Industri pertahanan Polandia cerdik melihat peluang, dengan laris manisnya adopsi M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) di Eropa, khususnya penggunaan HIMARS dalam laga perang di Ukraina, telah menginisiasi Polandia untuk mendirikan pusat produksi dan perbaikan HIMARS di Eropa pada tahun 2023. (more…)
Kilas balik ke Juli 2022, Polandia yang tengah galau dengan dampak dari meletusnya perang Rusia – Ukraina, telah memborong pembelian persenjataan besar-besaran dari Korea Selatan, yang nilainya mencapai US$14,5 miliar untuk beberapa item alutsista. Salah satunya adalah pengadaan ratusan unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther. (more…)
Selain mendonasikan kendaraan tempur (ranpur), bagi negara-negara donatur juga merupakan kesempatan untuk menjual produk alutsistanya ke Ukraina. Seperti yang dilakukan Polandia, negeri yang bertetangga langsung dengan Ukraina ini dikabarkan bakal memasok 100 unit ranpur Rosomak 8×8 untuk Ukraina. Mengenai pembiayaan, pengadaan ranpur ini akan ditanggung oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa. (more…)
Jagad dirgantara tengah dibuat heboh, lantaran ‘begitu cepat’ Korea Aerospace Industries (KAI) menangani produksi pesanan jet tempur ringan – Light Combat Aircraft (LCA) FA-50 Fighting Eagle dari Polandia. Pasalnya, kontrak pengadaan total 48 unit FA-50 baru ditandatangani pada Juli 2022, dan saat ini KAI telah memperlihatkan unit perdana FA-50PL pesanan Angkatan Udara Polandia tersebut. (more…)
Meski memborong persenjataan besar-besaran dari Korea Selatan, Pemerintah Polandia tak meninggalkan industri pertahanan dalam negerinya. Sebagai bukti, Polandia telah memesan 1.000 unit ranpur IFV (Infantry Fighting Vehicle) roda rantai Borsuk, produksi Huta Stalowa Wola (HSW), konsorsium industri pertahanan Polandia. (more…)
MBT Leopard 2A4 pertama yang disumbangkan Polandia tiba di Ukraina pada 25 Februari 2023. (Twitter PortalMilitarny.pl)
Enam negara di Eropa telah memproklamirkan untuk mengirim stok Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 ke Ukraina, yakni Finlandia, Norwegia, Polandia, Portugal, Jerman dan Spanyol. Dari keenam negara yang disebut, Polandia telah mencatatkan diri sebagai yang pertama mengirimkan Leopard 2A4 ke Bumi Ukraina. Tentu relatif mudah bagi Polandia, mengingat Polandia berbatasan langsung dengan Ukraina. (more…)
Punya status sebagai negara anggota NATO dan bertetangga langsung dengan Ukraina, rupanya membuat Polandia harus memberi perhatian ekstra untuk membantu Ukraina. Bicara tentang Main Battle Tank (MBT), Polandia telah berkomitmen untuk mengirim 14 unit MBT Leopard 2A4. Namun, sepertinya itu tidak cukup, Polandia juga akan mengirim 30 unit MBT produksi dalam negeri, PT-91 Twardy ke Ukraina. (more…)
Setelah gojak-gajek dan mempertimbangkan untung ruginya, enam negara Eropa, akhirnya memutuskan untuk bersatu mengirimkan persediaan Main Battle Tank (MBT) Leopard 2-nya ke Ukraina. Dari enam negara tersebut mencakup Jerman, selaku prinsipal MBT Leopard 2, dimana tanpa restu Jerman, negara-negara lain tidak dapat mengirimkan Leopard 2 ke Ukraina. Selain Jerman, negara donatur Leopard 2 adalah Finlandia, Norwegia, Polandia, Portugal dan Spanyol. (more…)
Di antara deretan alutsista canggih yang dikirim oleh negara-negara NATO ke Ukraina, rupanya terselip nama satu jenis meriam penangkis serangan udara (PSU) sepuh nan legendaris, yakni S-60 57 mm, yang akan dipasok oleh Polandia. Menyertai pengiriman meriam S-60, Polandia juga akan menyertakan 70.000 butit munisi, jumlah yang terbilang fantastis dan tak akan sulit untuk dikirim, mengingat Polandia berbatasan langsung dengan Ukraina. (more…)
Tidak ada yang terlalu menarik dari pesawat angkut ringan ini, selain karena kenyataan C-145A Combat Coyote digunakan oleh unit elite – United States Special Operation Command (USSOCOM). Bahkan karena kerap diterbangkan untuk misi klandestin, C-145A yang dioperasikan Angkatan Udara AS (USAF) tidak ditempeli logo USAF, livery pesawat pun mengesankan lebih sebagai pesawat sipil, yang kemungkinan untuk mempermudah penyamaran. (more…)