Korea Aerospace Industries (KAI) resmi memulai (kick off) produksi massal jet tempur KF-21 Boramae pada hari Rabu lalu, menjadikan tonggak sejarah terbaru dalam upaya Negeri Ginseng untuk membangun pesawat tempur canggih. Sebuah upacara menandai perakitan model produksi KF-21 pertama berlangsung di fasilitas KAI yang berada di Sacheon, 296 kilometer selatan Seoul. (more…)
Guna menggantikan jet tempur tua seperti Mirage 2000 dan MiG-29, Angkatan Udara Peru (Peruvian Air Force/FAP) sedang mempersiapkan perombakan besar-besaran pada armada pesawat tempurnya. Panglima Angkatan Bersenjata Peru, Jenderal Carlos Enrique Chávez Cateriano, pada tanggal 8 Juli 2024, mengumumkan studi pasar komprehensif untuk jet tempur baru telah selesai. (more…)
Ketika Indonesia kesulitan dalam memenuhi kewajiban angsuran biaya pengembangan jet tempur KF-21 Boramae, yang diikuti dengan rencana penguranan komposisi alih teknologi, maka besar kemungkinan seretnya anggaran Indonesia akan berlanjut kepada rencana pemesanan unit KF-21 dan pada akhirnya dapat berujung pada membengkaknya biaya produksi per unit KF-21 itu sendiri (akibat berkurangnya jumlah total rencana produksi). (more…)
Selain karena kebutuhan misi atau peran yang berbeda, pengembangan jet tempur kerap ‘dibagi’ dalam beberapa varian, dan ini tak bisa dipungkiri terkait motif bisnis sedar awal, yakni agar manufaktur dan industri pertahanan terkait dapat terus memutar skala ekonomi dan keuntungan dalam jangka panjang. Dan itu tidak hanya berlaku pada jet tempur lansiran Amerika Serikat, Barat dan Rusia, ternyata pembagian varian juga telah disiapkan untuk masa depan jet tempur KF-21 Boramae. (more…)
Gangneung, kota yang terletak di Provinsi Gangwon dan berjarak 210 kilometer dari Seoul, serta 100 kilometer dari perbatasan Korea Utara, dipilih sebagai kandidat utama basis penempatan jet tempur KF-21 Boramae, yang rencananya mulai akan digunakan Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF) pada tahun 2026. (more…)
Dilengkapi fitur nyaris secanggih jet tempur generasi stealth, Korea Selatan jelas akan sangat bergantung pada pasokan teknologi dari negara-negara maju untuk pengembangan KF-21 Boramae. Yang sering terdengar keterlibatannya adalah Amerika Serikat yang di antaranya memasok mesin, Inggris yang memasok kursi lontar dan Jerman yang memasok sistem senjata. Namun, agak terlupakan bahwa Turki juga memasok sistem dan perangkat penting di KF-21 Boramae. (more…)
Korea Aerospace Industries (KAI) mencapai babak baru dalam program pengembangan jet tempur KF-21 Boramae, yang mana dalam sebuah uji penerbangan terbaru, pesawat tempur twin engine rancangan bersama Indonesia-Korea itu telah berhasil terbang melampaui kecepatan Mach 1.8. (more…)
Meski bukan berarti pasrah, sikap Korea Selatan sepertinya mulai melunak atas kesulitan yang dialami Indonesia terkait pembayaran angsuran biaya pengembangan jet tempur KF-21 Boramae. Seperti diberitakan sebelumya, Indonesia mengusulkan pemotongan pembayaran jet tempur hingga sepertiganya.Persisnya Indonesia telah mengusulkan pengurangan kontribusi yang dijanjikan terhadap proyek pengembangan jet tempur KF-21 sekitar dua pertiganya. (more…)
Jangan dulu bicara rencana akuisisi dan produksi 48 unit KF-21 Boramae untuk TNI AU, posisi Indonesia ibarat ‘serba salah’ dalam proyek KF-21 Boramae (d/h KFX/IFX). Bila ingin dilanjutkan, terasa berat dengan beban anggaran yang ada, ditambah dengan hutang yang menggunung terkait telatnya pembayaran angsuran biaya pengembangan. (more…)
Lantaran kerap mengikat kontrak dalam jumlah besar, maka tak heran bila Negeri Ginseng sukses mendapatkan manfaat alih teknologi (transfer of technology) maksimal di industri pertahanan. Seperti dalam program KF-21 Boramae, jet tempur hasil rancangan Korea Selatan – Indonesia ini sejak awal dipersiapkan untuk menggunakan dua mesin jet F414-GE-400K produksi General Electric untuik tiap pesawatnya. Dan dengan kontrak produksi ratusan unit KF-21 untuk Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF), maka sudah barang tentu Seoul akan meminta alih teknologi yang signifikan dari General Electric (GE) Aviation. (more…)