
PT Dirgantara Indonesia (DI) kembali mengirimkan satu unit pesawat angkut ringan NC212i Troop Transport pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Skadron Udara 4 TNI AU, Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. (more…)

PT Dirgantara Indonesia (DI) kembali mengirimkan satu unit pesawat angkut ringan NC212i Troop Transport pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk Skadron Udara 4 TNI AU, Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. (more…)

Meski varian tercanggih pesawat turboprop CN-235 tidak dimiliki oleh Indonesia, namun apa pun yang terkait dengan label “CN-235” pasti membuat bangga warganet Indonesia, maklum CN-235 memang hasil kongsi rancangan antara Indonesia dan Spanyol yang sudah digunakan secara luas di manca negara. Nah, tahukah Anda, bahwa CN-235 ternyata juga dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerka Serikat (USAF) sebagai pesawat dengan misi serba rahasia. (more…)

Kilas balik ke Agustus 2019, saat itu PT Dirgantara Indonesia dengan bangga merilis CN-235 220 Flying Test Bed (FTB), yakni pesawat dengan fungsi khusus dengan livery merah-putih. Kala itu CN-235 220 FTB diluncurkan salah satunya untuk mendukung proyek Gunship, dimana uji coba konfigurasi payload akan dilakukan dari testbed aircraft atau flying test bed. (more…)

Populasi pesawat angkut sedang Airbus C-295 di kawasan Asia Pasifik bertambah lagi, yaitu dengan pesanan tambahan satu unit C-295 oleh Kementerian Pertahanan Thailand untuk kebutuhan Angkatan Darat Thailand, di mana dengan pesanan tambahan ini, menjadikan Puspenerbad Thailand kelak akan mengoperasikan tiga unit C-295 varian transport/utility. (more…)

Siapa yang tak kenal dengan roket FFAR (Folding Fin Aerial Rocket ) 2.75 inchi kaliber 70 mm, inilah senjata bantuan tembakan udara yang akran digunakan pada pesawat tempur TNI AU dan helikopter serbu Puspenerbad. Roket FFAR pun telah diproduksi di Indonesia sejak lama oleh PT Dirgantara Indonesia (DI). Produksi FFAR di Indonesia dimulai pada tahun 1981, khususnya setelah diperoleh lisensi dari Force de Zeeburg Belgia. (more…)

Pada awal dekade 70-an, Angkatan Darat Amerika Serikat (US Army) mengumandangkan program yang disebut Advanced Attack Helicopter (AAH). Yang dicari AD AS adalah spesifikasi helikopter serang yang lebih strong dibandingkan dengan AH-1 Cobra. Merespon program tersebut, deretan manufaktur dirgantara langsung meresponnya dengan pengajuan proposal dan penawaran desain helikopter anyar. (more…)

Ada kabar baik dari Bumi Priangan, pasalnya pada Jumat pagi 19 Maret 2021, PT Dirgantara Indonesia telah sukses melakukan ekspor 1 (satu) unit pesawat intai maritim CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) untuk Senegal Air Force dalam kegiatan Ferry Flight dari Hanggar Fixed Wing PT DI. (more…)

Hanya berselang dua hari, PT Dirgantara Indonesia kembali mengirimkan helikopter serang serbaguna Bell-412 EPI (Enhanced Performance Integrated) untuk Skadron 11 Serbu Puspenerbad. Pengiriman yang dilakukan pada hari Jumat (19/2/2021) adalah delivery unit ketiga dari total sembilan unit pesanan Bell-412 EPI pesanan Kementerian Pertahanan RI. (more…)

Setelah pada Desember 2020 melakukan pengiriman unit perdana helikopter Bell-412 EPI (Enhanced Performance Integrated) untuk Puspenerbad. Maka ada kabar terbaru dari Bandung, bahwa pada hari Rabu (17/2/2021), PT Dirgantara Indonesia kembali melakukan pengiriman unit kedua Bell-412 EPI yang akan dioperasikan Skadron-11 Serbu Puspenerbad. (more…)

Setelah pada 26 Januari lalu mengirimkan pesawat angkut ringan NC-212i untuk Skadron Udara 4, masih untuk kebutuhan TNI AU, hari Jumat, 29 Januari 2021, PT Dirgantara Indonesia kembali mengirimkan alutsista pesanan TNI AU, yaitu helikopter angkut multiguna Super Puma NAS332 C1+ yang akan dioperasikan Skadron Udara 6. (more…)