Dalam jagad alutsista TNI, nama MLRS (Multiple Launch Rocket System) RM70 Grad dan Vampire miliki Resimen Artileri Korps Marinir jelas punya tempat tersendiri, maklum dengan diluncurkannya 40 roket kaliber 122 mm secara salvo, maka sasaran seluas 3 hektar akan luluh lantak dari jarak 20 km. Dengan daya gempur yang tinggi, beberapa orang menjuliki RM70 sebagai alutsista paling lethal dalam dunia artileri di Indonesia. (more…)
Teknologi peluncur roket, khususnya pada segmen MLRS (Multiple Launcher Rocket System) pelan-pelan telah dikuasasi, meski masih dalam koridor prototipe, peluncur roket FFAR (Folding Fin Aerial Rocket ) 2,75 Inchi kaliber 7 0mm towed (tarik) dan peluncur roket balistik R-Han 122B versi self propelled dengan platform truk telah dirilis ke hadapan publik. Namun, peluncur roket dengan teknologi mekanika elektronik (mekatronik) terbilang masih langka dalam penelitian litbang pertahanan. (more…)
Nama senjata yang satu ini jelas tak populer di jagad alutsista Tanah Air, tapi tahukah Anda, bahwa kanon buatan Perancis ini selama puluhan tahun telah menjadi senjata utama pada pesawat tempur Douglas A-4E/H Skyhawk TNI AU. Dan setelah A-4 Skyhawk TNI AU beristirahat dalam damai, kini ada kabar yang kembali mengingatkan kita akan masa kejayaan Skyhawk di Indonesia. Persisnya DEFA 552 kaliber 30 mm yang terpasang sebagai kanon internal di eks A-4 Skyhawk TNI AU akan ‘dihidupkan’ kembali. (more…)
Bila tiada aral melintang, pada tahun 2020 pengembangan prototipe rudal jelajah Petir yang digarap PT Sari Bahari dan Balitbang Kementerian Pertahanan akan memasuki babak akhir. Hal tersebut ditandai dengan rencana desain dan pengembangan prototipe rudal Petir generasi keempat. Dibandingkan prototipe Petir generasi ketiga yang tengah diuji coba, maka Petir generasi keempat akan dibuat dengan beragam penyempurnaan yang signifikan. (more…)
BUMN Strategis, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) kembali membuat kejutan pada produk eksistingnya. Bukan tentang pesawat angkut medium NC-295, melainkan pada sosok CN-235 220. Setelah beberapa unit terbaru diserahkan dalam varian MPA (Maritime Patrol Aircraft) untuk kebutuhan TNI AU dan TNI AL, kini justru ada kabar yang membetot perhatian jagad alutsista nasional, yakni PT DI tengah mengembangkan CN-235 220 dalam varian Gunship. (more…)
Soal kecanggihan, rasanya tak ada yang meragukan kemampuan Rafale besutan Dassault Aviation. Segala fitur khas jet tempur generasi 4.5 ini telah melekat pada Rafale. Namun, ada suatu pertanyaan mendasar tentang jet tempur twin engine ini, yaitu air refuelling probe yang tak bisa dilipat ke dalam bodi (non retractable probe). Agak berbeda dengan jet tempur papan atas generasi terbaru yang sudah menganut mazhab retractable probe. (more…)
Setelah diwartakan sebelumnya, Airbus A400M Atlas dari AU Perancis (Armée de l’Air) yang tergabung dalam Misi Pegasus 2018, akan menerbangkan logistik ke wilayah bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dan merespon permitaan dari Pemerintah Indonesia pada 21 Agustus lalu untuk bantuan penerbangan logistik, pihak AU Perancis menanggapi dengan cepat, pada Jumat pagi (24/8), Airbus A400M Atlas dengan kode pesawat F-BRAD telah bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Lombok. (more…)
Kunjungan Menteri BUMN Rini Soewarno di Termimal Selatan, Lanud Halim Perdanakusuma pada Selasa, 21 Agustus lalu memang cukup singkat. Namun singkatnya kunjungan Menteri Rini membawa tantangan tersendiri bagi AU Perancis yang membawa pesawat angkut berat Airbus A400M Atlas, dimana Airbus A400M Perancis akan melakukan misi dukungan logistik bagi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dengan kapasitas payload sampai 37 ton, jelas logistik dapat didorong ke Lombok dengan lebih efektif dan efisien. (more…)
Tak hanya mengandalkan tactical jammer gun, melihat potensi ancaman yang kian terbuka dari sosok drone/UAV (Unmanned Aeriel Vehicle), khususnya pada obyek vital (obvit) nasional, kini TNI telah mampu men-deploy sistem anti drone yang lebih kuat dan lebih canggih dengan integrasi pada beragam sensor dan radar. (more…)
Bagi pemuda jaman now mungkin kurang akrab dengan rantis lapis baja yang bernama Tactica. Di masa lalu, rantis yang menjadi andalan Korps Brimob pada dekade 90 dan 2000-an ini begitu tinggi pamornya, terlebih pada periode 1995 sampai puncak reformasi 1998, banyak penanganan aksi massa yang mengharuskan kehadiran sosok rantis asal Inggris ini. Kondangnya nama Tactica bisa disandingkan dengan panser keluaran terbaru (saat itu) VAB 4×4 milik YonKav 7 Sersus Kodam Jaya. (more…)