Dengan penerimaan kendaraan tempur (rampur) Amphibious Combat Vehicle (ACV) 8×8, maka Korps Marinir AS (USMC) secara bertahap akan mengurangi ranpur APC roda rantai amfibi legendaris Assault Amphibious Vehicles (AAV) atau dikenal juga sebagai LVTP-7, seperti yang dioperasikan Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratib) Korps Marinir TNI AL. (more…)
Aktif digunakan sejak Operasi Milliter menghadapi Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) pada awal tahun 2003, Indonesia lewat Korps Marinir jelas bukan pengguna baru senjata senjata bantu infanteri jenis RPG (Rocket Propelled Grenade). Di lingkungan Korps Marinir TNI AL, jenis senjata yang kondang disebut RPG-7, persisnya adalah ATGL-L buatan Arsenal, manufaktur persenjataan dari Bulgaria. Dan belum lama ini ada kabar Korps Marinir mendapatkan tambahan aset senjata perorangan, ATGL-L2. (more…)
Ada yang unik dari status BMP-3, yaitu dikenal sebagai Infantry Fighting Vehicle (IFV) yang paling banyak digunakan dalam operasi militer di Ukraina. Tidak itu saja, BMP-3 yang hadir dengan beragam varian, sampai saat ini masih terus diproduksi oleh Kurganmashzavod di kota Kurgan. Di Indonesia, debut BMP-3 (BMP-3F) juga tak pernah luput dari perhatian, lantaran menjadi arsenal kavaleri tercanggih Korps Marinir. Dan belum lama beredar video yang memperlihatkan BMP-3 dengan tampilan berbeda dari yang pernah diperlihatkan militer Rusia sebelumnya. (more…)
Meski belum ada kabar seputar kontrak pengadaan, namun, ada potensi satuan Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Korps Marinir akan diperkuat dengan rudal hanud MANPADS (Man Portable Air Defence System) Starstreak, mengikuti langkah Arhanud TNI AD yang lebih dulu mengadopsi rudal hanud produksi Thales Air Defence itu. Pengadaan rudal hanud untuk Arhanud Korps Marinir menjadi kebutuhan, mengingat jenis rudal hanud yang ada sudah berusia tua (Strela). (more…)
Pergerakan prajurit marinir di wilayah Papua akan mendapat kemudahan dengan kehadiran drone copter untuk tugas intai dan meningkatkan kesadaran situasional. Seperti pada Selasa, 16 April 2024, Dinas Material Senjata dan Elektronika Angkatan Laut (Dissenlekal) menggelar uji coba dua unit sistem drone copter yang nantinya digunakan untuk tugas operasi Korps Marinir sebagai bagian dari Satgas Pengamanan dan Perbatasan (Pamtas) Mobile Indonesia-Papua Nugini 2024. (more…)
Tahukah Anda, bahwa ada beberapa kesamaan alutsista antara Indonesia dan Peru, yakni kedua negara sama-sama pengguna kapal selam Type 209/1200 dan Landing Platform Dock (LPD) Makassar class (Pisco class). Nah, selain itu, antara Peru dan Indonesia ternyata sama-sama pengguna self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) Norinco Type 90B. (more…)
BM (Boyevaya Mashina )-14/17 punya sejarah tersendiri di lingkup alutsista Korps Marinir (d/h KKO AL), pasalnya inilah generasi pertama self propelled MLRS (Multiple Launch Rocket System) yang dioperasikan unit artilleri medan Korps Baret Ungu, yakni didatangkan pada era 60-an sebagai persiapan operasi Trikora. Meski tak jadi digunakan dalam operasi Trikora, BM-14 diketahui telah digunakan secara luas dalam operasi Seroja di Timor Timur pada dekade 70-an. Namun, dengan semakin menuanya BM-14, saat ini praktis self propelled MLRS ini tak lagi digunakan di seluruh dunia. (more…)
Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) telah memberikan kontrak 12 bulan bagi Mack Defense untuk memulai pengembagan prototipe truk taktis generasi baru – Medium Tactical Truck (MTT) . Kontrak tersebut diberikan guna nantinya menggantikan armada Medium Tactical Vehicle Replacement (MTVR) Korps Marinir yang saat ini digunakan dalam misi satuan tugas lintas udara. (more…)
Peristiwa ini sudah lama berlalu, namun, pendaratan amfibi yang berlangsung pada tanggal 18 Februari 2002, dikenang sebagai insiden kocak sekaligus membuat malu nama besar Korps Marinir Inggris (Royal Marines). Satu peleton marinir Inggris yang terdiri dari 30 pasukan diturunkan menggunakan Landing Craft Utility (LCU) dari kapal induk helikopter HMC Ocean. Dalam latihan tersebut, peleton marinir Inggris mendapat misi pendaratan di pantai Gibraltar. (more…)
Mungkin karena saking canggihnya, jet tempur stealth generasi kelima F-35 kerap mengalami serangkaian anomali. Seperti beredar kabar F-35C Lightning II Korps Marinir AS (USMC) yang mengalami nose landing gear collapse saat tengah diparkir. Seperti dikutip theaviationist.com (13/2/2024), F-35C yang mengalami insiden itu berasal dari Marine Fighter Attack Squadron (VMFA) 311 yang berbasis di Pangkalan Udara Korps Marinir Miramar, California. (more…)