Urusan dobrak mendobrak memang jadi santapan pasukan penyerbu, untuk itu bekal rantis yang jadi tunggangan harus punya kelincahan tinggi dan dilengkapi elemen pelindung yang memadai. Untuk urusan satu ini, Sat-81/Gultor Kopassus memang rajanya, selain menggunakan rantis P1 Pakci, pasukan baret merah ini juga mengadopsi rantis Halilintar buatan PT Pindad. (more…)
Tag: Pindad
Pindad Komodo Intai 4×4: Reptil Lapis Baja Yonif Mekanis 203/AK Kodam Jaya
Kombinasi deployment infanteri dan ‘kehadiran’ kavaleri memunculkan pembentukan Batalyon Infanteri (Yonif) Mekanis. Sebagai satuan modern untuk tugas-tugas spesifik di masa depan, Yonif Mekanis TNI AD digenjot dengan kelengkapan alutsista papan atas, selain bekal panser Anoa 6×6, Yonif Mekanis juga diproyeksi dengan kehadiran ranpur roda rantai, sebut saja lewat tipe APC M113 A1 dan IFV Marder 1A3. (more…)
Renault Sherpa Light: Rantis Pengusung Rudal Mistral RCWS Arhanud TNI AD
Alih-alih mengikuti harapan banyak orang agar Arhanud (Artileri Pertahanan Udara) TNI punya rudal anti serangan udara jarak menengah, justru Arhanud di ketiga matra masih berkutat di level SAM (surface to air missile) SHORAD (short range air defense). Bahkan elemen SAM SHORAD, khususnya di Arhanud TNI AD kian diperkaya dengan platform peluncur yang menggunakan basis rantis (kendaraan taktis) lapis baja dari beberapa jenis. (more…)
Galil Galatz Sniper: Senapan Penembak Runduk Taipur Kostrad TNI AD
Senapan penembak runduk (sniper) yang satu ini memang unik, karena debutnya lebih populer karena negara asal pembuatnya ketimbang ke soal kinerja. Inilah Galil Galatz, senapan andalan sniper Kitaipur (Kompi Intai Tempur) Kostrad TNI AD, yang buatan Israeli Weapon Industries (d/h IMI – Israeli Military Industries). Di dasari kenyataan Indonesia tak punya hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Israel, maka eksistensi beberapa alutsista yang terkait Israel kerap ‘ramai’ jadi gunjingan. (more…)
FN Minimi – Senapan Mesin Regu Dengan Kemampuan Dual Feed System

Punya produk handal dan tak pelit berbagi lisensi, menjadikan Fabrique Nationale (FN) Belgia sukses menghantarkan Minimi ke pasaran dunia. Bahkan, saking populernya, muncul istilah “Apapun senapan serbu nergaranya, senapan mesin regunya pasti Minimi.” Begitu juga dengan TNI yang menganut amunisi standar NATO kaliber 5,56 mm untuk lini senapan serbu. Seolah ingin mensinergikan standar amunisi senapan serbu dan senapan mesin regu, adopsi Minimi di lingkungan satuan infanteri TNI begitu luas, di setiap matra dipastikan ada populasi senjata ini. (more…)
H&K G3: Senapan Serbu Paskhas (PGT) Dalam Operasi Trikora

Bila Korps Marinir (d/h KKO) dan Kopassus (d/h RPKAD) kondang menggunakan senapan serbu AK-47 dalam operasi Trikora. Maka, unsur pasukan komando TNI AU (d/h AURI) yakni Paskhas (d/h PGT – Pasukan Gerak Tjepat) saat itu juga punya atribut senjata yang khas, yakni battle rifle G3 kaliber 7,62 mm NATO. (more…)
Pindad PM-2: Generasi Submachine Gun dengan Sentuhan Senapan Serbu
Meski sebagian besar berstatus prototipe, PT Pindad terbilang gigih dalam meluncurkan berbagai inovasi alutsista, salah satu segmen yang cukup kentara adalah pengembangan senjata perorangan, terkhusus di lini Submachine Gun (SMG). TNI dan Polri memang familiar dengan beragam SMG besutan luar negeri, sebut saja Daewook K7 dan keluarga H&K MP5 yang melegenda. Namun sebagai BUMN strategis, adalah keharusan bagi Pindad untuk terus menciptakan terobosan-terobosan baru. (more…)
M-203 40mm: Pelontar Granat Terpopuler, Andalan Berjuta Infanteri
Senjata yang satu ini terbilang awet, pasalnya sudah malang melintang sejak lama di banyak medan peperangan, dan hingga kini pun sosok pelontar granat buatan Colt Defense ini masih laris manis dipasang pada berbagai senapan serbu keluaran terbaru. Inilah M-203, pelontar granat single shot yang tak hanya jamak dipakai di area konflik, tapi M-203 juga kondang sebagai atribut dalam film-film action dan perang.
SS-1 R5: Born to Raiders, Senapan Serbu Kompak dari Pindad
Resmi dibentuk pada 22 Desember 2003, Batalyon Raider langsung di dapuk sebagai satuan elit tempur TNI AD. Dengan bekal tempaan pendidikan di Pusdik Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, pasukan Raider dilatih keras untuk mampu berlaga di medan perang modern, perang anti gerilya, pertempuran jarak dekat, hingga perang berlanjut.
(more…)
SS-1 M Series: Berlapis Phosphate Diciptakan Untuk Marinir TNI AL
Senapan Serbu (SS)-1 buatan Pindad boleh jadi masih jauh dari sempurna. Tapi harus diakui, Pindad cukup gigih untuk menyokong kebutuhan operasional senjata perorangan bagi TNI dan Polri, bahkan Pindad pun membuat varian SS-1 khusus untuk Bea Cukai. Dari beragam varian dan sub varian SS-1, ada satu jenis SS-1 yang dipersiapkan dengan kekuatan ‘lebih.’ Kekuatan ini bukan pada kemampuan tembak dan performa lainnya. Lewat varian SS-1 M, Pindad menjawab tantangan untuk mewujudkan senjata standar dengan kemampuan yang ‘bandel.’ (more…)









