
Yang harus diwaspadai oleh penembak jitu (sniper) adalah keberadaan gun fire locator, pasalnya perangkat ini mampu mendeteksi arah asal dan jarak asal tembakan. Di antara teknologi gun fire locator yang lumayan banyak diadopsi adalah yang menggunakan basis sensor akustik. Meski tidak sempurna, gun fire locator jenis ini bila dipadukan sengan senjata anti sniper dapat membuat posisi sniper terancam akibat tembakan balasan. (more…)

14 Februari lalu, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendapatkan brevet kehormatan dari Korps Marinir di Markas Pasmar II Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya. Hal yang menarik dicermati dari kegiatan tersebut adalah penyerahan berbagai jenis senjata produksi PT Pindad untuk kebutuhan Korps Baret Ungu. (more…)

Selain memperkenalkan persenjataan berat seperti Main Battle Tank (MBT) Panther KF51, Rheinmetall dalam pameran pertahanan Eurosatory 2022 di Paris, juga memperkenalkan jenis senjata perorangan. Namun, senjata perorangan yang dimaksud bukan assault rifle atau rudal panggul. Persisnya manufaktur senjata asal Jerman ini memperkenalkan SSW40 40 mm Automatic Grenade Launcher (AGL). (more…)

Dalam mahzab infanteri, apapun senapan serbunya, pelontar granat kaliber 40 mm tak boleh lupa dibawa ke medan tempur. Seperti pada lingkup standar persenjataan TNI, penggunaan granat 40 x 46 mm sudah diimplementasikan dalam beberapa platform senjata, bahkan munisinya sudah berhasil diproduksi PT Pindad. (more…)