Kilas balik ke 27 Agustus 2022, Polandia mengumumkan pengadaan self propelled MLRS K239 Chunmoo 8×8 dari Hanwha Corporation, Korea Selatan. Namun, Polandia tak serta merta membeli sistem senjata dalam bentuk ‘asli’. Lantaran membeli dalam jumlah besar, Polandia mensyaratkan penggunaan komponen dalam negeri pada pengadaan K239 Chunmoo. Yang salah satunya berupa penggantian platform truk peluncur. (more…)
Anak-anak umumnya menyukai beragam atribut yang berbau militer, sebagai bukti seperti tank, kapal perang dan pesawat tempur, adalah obyek favorit untuk mereka datangi setiap ada kesempatan open for public. Dan menjadikan bekas alutsista sebagai wahana bermain, menjadi strategi jitu untuk meramaikan dan menarik minat anak untuk pergi ke museum. Dan inilah yang dilakukan oleh pengelola Military Technical Museum di Lesany. (more…)
Inggris dan Polandia punya rekam jejak dalam pengembangan dan produksi rudal hanud (pertahanan udara). Dan saat ini, kedua negara yang tergabung dalam NATO itu, sama-sama mengoperasikan rudal hanud CAMM-ER. Polandia mengemas rudal CAMM dalam sistem hanud darat Little Narew, sementara Inggris mengemas dalam sistem hanud darat Sky Sabre. (more…)
Kemampuan Rusia dalam menahan serangan balik kavaleri Ukraina, salah satunya berkat penggelaran ranjau anti tank secara efektif. Melihat kesuksesan Rusia tersebut, rupanya mendorong Polandia untuk mempersiapkan skema penggelaran ranjau darat bila suatu waktu diperlukan. Wujudnya dengan akuisisi BAOBAB-K truck-mounted mine-laying system – sistem peluncur/peletakan ranjau darat. (more…)
Setelah foto-foto jet tempur ringan – Light Combat Aircraft (LCA) FA-50 Fighting Eagle pesanan Polandia beredar di media sosial pada bulan Maret lalu. Hanya berselang dua bulan, Korea Aerospace Industries (KAI) pada 7 Juni 2023, telah melangsungkan upacara peluncuran resmi unit perdana dari FA-50GF (Gap Fillers). Tak pelak peluncuran ini berhasil menuai perhatian, pasalnya peluncuran jet tempur produksi gress dilakukan hanya dalam delapan bulan setelah kontrak efektif berjalan. (more…)
Dengan menjadi donatur untuk logistik dan persenjataan bagi Ukraina, maka secara langsung Polandia berpotensi untuk ikut terlibat peperangan dengan Rusia, terlebih kondisi geografi Polandia yang berbatasan langsung dengan Ukraina. Guna mencengah terkena serangan rudal atau rudal ‘nyasar’ S-300 seperti beberapa waktu lalu, pemerintah Polandia kini tengah mengajukan pembelian Aerostat Low Level Airborne Ground Surveillance System ke Negeri Paman Sam. (more…)
Dibeli dalam jumlah besar (48 unit) oleh salah satu negara anggota NATO yang wilayahnya bertetangga dengan area konflik, FA-50 Fighting Eagle yang dibeli Polandia mendapatkan peningkatan kemampuan yang belum pernah ada sebelumnya. Persisnya, FA-50 pesanan Polandia akan dilengkapi dengan pod intai dan penjejak sasaran dari jenis Sniper Advanced Targeting Pod. (more…)
Industri pertahanan Polandia cerdik melihat peluang, dengan laris manisnya adopsi M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) di Eropa, khususnya penggunaan HIMARS dalam laga perang di Ukraina, telah menginisiasi Polandia untuk mendirikan pusat produksi dan perbaikan HIMARS di Eropa pada tahun 2023. (more…)
Kilas balik ke Juli 2022, Polandia yang tengah galau dengan dampak dari meletusnya perang Rusia – Ukraina, telah memborong pembelian persenjataan besar-besaran dari Korea Selatan, yang nilainya mencapai US$14,5 miliar untuk beberapa item alutsista. Salah satunya adalah pengadaan ratusan unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther. (more…)
Selain mendonasikan kendaraan tempur (ranpur), bagi negara-negara donatur juga merupakan kesempatan untuk menjual produk alutsistanya ke Ukraina. Seperti yang dilakukan Polandia, negeri yang bertetangga langsung dengan Ukraina ini dikabarkan bakal memasok 100 unit ranpur Rosomak 8×8 untuk Ukraina. Mengenai pembiayaan, pengadaan ranpur ini akan ditanggung oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. (more…)