
Amerika Serikat dan Jepang secara resmi menyepakati kerja sama strategis baru untuk membangun fasilitas perakitan akhir (Final Assembly and Check-Out/FACO) bagi rudal jelajah udara-ke-udara AIM-120 AMRAAM (Advanced Medium-Range Air-to-Air Missile) di wilayah Jepang. (more…)

Kemitraan strategis antara Lockheed Martin dan Raytheon melalui Javelin Joint Venture resmi mengumumkan peningkatan kapasitas produksi tahunan rudal anti-tank FGM-148 Javelin hingga hampir dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. (more…)

Sebuah pemandangan tak biasa di langit Pangkalan Udara Edwards (Edwards AFB), California, mencuri perhatian kalangan pengamat penerbangan militer. Angkatan Udara AS (USAF) tertangkap kamera tengah menguji F-22 Raptor dalam manuver ekstrem sembari menggendong sepasang pod sensor berdesain low-observable (siluman) di bawah sayapnya. (more…)

Komando Operasi Khusus Angkatan Udara Amerika Serikat (Air Force Special Operations Command/AFSOC) berencana mengintegrasikan rudal jelajah ringan terbarunya, AGM-190A Havoc Spear, ke hampir semua jenis platform udara yang memungkinkan. Keputusan ini diambil setelah evaluasi uji tempur langsung (live combat evaluation) mengonfirmasi efektivitas dan tingkat keandalan senjata tersebut di lapangan. (more…)

Pemerintah Australia melalui Departemen Pertahanan secara resmi mendeklarasikan status Final Operational Capability (FOC) bagi sistem pertahanan udara berbasis darat NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) milik Angkatan Darat Australia pada 9 September 2026. (more…)

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara resmi mengungkapkan keberadaan rudal udara-ke-udara jarak jauh generasi terbaru yang diberi nama AIM-424 LRAAM Malice. Pengenalan perdana senjata strategis ini dilakukan dalam ajang Tailhook Symposium di Reno, Nevada, pada 22 Agustus 2026.
(more…)

Di tengah perdebatan operasional penempatan kapal induk Amerika Serikat di wilayah geopolitik panas seperti Timur Tengah hingga efisiensi sistem pelontar katapult elektro-magnetik (EMALS) yang dipersoalkan Presiden AS Donald Trump, Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) bersama RTX (Raytheon) mencatatkan tonggak sejarah teknis yang sangat krusial. (more…)

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) terus mengakselerasi peningkatkan kapasitas tempur bawah lautnya melalui pengembangan teknologi otonom berbiaya terjangkau. Langkah ini menjadi strategi krusial di tengah wacana ekspansi armada kapal perang utama berawak yang berbiaya sangat tinggi. (more…)

Pemerintah Serikat Serikat secara resmi menyetujui paket penjualan besar-besaran sebanyak 5.250 unit rudal pencegat (interceptor missile) MIM-104 Patriot kepada empat negara sekutu utamanya di kawasan Teluk, yaitu Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA). Langkah strategis ini diambil guna memperkuat serta memulihkan kembali persediaan amunisi pertahanan udara negara-negara tersebut yang terkuras akibat eskalasi konflik di Timur Tengah dan tingginya intensitas ancaman regional belakangan ini. (more…)

Proyek ambisius Australia untuk memperkuat armada permukaan melalui program fregat masa depan berbasis desain Mogami class asal Jepang kini memasuki babak baru dalam pemilihan sistem persenjataannya. (more…)