Sebagai negara persemakmuran, tentu ada hubungan khusus antara Malaysia dan Inggris. Seperti belum lama ini ada kabar, bahwa Inggris telah mengirim proposal penawaran untuk menjual sepasang frigat Type 23 Duke class milik Angkatan Laut Inggris (Royal Navy). Tawaran Inggris ditekankan untuk mengisi kesenjangan kekuatan armada Angkatan Laut Malaysia (TLDM) yang tengah menanti tuntasnya pembangunan LCS Maharaja Lela class (paling cepat) pada tahun 2026. (more…)
Bila Indonesia tengah menghadapi situasi yang sulit atas masa depan program jet tempur KF-21 Boramae, sebaliknya Malaysia yang selama ini belum beraliansi dengan negara lain untuk pengembangan jet tempur, belum lama ini mendapatkan angin segar dari Turki. Pemerintah Turki secara terbuka menawarkan Malaysia untuk bergabung dalam pengembangan jet tempur stealth KAAN. (more…)
Setelah menuntaskan kontrak pengadaan 18 jet tempur serang ringan FA-50 Fighting Eagle senilai 1,2 triliun won (US$920 juta) pada akhir Februari 2023, Kementerian Pertahanan Malaysia dibakarkan tengah mempersiapkan kontrak berikutnya untuk pengadaan 18 unit FA-50 tambahan, menjadikan nantinya Angkatan Udara Malaysia (TUDM/RMAF) secara keseluruhan akan mengoperasikan 36 unit FA-50 Block 20, yang diklaim sebagai varian Fighting Eagle paling canggih. (more…)
Amerika Serikat sangat berhutang budi pada Batalyon Malaysia (Malbatt) dalam pertempuran Mogadishu. Tanpa jasa pasukan Malaysia di bawah panji pasukan perdamaian PBB, maka Washington akan dipermalukan dengan besarnya korban pasukan elite AS yang terkepung saat pertempuran di ibu kota Somalia pada tahun 1993. (more…)
Guna meningkatkan kemampuan pengawasan udara di wilayah perbatasan, pada 8 Desember 2023, Kementrian Pertahanan Malaysia menyepakati kontrak dengan Thales untuk pengadaan radar intai jarak jauh – long range surveillance radar GM (Ground Master) GM400α (Alpha) untuk kebutuhan Angkatan Udara Malaysia. (more…)
Sebagai negara serumpun, maka ada beragam jenis persenjataan yang sama antara Indonesia dan Malaysia. Bicara tentang jenis wahana yang digunakan pasukan khusus matra laut, rupanya antara Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL dan mitranya dari Angkatan Laut Malaysia – Pasukan Khas Laut (Paskal), sama-sama menggunakan jet ski bersenjata. (more…)
Selain Filipina, Vietnam, Taiwan, Brunei Darussalam, dan Taiwan, maka Malaysia termasuk negara yang bersengketa wilayah batas laut dengan Cina di Kepulauan Spratly. Seperti diketahui, konflik di Laut Cina Selatan, termasuk klaim teritorial di Kepulauan Spratly, melibatkan sejumlah negara di wilayah tersebut. (more…)
Guna mewujudkan kemandirian alutsista di segala lini, Turki mengembangkan apa yang disebut sebagai Karok, (Black Arrow) yakni rudal anti tank yang diproduksi Roketsan. Dari segi desain dan kemampan, Karaok mirip dengan FGM-148 Javelin buatan AS. Dan ada kabar terkait Karaok yang pertama kalinya berhasil meraih order ekspor, yaitu ke Malaysia. (more…)
Kementerian Pertahanan Malaysia sejak Mei 2021 telah memutuskan bahwa proyek Littoral Combat Ship (LCS) Maharaja Lela class yang mangkrak akan dilanjutkan kembali. Namun, keputusan itu pun tak berjalan mulus, pada Februari 2022, dikabarkan jumlah pesanan LCS Maharaja Lela class akan dikurangi. Pengurangan jumlah rupanya tak menyelesaikan persoalan, lantaran dibutuhkan kucuran dana besar untuk melanjutkan proyek LCS yang lama mangkrak ini. (more…)
Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam, adalah negara di Asia Tenggara penerima hibah drone intai ScanEagle buatan Boeing Insitu dari Amerika Serikat lewat program Maritime Security Initiative (MSI). Sesuai dengan kontrak dan kesepakatan bilateral, jumlah ScanEagle yang diterima tidak sama antar negara. (more…)