Tag: MEF

Terkait Performa, TNI AL Hentikan Operasional NBO-105 dalam Misi UNIFIL

Di tengah keterbatasan alutsista, sejak 2009 Indonesia secara rutin mengirimkan kapal perangnya yang tergabung dalam Maritime Task Force (MTF) UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). Secara bergantian korvet-korvet TNI AL bergabung dengan kapal perang dari Bangladesh, Brazil, Jerman, Turki dan Yunani dalam MTF UNIFIL. Dan menedukung kehadiran elemen kapal perang, setiap misi korvet TNI AL selalu didukung dengan satu unit helikopter. (more…)

RIMPAC 2018: Dukung Interoperabilitas Antar Pasukan Khusus, Lockheed Martin Hadirkan UCP TDU

Selain gelar peperangan di lautan, ajang RIMPAC (Rim of the Pacific) juga punya agenda latihan pendaratan amfibi oleh Marinir dan gelar operasi pasukan khusus di daratan. Dengan diikuti oleh pulihan negara, salah satu tantangan yang dihadapi dalam latihan gabungan berskala besar adalah interoperabilitas pada sistem komunikasi. Perbedaan standar sistem komunikasi, sudah barang tentu bisa menjadi hambatan tersendiri. Menyadari hal tersebut, Lockheed Martin pada RIMPAC 2018 menghadirkan solusi bagi participating partner nation forces. (more…)

Persiapkan Awak Kapal Selam Type 218SG, AL Singapura Kembangkan Submarine Trainer Suite

Dari galangan ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS) di Jerman, rencananya kapal selam terbaru Singapura, Type 218SG akan meluncur perdana pada tahun 2020. Dilanjutkan dengan jadwal penyerahan pada tahun 2021. Sebagai kapal selam yang tergolong canggih dengan sokongan teknologi AIP (Air Independent Propulsion) dan double torpedo launcher type, pihak AL Singapura (RSN) merasa perlu untuk mempersiapkan awaknya sedari dini. (more…)

TY-90: Pernah Jadi Calon Pengganti Rudal Rapier Arhanud TNI AD

Meski tak terpilih sebagai pengganti rudal Rapier, namun nama rudal TY-90 pernah menjadi alternatif yang dipertimbangkan untuk memperkuat arsenal SHORAD (Short Range Air Defence) Arhanud TNI AD. Walau terbiang rudal jarak pendek, namun uniknya TY-90 tidak dibangun dari platform MANPADS (Man Portable Air Defence Systems), lantaran rudal ini awalnya dirancang sebagai rudal udara ke udara, baru kemudian dilakukan pengembangan sebagai usungan rudal hanud darat ke udara, yang kemudian varian hanud tersebut diberi label LA ADS. (more…)

Selain KRI Teluk Lada 521, PT DRU Tengah Rampungkan LCU 1500 DWT untuk TNI AD

Foto: Defence Studies

Selain sukses meluncurkan LST (Landing Ship Tank) KRI Teluk Lada 521 pada Kamis (28/6/2018), PT Daya Radar Utara (DRU) dijadwalkan juga akan meluncurkan jenis kapal pendarat/angkut tank dengan jenis yang lebih kecil, yakni kelas LCU (Landing Craft Utility). Dikutip dari siaran pers Kementerian Pertahanan, PT DRU pada akhir 2018 akan menyerahkan satu unit LCU 1500 sebagai pesanan TNI AD. (more…)

Dari Lampung, LST KRI Teluk Lada 521 Resmi Diluncurkan

Setelah meluncurkan KRI Teluk Bintuni 520 pada September 2014, hari ini (28/6/2018) PT Daya Radar Utama (DRU) meluncurkan LST (Landing Ship Tank) Teluk Bintuni Class kedua yang merupakan pesanan Kementerian Pertahanan RI untuk TNI AL. Dengan dihadiri Menhan Ryamizard Ryacudu, kelas LST terbesar ini namanya dikukuhkan sebagai KRI Teluk Lada 521 di fasilitas galangan PT DRU di Srengsem Panjang, Lampung. (more…)

Radwar N-22: Mobile Surveillance Radar dengan Perlindungan Lapis Baja

Sosoknya terbilang masif dengan antena menjulang, sontak wahana mobile radar dengan cat hijau ini menjadi maskot utama dalam perhelatan pameran militer terbesar dua tahunan di Indonesia. Yang dimaksud tak lain adalah Radwar N-22, jenis mobile surveillance radar yang dibawa langsung dari Polandia untuk ditawarkan kepada TNI. Meski akhirnya tak diakuisisi oleh Indonesia, namun tak pelak keberadaan N-22 menjadi identitas yang tak terlupakan dalam Indo Defence 2004 di JIE Kemayoran, Jakarta. (more…)

Nexter Perkenalkan “Katana,” Munisi Howitzer 155mm dengan Sistem Pemandu

Bicara tentang Howitzer, maka nama Nexter dari Perancis tak bisa dikesampingkan, maklum manufaktur meriam papan atas ini menjadi pemasok utama sistem Howitzer Tarik (Towed Howitzer) dan Howitzer Swa Gerak (Self Propelled Howitzer) di arsenal Artileri Medan TNI. Terkhusus di kaliber besar (155 mm), produk Nexter yang cukup kondang adalah TRF-1 CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie), yang kini jadi andalan Batalyon Artileri Medan (YonArmed) Kostrad. (more…)

Kronshtadt Class: Berakhir Sebagai Kapal Patroli, Inilah Legenda Kapal Pemburu Kapal Selam TNI AL

Meski bukan kelas destroyer, kodrat kapal perang ini adalah sebagai pemburu dan penghancur kapal selam, namun karena fungsi utamanya tak dapat berjalan sebagaimana mestinya, sosok kapal perang ini di Indonesia kemudian beralih peran sebagai kapal patroli. Yang dimaksud disini adalah Kronshtadt Class Submarine Chaser, jenis kapal perang yang tersisa sebagai ‘buah’ dari kampanye Operasi Trikora. (more…)