Drone kamikaze Rusia di IDEX 2023 (Photo by Ryan Lim/AFP via Getty Images)
Untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, perusahaan Rusia dan Ukraina memamerkan produk persenjataan mereka secara berdekatan di pameran pertahanan International Defence Exhibition and Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA). (more…)
Iran dan Rusia diwartakan tengah memulai tahapan pembangunan pabrik drone di wilayah Rusia yang dapat memasok lebih dari 6.000 drone rancangan Iran untuk perang di Ukraina. Delegasi Iran berpangkat tinggi telah terbang ke Rusia pada awal Januari guna mengunjungi lokasi di mana pabrik tersebut direncanakan akan dibangun. (more…)
Dengan mengalirnya beragam sistem pertahanan udara (hanud) dari Barat ke Ukraina, maka semakin sulit bagi Rusia untuk melakukan serangan ke target strategis di Kiev (Kyiv). Berangkat dari pemikiran untuk dapat melakukan serangan presisi, maka ada pemikiran untuk mengerahkan drone bermesin jet dari era Soviet. Hal yang sejatinya telah dilakukan Ukraina saat melakukan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia, yakni ke Pangkalan Udara Engels dan Dyagilevo, yang bejarak 482 km dari perbatasan Ukraina. (more…)
Pada umumnya drone kamikaze (loitering munition) yang telah diluncurkan tak dapat kembali kepada ‘majikannya’. Drone kamikaze hakekatnya dirancang ‘sekali pakai’ dengan terbang mengintai hingga akhirnya ikut hancur bersama sasarannya. Namun, banyak kejadian, dimana atas beragam alasan, serangan drone seharusnya dibatalkan. (more…)
Meski didera musim dingin dengan keterbatasan pasokan listrik, warga Ukraina sejak 17 November lalu sedikit dapat bernapas lega, pasalnya sejak saat itu tidak lagi terdeteksi kehadiran drone kamikaze Shahed-136 (Geran-2) yang diluncurkan Rusia. Ada apa? (more…)
Meski belum tentu bakal diproduksi, PT Pindad rupanya punya ambisi untuk meluncurkan produk drone kamikaze. Seperti di Indo Defence 2022, PT Pindad bersama manufaktur drone asal Bandung, PT Bentara Tabang Nusantara, memperlihatkan prototipe drone kamikaze berdesain fixed wing (sayap tetap), yang nampaknya belum diberi nama. (more…)
Melihat apa yang terjadi dalam Perang Ukraina, maka Taiwan telah mempersiapkan eskalasi bila harus berperang dengan Cina. Dan belajar dari apa yang mengemuka di Ukraina, maka Taipei memberi porsi anggaran yang tak sedikit untuk pengembangan dan produksi drone kamikaze (loitering munition), khususnya yang menyasar target strategis instalasi radar di pesisir Cina daratan. (more…)
Era “Terminator” sudah di depan mata, seperti belum lama berselang Elbit Systems dari Israel, meluncurkan jenis drone berukuran kecil yang punya kemampuan membunuh sebagai loitering munition dengan cara yang senyap. Diluncurkan (disebar) secara berkelompok lewat drone multicopter, drone berukuran kecil yang disebut Lanius, digadang ideal untuk model peperangan urban, termasuk menetralisr sasaran di dalam gedung atau ruangan berkat teknologi 3D mapping. (more…)
Salah satu yang ditakutkan dari drone kamikaze adalah pola serangannya yang berkelompok (swarming), sehingga dalam beberapa kasus membuat sistem pertahanan udara lawan kewalahan, terlebih drone kamikaze berukuran kecil dan lincah sehingga lebih sulit untuk dibidik. Dan untuk mewujudkan pola serangan swarm drone, maka tak bisa dilepaskan dari unit peluncur yang digunakan. (more…)
Tak berselang lama setelah serangan drone Ukraina yang menyasar Pelabuhan Sevastopol (30/10/2022) yang dikenal sebagai markas Armada Laut Hitam, rupanya ada ‘pembalasan’ dari Rusia yang menggunakan drone kamikaze (loitering munition). Bahkan serangan drone kamikaze Rusia terbilang monumental, lantaran disebut sebagai serangan drone kamikaze pertama yang terverifikasi mampu menyerang secara efektif pada target kapal permukaan. (more…)