
Masih segar dalam pembahasan di artikel sebelumnya, mengenai peran helikopter ringan Fennec milik Angkatan Udara Perancis yang sukses memburu drone kamikaze di langit Uni Emirat Arab (UEA) bermodalkan kanon pod. Melanjutkan kesuksesan taktik perang asimetris, Perancis kini kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung Timur Tengah. (more…)

Pada Rabu, 3 Juni 2026, Taiwan untuk pertama kalinya sukses melaksanakan uji tembak amunisi berkeliaran (loitering munition) atau yang populer dikenal sebagai drone kamikaze Altius-600M dengan menyasar target bergerak di permukaan laut. Uji coba mutakhir ini merupakan bagian dari rangkaian latihan militer dua hari yang menggabungkan latihan penembakan drone serta latihan taktis bersandi “Tianma”. (more…)

Lembaga riset pertahanan nasional Taiwan, National Chung-Shan Institute of Science and Technology (NCSIST), secara resmi mengungkap generasi terbaru dari sistem senjata anti tank genggam yang diberi nama Kestrel II. Peluncuran sistem senjata mutakhir ini dirancang sebagai lompatan besar untuk mendongkrak kemampuan pasukan infanteri darat dalam menghadapi armada lapis baja modern. (more…)

Angkatan Darat Vietnam baru saja memperkenalkan inovasi maritim asimetris yang langsung memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat pertahanan. Platform eksperimental tersebut resmi dinamakan Water Spider, sebuah drone maritim mikro (Micro Unmanned Surface Vessel / Micro-USV) yang dirancang secara mandiri. (more…)

Raksasa industri pertahanan Uni Emirat Arab (UEA), EDGE Group, kembali menghentak panggung alutsista global dengan meluncurkan inovasi taktis terbaru di segmen wahana tanpa awak. Manufaktur yang berbasis di Abu Dhabi ini resmi memperkenalkan varian terbaru dari suicide drone atau drone kamikaze (loitering munition) andalan mereka, Shadow, yang kini dirancang khusus untuk diluncurkan dari dalam kontainer (container-launched version). (more…)

Ancaman peperangan asimetris yang dipicu oleh proliferasi drone kamikaze telah mencapai babak baru yang mengejutkan. Jika sebelumnya struktur pelindung improvisasi—atau yang sering disebut sebagai “cope cages”—hanya terlihat pada unit kavaleri di garis depan, kini perlindungan serupa telah merambah ke aset paling strategis dalam triade nuklir Rusia. (more…)

Taktik perang asimetris yang selama ini hanya muncul dalam imajinasi fiksi ilmiah seperti novel “Ghost Fleet” karya P.W. Singer, tampaknya mulai menjadi kenyataan di lautan Pasifik. Dalam foto-foto yang beredar di media internet Cina, kapal kargo komersial ini terlihat membawa puluhan peluncur rudal vertikal serta sistem radar militer yang ditempatkan secara strategis di antara tumpukan kontainer. (more…)

Setelah diluncurkan pada 18 Desember 2025, Fregat Merah Putih (FMP) KRI Balaputradewa 322 akan diperkuat dengan pemilihan teknologi papan atas dunia. Selain mengadopsi sensor dan rudal dari Turki serta meriam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid dari Italia, kapal ini juga akan dilengkapi dengan Lionfish 12.7 Top buatan Leonardo. (more…)

Terkait upaya Taiwan dalam mempersiapkan perang asimetris, selain memproduksi drone kamikaze berbahan kayu lapis, otoritas pertahanan Taiwan juga tengah mengembangkan jenis rudal jelajah hebat biaya, yang ideal digunakan saat meladeni invasi Cina Daratan. Rudal jelajah yang dimaksud adalah Chingfeng IV (atau Chien Feng IV). (more…)