Badan SAR Nasional (BASARNAS) kini tengah menjadi perhatian publik berkat jasa mereka dalam pencarian korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501. Dibalik jasa besar dari tim personel BASARNAS, harus diakui bahwa salah satu bintang dalam misi evakuasi adalah sosok helikopter berwarna orange jenis AS-365 N3+ Dauphin yang ikut diturunkan dalam misi SAR Air Asia QZ8501. (more…)
Tag: pt dirgantara indonesia
AS 550 Fennec Puspenerbad, Tampil Perdana di Pameran Alutsista TNI AD 2014
Berita kedatangan AS 550 Fennec sudah terendus cukup lama, bahkan unit perdananya telah diserahkan ke Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD pada bulan November lalu. Tapi baru pada momen Pameran Alutsista TNI AD 2014 di Lapangan Monas – Jakarta, helikopter ini resmi dipajang di hadapan publik. AS 550 Fennec dan juga beberapa helikopter Puspenerbad seperti Mi-35P Hind, Mi-17-V5, Bell 205 A-1, NBell-412, dan NBO-105, siap menyapa publik mulai 12 – 15 Desember 2014. (more…)
NBell-412 SP/HP/EP: Tulang Punggung Kavaleri Udara TNI AD
Jawara helikopter angkut taktis multi peran di kavaleri udara TNI AD kini disandang heli jenis Mil Mi-17-V5. Dengan ukurannya yang bongsor, Mi-17-V5 menjadi andalan Puspenerbad, dalam sekali terbang bisa membawa kapasitas angkut di kabin hingga 4,07 ton dan kapasitas angkut di luar kabin mencapai 5 ton. Namun, karena populasi Mi-17-V5 Skadron 31 yang hanya 12 unit, membuat heli ini belum bisa menjadi tulang punggung aktivitas kavaleri udara, khususnya dalam operasi mobil udara. (more…)
R-Han 122mm: Solusi Kemandirian Roket Balistik Artileri Medan
Keberadaan roket tak bisa dipandang sebelah mata dalam perkembangan alutsista, pasalnya roket terbukti punya nilai strategis yang sangat diperhitungkan. Tengok saja bagaimana konsep MLRS (Multiple Launch Rokcet System) masih begitu di kedepankan oleh AS dan NATO, begitu juga dengan Indonesia yang sejak era RM70 Grad mulai ‘serius’ memikirkan kemandirian lini roket penggebuk ini. Dalam dimensi lain, penguasaan teknologi roket menjadi dasar untuk pengembangan rudal (peluru kendali). Karena pada dasarnya, rudal adalah roket yang diberi sensor pemandu dan kendali. (more…)
Puspenerbad TNI AD Terima Unit Pertama Helikopter Serbu AS550 Fennec
Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) TNI AD, mulai menerima kedatangan paket perdana dari 12 unit helikopter serbu ringan Ecureuil/Fennec dari Airbus Helicopters. Dijadwalkan hingga tahun 2016, satuan kavaleri udara TNI AD akan menerima enam heli dengan tipe mesin tunggal dan enam unit lainnya dengan mesin ganda. (more…)
11 Unit AS565 MBe Panther TNI AL Akan Dikirim Bergelombang Selama 3 Tahun
Sudah bukan rahasia bila Puspenerbal TNI AL akan kedatangan helikopter AKS (Anti Kapal Selam) dari jenis AS565 Panther. Seperti telah dirilis dalam pemberitaan terdahulu, unit AS565 Panther yang dipesan 11 unit. Dan bertepatan dengan ajang Indo Defence 2014, Airbus Helicopter (d/h Eurocopter) resmi mengumumkan ke media tentang kontrak pembelian tersebut. Juga diketahui bahwa seri yang dibeli Indonesia persisnya adalah helikopter rotorcraft AS565 MBe Panther, yang tak lain versi naval dari keluarga Panther. (more…)
Gandiwa: Konsep Helikopter Tempur “Gado-Gado” AH-64 Apache dan AH-1 Cobra
Di MEF (Minimum Essential Force) Tahap I, pengadaan alutsista di lini helikopter tempur punya perhatian tersendiri, dibuktikan dengan langkah TNI untuk ‘out of the box’ dengan membeli helikopter berkualifikasi full kombatan Mi-35P Hind dan berlanjut ke order pengadaan AH-64E Apache Guardian. Seperti diketahui, porsi kekuatan helikopter pemukul Puspenerbad sejak lama hanya bertempu pada heli transpor multirole yang dipersenjatai secara terbatas, seperti NBO-105, Bell 205 A1, NBell 412, dan Mil Mi-17 V5. (more…)
Van Speijk Class: “Benteng Laut Nusantara”, Tiga Dasawarsa Flagship Armada Eskorta TNI AL

Meski saat ini terus berdatangan kapal perang Eskorta baru untuk TNI AL, seperti korvet SIGMA Class dan korvet Bung Tomo Class, tapi identitas kekuatan Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL masih begitu lekat pada sosok frigat Van Speijk Class. Usia frigat ini memang tak muda lagi, karena diproduksi pada kurun waktu 1967 – 1968. Tapi untuk urusan penugasan dan operasional tempur, justru Van Speijk Class dipercaya jadi maskot unjuk kekuatan TNI AL. Eksistensi Van Speijk Class saat operasi pembebasan MV Sinar Kudus dari tangan perompak Somalia pada Maret 2011, serta kemampuannya sebagai platform peluncuran rudal Yakhont, menjadikan nama Van Speijk masih amat diperhitungkan. (more…)
DMV-30 T/A: Rantis Serbu Detasemen Bravo Paskhas TNI AU
Sejak Kopassus TNI AD kondang mengoperasikan jeep tempur Flyer 4×4 buatan Australia, di era reformasi berturut-turut satuan elit lain di lingkungan TNI juga ingin mendapatkan porsi penugasan dalam model pertempuran jarak dekat. Maklum saja, dimensi teror kian dinamis, sehingga setiap matra juga dituntut punya peran anti teror sesuai dengan wilayah penugasannya. (more…)
FLIR SAFIRE III: Penjejak Berbasis Thermal Andalan CN-235 220 MPA TNI AL
Seperti telah disinggung di artikel Indomiliter sebelumnya, bahwa pesawat Patmar (patroli maritim) terbaru milik Puspenerbal TNI AL, yakni CN-235 220M NG (next generation) TNI AL dibekali dua teknologi sensor unggulan, yaitu radar intai Ocean Master 400 buatan Thomson CSF dan perangkat FLIR SAFIRE III. Bila serba serbi Ocean Master 400 telah kami ulas di artikel terdahulu, kini giliran sosok FLIR di CN-235 MPA (maritime patrol aircraft) yang menarik dikupas lebih dalam. (more…)











