesin jet buatan Ukraina yang digunakan pada pesawat tempur dan drone (UCAV) Turki. Dan ketika Rusia melancarkan serangan udara besar-besaran ke Ukraina pada 6 Agustus lalu, selain menyasar sarang pembom tempur Su-24, target lain yang juga dihancurkan adalah fasilitas produksi mesin pesawat Ukraina, yang secara tak langsung bisa berdampak pada rantai produksi alutsista di Turki. (more…)
Dengan iming-iming diajak bergabung kembali dalam program Joint Strike Fighter (JSF) F-35 Lighting II dan pencabutan beragam sanksi, Turki kini tengah dirayu oleh Amerika Serikat untuk mengirimkan sistem hanud S-400 Triump ke Ukraina. (more…)