Tag: MQ-28 Ghost Bat

Australia Jadi Negara Pertama di Luar AS yang Bakal Operasikan Rudal Udara ke Udara AIM-260 JATM

Pemerintah Australia secara resmi mengumumkan akuisisi rudal udara-ke-udara jarak jauh (beyond-visual-range) canggih besutan Lockheed Martin, AIM-260 Joint Advanced Tactical Missile (JATM). Pengumuman bernilai A$736 juta (sekitar US$480 juta) ini disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, di sela-sela Latihan Bersama Pitch Black 2026 di Darwin. (more…)

Pertama Kali, Jet Tempur F-15EX Terbang Bareng Drone Loyal Wingman MQ-28 Ghost Bat 

Jagat media sosial dan komunitas pemerhati dirgantara tengah dihebohkan oleh rilis foto resmi yang memperlihatkan penampakan perdana jet tempur berat F-15EX Eagle II milik Angkatan Udara AS (USAF) terbang dalam formasi erat bersama drone otonom bertenaga jet, MQ-28 Ghost Bat. Duet maut Manned-Unmanned Teaming (MUM-T) ini melakoni debut operasionalnya di atas kawasan strategis Laut Filipina dalam rangkaian latihan gabungan multinasional berskala besar, Exercise Valiant Shield 2026. (more…)

Makin Bongsor, Boeing Perluas Sayap UCAV Siluman MQ-28 Ghost Bat untuk Gotong Rudal AMRAAM Internal

Boeing menggebrak panggung pameran dirgantara ILA Berlin Air Show di Jerman dengan meluncurkan cetak biru kemampuan tempur terbaru dari drone intai-tempur siluman (stealth) andalan mereka, MQ-28 Ghost Bat. Berbeda dari purwarupa awal yang terlihat ringkas, peta jalan (roadmap) teknologi mutakhir yang dikembangkan bersama Angkatan Udara Australia (RAAF) ini memamerkan perubahan fisik yang drastis. (more…)

Lolos Tiga Uji Penerbangan Operasional di Pasifik, Drone ‘Loyal Wingman’ MQ-28 Ghost Bat Unjuk Gigi

Drone tempur (UCAV) buatan Boeing, MQ-28 Ghost Bat, sukses merampungkan tiga rangkaian uji coba penerbangan operasional kritis di atas Samudra Pasifik, tepatnya di Point Mugu Sea Range, California, Amerika Serikat. Rangkaian pengujian teranyar di wilayah udara sekutu ini menandai operasi internasional perdana bagi sang “Kelelawar Hantu” di luar pangkalan asalnya di Australia, sekaligus menjadi validasi krusial terhadap keandalan sistem otonom serta interoperabilitasnya saat dioperasikan dari basis militer sekutu. (more…)