Tugas yang dipercayakan kepada Detasemen Pertahahan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU memang tidak mudah, pengamanan maksimal pada Lanud tipe A serta deployment pada beberapa obyek vital nasional, menjadikan fungsi penggelaran sista hanud titik punya tantangan tersendiri. Lepas dari proses pengadaan rudal hanud jarak sedang NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) yang kini sedang berjalan, tumpuan hanud titik masih dipercayakan pada kombinasi kanon reaksi cepat Oerlikon Skyshield dan rudal Chiron untuk meladeni elemen SHORAD (Short Range Air Defence). (more…)
Meski membuat pukulan pada industri pertahanan Rusia, di sisi lain, sanksi Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act (CAATSA) yang diterapkan Amerika Serikat justru membawa berkah dan kesempatan bisnis bagi Ukraina. Sebagai negara yang dahulu tergabung dalam Uni Soviet, Ukraina mempunyai basis sistem dan standar senjata yang relatif sama dengan Rusia. Bahkan, beberapa pasokan penting alutsista Uni Soviet berada di tangan Ukraina, sebut saja seperti mesin kapal. (more…)
Yang disebut Kendaraan Tempur Bawah Air (KTBA) sudah bukan hal baru dalam definisi peperangan bawah permukaan. Menjadi kepanjangan peran kapal selam, KTBA atau SDV (Seal Delivery Vehicle) menjadi kunci daya gerak bagi satuan elite dengan spesialis peperangan bawah laut, seperti Kopaska (Komando Pasukan Katak) TNI AL. Tak hanya di lingkup TNI AL, satuan elite lain seperti Kopassus (Komando Pasukan Khusus) juga mempunyai KTBA, meski dalam dimensi yang lebih kecil. (more…)
Kilas balik ke tahun 2016, tepatnya saat ajang Euronaval 2016 di Paris, Perancis, saat itu telah terjadi kesepakatan kontrak mid-life modernization (MLM) untuk korvet KRI Malahayati 362. Persisnya dua perusahaan asal Spanyol, Indra dan Navantia mengumumkan telah memenangkan kontrak senilai US$18 juta (Euro 15,7 juta) untuk menambah kemampuan elektronik pada korvet Fatahillah Class buatan Wilton-Fijenoord, Belanda. (more…)
Meski harus dikonfirmasi lebih lanjut, ada kabar usai gelaran Indo Defence 2018, bahwa ada kemungkinan Indonesia mengakuisisi kembali sistem rudal MANPADS (Man Portable Air Defence System) Chiron dari Korea Selatan. Selama ini, rudal pemburu panas ini telah menjadi kelengkapan alutsista pada Detasemen Pertahanan Udara (Denhanud) Paskhas TNI AU, dimana deployment rudal besutan LIG Nex1 ini menjadi komposit bersama kanon Oerlikon Skyshield 35 mm. (more…)
Meski proses yang dilalui terbilang panjang, namun ada kabar baik seputar pengadaan alutsista untuk flagship TNI AL, yaitu PKR (Perusak Kawal Rudal) RE Martadinata Class. Di Indo Defence 2018, telah ada titik lebih terang perihal rudal hanud Mica VLS (Vertical Launching System) yang bakal melengkapi kapal perang andalan di kelas frigat tersebut. (more…)
Ini untuk kedua kalinya bagi Tugasanda, perusahaan karoseri swasta nasional mengikuti ajang Indo Defence, di Indo Defence 2016, perusahaan yang bermarkas di Pasuruan, Jawa Timur ini berhasil membetot perhatian dengan pemunculan rantis (kendaraan taktis) lapis baja Turangga 4×4. Dengan tongkrongan tinggi dan tampang sangar, Turangga 4×4 pada dua tahun lalu langsung menjadi perhatian besar jagad pemerhati alutsista nasional. (more…)
Sesuai strategi yang akan diterapkan oleh TNI AD, penempatan mortir mekatronik adalah untuk mendukung pergerakan Satuan Infanteri Mekanis. Untuk itu, beragam solusi mortar mekatronik, baik lansiran (prototipe) dari dalam negeri dan luar negeri, adalah untuk mewujudkan mortir mekatronik pada dua ranpur andalan di Batalyon Infanteri Mekanis, yaitu Komodo 4×4 dan panser Anoa 6×6. (more…)
Hajatan pameran militer dua tahunan, Indo Defence, selalu menghadirkan alutsista baru, baik yang masih dalam wujud prototipe maupun yang statusnya ready to market. Di Indo Defence 2018 yang dijelang 7 – 10 November 2018, demo statis outdoor akan diramaikan oleh beberapa ranpur produksi PT Pindad. Selain maskot medium tank “Harimau,” suguhan terbaru dari BUMN Strategis ini adalah ranpur Komodo APC 4×4 dalam varian baru. (more…)
Tertarik tentu kabar baik dalam hal pengadaan alutsista, meski tertarik belum tentu berujung ke proses pembelian. Dan belum lama ini ada kabar dari Aselsan, manufaktur perangkat elektronik militer dari Turki, yang dalam lembar bulletin perusahaan disebutkan pada 20 September 2018, delegasi militer Indonesia tertarik dengan KORKUT, setelah menyaksikan demonstrasi kemampuan senjata ini di Land Forces Command Air Defense School. (more…)