Uni Eropa secara resmi telah memilih helikopter tanpa awak (uav) asal Austria, Camcopter S-300 produksi Schiebel, sebagai platform udara utama dalam proyek ambisius berpendanaan besar untuk mengembangkan kemampuan berburu kapal generasi terbaru bagi angkatan laut Eropa. (more…)
Dinamika persiapan menyambut KRI Gajah Mada, kapal induk eks-ITS Giuseppe Garibaldi asal Italia, kini semakin intensif dilakukan oleh jajaran TNI AL Menjelang rencana kedatangannya pada momen HUT TNI 5 Oktober 2026, Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), khususnya Skuadron Udara 100, secara proaktif telah membangun media simulasi geladak kapal sebagai sarana pelatihan khusus bagi para penerbang helikopter. (more…)
Ada kabar baik terkait alutsista Pusat Penerangan Angkatan Laut (Puspenerbal), yakni pesawat intai maritim CN-235 220 Maritme Patrol Aircraft (MPA) TNI AL akan mendapatkan paket upgrade kemampuan dengan dukungan pendanaan lewat Foreign Military Sales (FMS) yang digulirkan Washington. (more…)
Lewat email yang diterima redaksi Indomiliter.com, pihak Schiebel Elektronische Geraete GmbH selaku manufaktur drone copter Schiebel Camcopter S-100, memberikan klarifikasi atas artikel di Indomiliter.com yang menyebut drone asal Austria ini dapat dipersenjatai. Pihak Schiebel mengatakan bahwa S-100 tidak pernah menjadi drone tempur, meski diakui bahwa pada tahun 2008, salah satu mitra Schiebel pernah menampilkan konsep S-100 yang dipersenjatai rudal LMM (Lightweight Multirole Missile) produksi Thales Air Defence. (more…)
Sejatinya sudah dari tahun 2017 silam Austria menawarkan naval drone copter Schiebel Camcopter S-100 untuk TNI AL. Namun, tanpa banyak pemberitaan, postingan akun Instagram Puspenerbal (29/9/2023), diketahui bahwa Camcopter S-100 telah memperkuat arsenal Skuadron Udara (Ron) 700 Puspenerbal TNI AL. Kilas balik ke tahun 2017, S-100 saat itu ditawarkan ke Indonesia dengan label lokal Rajawali S-100 oleh PT Bhinneka Dwi Persada. (more…)
Terbilang salah satu alutsista berusia tua, debut kapal penyapu ranjau Kondor class buatan Jerman Timur, selama ini lebih dominan dalam melaksanakan tugas patroli. Namun, belum lama ada kabar yang menarik untuk dicermati, salah satu Kondor class, yakni KRI Pulau Raas 722 diwartakan melakukan latihan anti kapal selam, dengan dukungan sonar yang dimilikinya, KRI Pulau Raas 722 dalam simulasi berhasil mendeteksi keberadaan kapal selam lawan. (more…)
Hari ini, 56 tahun lalu yang bertepatan dengan 16 Februari 1967, menjadi momen bersejarah dalam jagad helikopter global, yakni merupakan tanggal penerbangan perdana (first flight) BO-105 oleh Messerschmitt-Bölkow-Blohm (MBB), pabrikan dirgantara asal Jerman (Barat). (more…)
Seolah mengikuti jejak Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad), maka Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal), mulai membekali helikopter angkut serbaguna Bell-412 EP (Enhanced Performace) dengan senjata mesin otomatis laras putar gatling M134D Minigun. Senjata yang laris manis sebagai door gun tersebut dipasang dua pucuk pada sisi kiri dan kanan helikopter. (more…)
Jawara helikopter angkut taktis multi peran di kavaleri udara TNI AD kini disandang heli jenis Mil Mi-17-V5. Dengan ukurannya yang bongsor, Mi-17-V5 menjadi andalan Puspenerbad, dalam sekali terbang bisa membawa kapasitas angkut di kabin hingga 4,07 ton dan kapasitas angkut di luar kabin mencapai 5 ton. Namun, karena populasi Mi-17-V5 Skadron 31 yang hanya 12 unit, membuat heli ini belum bisa menjadi tulang punggung aktivitas kavaleri udara, khususnya dalam operasi mobil udara. (more…)
Sudah bukan rahasia bila Puspenerbal TNI AL akan kedatangan helikopter AKS (Anti Kapal Selam) dari jenis AS565 Panther. Seperti telah dirilis dalam pemberitaan terdahulu, unit AS565 Panther yang dipesan 11 unit. Dan bertepatan dengan ajang Indo Defence 2014, Airbus Helicopter (d/h Eurocopter) resmi mengumumkan ke media tentang kontrak pembelian tersebut. Juga diketahui bahwa seri yang dibeli Indonesia persisnya adalah helikopter rotorcraft AS565 MBe Panther, yang tak lain versi naval dari keluarga Panther. (more…)