Menunggu jadwal pensiun yang dilakukan bertahap, pesawat tanker legendaris Boeing KC-135 Stratotanker membuat sejarah, yakni untuk pertama kalinya berhasil melakukan air refueling (pengisian bahan bakar di udara) ke jet tempur buatan Rusia. Persisnya, KC-135 berhasil mengisi bahan bakar untuk Sukhoi Su-30MKM Angkatan Udara Malaysia (TUDM) dalam kegiatan latihan udara bersama. (more…)
Prabowo Subianto dan Wiranto mengendarai Flyer 4×4, (Agustus 1997)
Sebagai unit tempur elit dengan kemampuan penyerbuan cepat, wajar bila Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD memiliki beragam kendaraan taktis (rantis). Sebagaimana pasukan khusus kelas dunia, pola gerakan Kopassus jelas beda dengan pasukan reguler, Kopassus lebih mengedepankan assault dengan unit pasukan berjumlah personel sedikit tapi mematikan. Untuk menunjang misi tersebut rantis yang dipunyai korps baret merah ini ukurannya relatif kecil. (more…)
Pecahnya perang Ukraina pada akhir Februari 2022, secara langsung atau tidak, telah membawa pengaruh pada operasional alutsista buatan Rusia yang digunakan di banyak negara, terlebih bila kemampuan industri di dalam negeri tidak menunjang, maka impor pada pasokan komponen dan suku cadang bisa berdampak serius, yang belakangan diperparah dengan sanksi yang menerpa sektor perbankan Rusia. Dan belum lama ini ada informasi menarik tentang eksistensi Sukhoi Su-30MKM, yang didapuk sebagai Su-30 series tercanggih di Asia Tenggara. (more…)
Berhasil menembus pasar Asia dan Eropa, Korea Aerospace Industries (KAI) layak mengklaim sebagai manufaktur dirgantara yang sukses dalam memasarkan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle. Terlepas dari performa produk, ada dua strategi yang berhasil menarik minat negara pembeli untuk mengakuisisi FA-50. (more…)
Punya kecanggihan setara dengan jet tempur Sukhoi Su-30MKI, ada kabar bahwa Angkatan Udara Malaysia (RMAF) tertarik untuk melengkapi armada Sukhoi Su-30MKM dengan rudal jelajah udara ke permukaan Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Su-30MKM adalah varian Sukhoi series tercanggih di Asia Tenggara, yang secara spesifikasi punya kecanggihan di atas milik Indonesia, Vietnam dan Myanmar. (more…)
Pada tanggal 29 Juli 2024, Angkatan Darat Malaysia mengumumkan penandatanganan kontrak dengan perusahaan patungan Norwegia-Finlandia, Nammo, untuk memasok 800 unit M72 LAW-EC (Light Anti-Tank Weapon – Enhanced Capacity) untuk menggantikan sistem RPG-7 buatan Rusia yang sudah tua. (more…)
Mewarnai kecanggihan kapal selam Scorpene di Malaysia, rupanya tidak bisa dilepaskan dari skandal korupsi, setelah kasus yang mengemuka pada tahun 2015, kini ‘KPK Malaysia’ atau Malaysian Anti-Corruption Commission (MACC) tengah menggelar penyelidikan baru yang fokus pada penyalahgunaan anggaran sebesar RM42 juta. (more…)
Meski rudal hanud SHORAD (Short Range Air Defence) Starstreak adalah buatan Thales Air Defence (Inggris), namun ada kabar bahwa justru Angkatan Darat Inggris (Royal Army), baru akan mengikuti langkah Indonesia dan Malaysia yang lebih dulu dalam mengadopsi platform peluncur RAPIDRanger yang menggunakan rantis Vamtac ST5 4×4 buatan Urovesa, Spanyol. (more…)
Lantaran pensiun muda tapi masih strong, maka bisa ditebak, bahwa frigat HMAS ANZAC akan dilirik oleh negara-negara sahabat Australia di utara. Dan biasanya ada saja yang mendorong pihak internal di dalam negeri yang bersangkutan untuk mencoba menawar kapal perang tersebut. Setelah rumor frigat HMAS ANZAC (FFH 150), yang akan dijual ke Filipina, kini ada kabar datang dari neger jiran yang diam-diam sempat menganalisa untuk mengakuisisi HMAS ANZAC. (more…)
Setelah tertunda tujuh tahun lamanya, akhirnya ada kabar datang dari Negeri Jiran, bahwa kapal pertama dari frigat Maharaja Lela class, atau disebut juga Littoral Combat Chip (LCS), telah memasuki air di galangan Boustead Heavy Industries Corporation. Flagship Angkatan Laut Malaysia tersebut adalah KD Maharaja Lela dengan nomer lambung 2501. (more…)