
Dua dari empat unit Sukhoi Su-27/Su-30 Skadron Udara 11 TNI AU yang selama ini sedang menjalani upgrade dan perawatan berat di Belarusia, telah tiba di homebase-nya, Lanud Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan pada hari Kamis (3/8/2017) lalu. Diangkut pesawat angkut berat Antonov 124-100M-150, rasanya sudah jamak Sang Flanker wara wiri dibawa ke Rusia untuk misi perawatan berkala. Namun ada yang dinanti para pemerhati alutsista dari dua unit Sukhoi yang tiba 3 Agustus lalu. (more…)

Nama senjata yang satu ini jelas bukan barang baru, pasalnya sosok bom pintar (smart bomb) yang diberi label Guided Bomb Unit (GBU)-12 Paveway II LGBs (Laser Guided Bombs) sudah malang melintang debutnya sejak era Perang Vietnam (1968). Diracik oleh Texas Instrument (sekarang – Raytheon), keluarga Paveway LGBs menjadi varian bom pintar yang paling laris dipasaran, terkhusus pada varian GBU-12 LGBs yang mencomot platform dumb bomb paling populer di lini kesenjataan NATO, yakni MK82. Begitu masif digunakan di banyak palagan pertempuran, menjadikan nama GBU-12 terasa ‘biasa-biasa’ saja, tapi jadi tak biasa seperti yang dilakukan AU Malaysia baru-baru ini. (more…)

Dalam kategori Main Battle Tank (MBT), daya magis PT-91M Pendekar seolah tenggelam jika dibandingkan Leopard 2A4 yang digunakan Indonesia dan Singapura. Meski dari spesifikasi masih kalah unggul dibanding Leopard 2A4, namun perlu diketahui bahwa MBT Malaysia inilah yang pertama hadir mewakili generasi MBT modern di kawasan Asia Tenggara. Berkat PT-91M Pendekar muncul demand MBT di Singapura, yang kemudian berlanjut ke Indonesia. (more…)

Saat Indonesia masih mempertimbangkan siapa mitra yang bakal jadi pemberi lisensi untuk produksi ranpur (panser) 8×8, maka negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sudah melangkah di depan. Singapura sudah tersohor dengan produksi panser yang disebut paling canggih di Asia Tenggara, yakni AV81 Terrex 8×8. Sementara Malaysia sudah mendapat lisensi untuk memproduksi AV8 Gempita 8×8 dari FNSS Savunma Sistemleri, manufaktur persenjataan dari Turki, (more…)

Tersedianya persenjataan modern adalah salah satu kunci sukses pertahanan suatu negara. PT Pindad sebagai penyedia armament TNI terus melakukan pengembangan pada lini senapan serbu mereka. Senapan Serbu 2 (SS-2) adalah salah satu besutan Pindad yang bisa dibilang cukup mendapat perhatian besar. (more…)

Guna memperkuat elemen fire power di wilayah perbatasan, Satuan Artileri Medan (Armed) TNI AD sejak pertengahan tahun lalu telah mencanangkan deployment alutsista jenis meriam tarik (towed) Howitzer kaliber 155 mm. Persisnya ada 18 pucuk meriam KH-179 155 mm buatan KIA Heavy Industries Corporation yang di datangkan tahun lalu, dan telah digelar di tiga batalyon Armed. Lepas dari karakteristiknya, senjata berletalitas tinggi ini dalam mobilitasnya ditunjang oleh truk yang juga berasal dari Korea Selatan, yakni KIA KM500. (more…)

Meski luput dalam perhatian, sejatinya di tahun 2014 ada peristiwa penting terkait eksistensi jet tempur Sukhoi Su-30 di Asia Tenggara. Pasalnya di tahun itu, Indonesia dan Malaysia sama-sama telah menguji penembakkan rudal udara ke permukaan. Indonesia pengguna Sukhoi Su-30MK2, sementara Malaysia pengguna Su-30MKM. Walau dari aspek spesifikasi Su-30MKM lebih unggul, namun bekal sistem senjata diantara keduanya adalah sama.
(more…)

Belum lama ini ada kabar Bakamla (Badan Keamanan Laut) RI berencana membangun basecampe dan ploting terapung di tempat-tempat strategis. Ini merupakan sebuah terobosan besar untuk menghadirkan ‘pangkalan laut’ terapung langsung di hotspot. Aktivitas pemantauan, deteksi dini, sampai upaya pencegahan dapat dilakukan lebih efektif dan efisien dari pangkalan aju ini. Namun bila di Indonesia baru di level rencana, sebaliknya di Malaysia model pangkalan terapung (sea basing) justru sudah beroperasi penuh. (more…)

Untuk menjajal kemampuan sistem senjata pertahanan udara, keberadaan target drone mutlak diperlukan dalam simulasi latihan tempur unit arhanud. Dan masih diselimuti atmosfir hangatnya gesekan di Laut Cina Selatan, pada Kamis siang lalu (31/3/2016), warga Batam, Kepulauan Riau digemparkan dengan kabar ditemukannya drone bersayap delta yang jatuh di Selat Philps, kawasan perbatasan RI – Singapura. (more…)

Mungkin karena tahu anggaran pertahanan TNI dalam RAPBN 2016 ditambahkan Rp120 triliun, plus Kementerian Pertahanan dan TNI AL yang masih maju mundur menggolkan pengadaan kapal selam tambahan diluar Changbogo Class, mendorong manufaktur kapal selam asal Perancis, DCNS mulai melobi pemerintah RI untuk membeli Scorpene 1000 SSK, yakni salah satu varian baru dari keluarga kapal selam diesel listrik Scorpene Class. (more…)