Dalam operasi militer di lapangan, koordinasi antar satuan seringkali terhambat oleh masalah teknis yang mendasar, seperti ketidakmampuan perangkat radio dari merek atau jenis yang berbeda untuk saling berkomunikasi. Perbedaan sistem enkripsi, pengkodean, hingga frekuensi seringkali membuat klaster-klaster pasukan bekerja dalam “jaring” yang terisolasi satu sama lain. (more…)
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) hari ini (9/1/2026) melaksanakan serah terima pesawat CN-235 100M dengan tail number A-2305 milik Skadron Udara 27 TNI AU yang telah tuntas menjalankan program restorasi di fasilitas PTDI. Kegiatan seremonial serah terima ini dilaksanakan di Hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI, Bandung. (more…)
Ada kabar dari negeri tetangga di ujung timur Indonesia, yakni Papua Nugini (Papua New Guinea), yang mana Amerika Serikat akan memperluas pangkalan militernya terkait dengan upaya Washington guna menekan pengaruh Cina di kawasan Oseania. Seperti dikutip US Naval Institute (USNI) news, Amerika Serikat kini sedang merenovasi Pangkalan Angkatan Laut Lombrum di Pulau Los Negros di Papua Nugini. (more…)
Musibah jatuhnya dua unit pesawat tempur turboprop EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 TNI AU di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada hari Kamis, 16 November 2017, telah mengingatkan kembali tentang eksistensi pesawat tempur dengan kemampuan COIN (Counter Insurgency) atau anti gerilya. Terlepas dari penggunaanya yang terkait keputusan politik, sejatinya jenis pesawat seperti Super Tucano dapat secara efektif dan efisien dalam operasi menumpas kelompok teroris bersenjata di medan Papua.
Dibakar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) OPM pada pagi 7 Februari 2023 di Lapangan Terbang Paro, Kabupaten Nduga, nama pesawat perintis Pilatus Porter PC-6 yang dioperasikan Susi Air menjadi trending berita, ditambah ada kabar bahwa sang pilot Kapten Philips M. berkebangsaan Selandia Baru, turut disandera. Tapi tahukah Anda, bahwa Pilatus Porter PC-6 juga punya reputasi dalam dunia militer. (more…)
Baik TNI maupun Polri, dari pasukan elite atau reguler, sepertinya saat bertugas di Papua, lebih mempercayakan urusan keselamatan pada rantis (kendaraan taktis) dengan proteksi lapis baja atau yang dipasangi plat baja. Setelah sebelumnya Korps Marinir yang memasang plat baja pada jip KIA KM420 dan truk Isuzu NPS 75 4×4, kini masih dari wahana sipil, pasukan TNI AD yang bertugas di Papua, juga memasang plat baja pada dump truck Mitsubishi Canter. (more…)