
Dinamika pengadaan alutsista di kawasan Timur Tengah mencatat pergerakan yang signifikan. Setelah Mesir sukses meminang sistem artileri medan Self-Propelled Howitzer (SPH) K9 Thunder buatan Hanwha Aerospace, kini giliran Uni Emirat Arab (UEA) yang mengambil langkah serupa. (more…)

Eurosatory 2026 menjadi saksi lahirnya kolaborasi strategis antara Hanwha Aerospace (Korea Selatan) dan Thales Group dari Perancis, yang secara resmi menandatangani MoU untuk memperkuat kerja sama di bidang sistem serangan presisi jarak jauh berbasis darat (land-based long-range precision strike). (more…)

Industri pertahanan Korea Selatan resmi membuka tirai misteri alutsista matra laut tercanggihnya dengan memamerkan prototipe kendaraan tempur (ranpur) amfibi pendarat generasi terbaru, KAAV-II (Korean Amphibious Assault Vehicle II), untuk pertama kalinya kepada publik pada 18 Mei 2026. (more…)

Korea Selatan terus memacu akselerasi kemandirian alutsista untuk jet tempur KF-21 Boramae. Kabar terbaru menyebutkan bahwa Hanwha Aerospace secara resmi telah mengonfirmasi partisipasinya dalam program pengembangan rudal udara-ke-udara jarak jauh (Long-Range Air-to-Air Missile/LRAAM) asli Korea. (more…)

Selain integrasi dengan rudal udara ke udara jarak pendek IRIS-T, Korea Selatan rupanya punya rencana besar untuk melengkapi KF-21 Boramae dengan rudal udara ke udara jarak pendek (Short-Range Air-to-Air Missile/SRAAM).) produksi dalam negeri yang dirancang sesuai standar rudal udara ke udara generasi kelima. (more…)

Sebagai sekutu ring satu AS di Indo Pasifik, Korea Selatan mendapatkan perlakuan khusus untuk mengembangkan dan memanfaatkan mesin General Electric F414-GE-400K untuk jet temput KF-21 Boramae, bahkan lewat Hanwha Aerospace, Korea Selatan mendapatkan akses untuk merakit dan memproduksi lisensi mesin tersebut. Meski begitu, ada ketidaknyamanan yang dialami industri pertahanan Negeri Ginseng. (more…)

Setelah sukses dengan produksi rudal pertahanan udara (hanud) jarak sedang KM-SAM, bahkan telah menembus pasar ekspor di Timur Tengah, Korea Selatan kini melanjutkan upaya kemandirian alutsista di segmen rudal hanud jarak jauh. (more…)

Mengambil lokasi di markas Korea Aerospace Industries (KAI), pada 24-27 Oktober 2024 digelar Sacheon Airshow 2024 di Bandara Sacheon, Provinsi Gyeongsang Selatan. Ada yang menarik dari pameran dirgantara ini, yaitu untuk pertama kalinya diperlihatkan model skala penuh (full scale) rudal jelajah udara ke permukaan supersonik bermesin ramjet yang nantinya akan mempersenjatai jet tempur KF-21 Boramae dan FA-50 Fighting Eagle Block 20. (more…)

Pada tahun 2027, secara total Angkatan Darat Polandia akan mengoperasikan 360 unit self propelled howitzer (SPH) tracked/roda rantai K9 Thunder kaliber 155 mm, Yang secara langsung menjadikan Polandia sebagai pemangku kekuatan self-propelled artillery (artileri swagerak) terbesar di Eropa. (more…)

Belum lama berselang, F-15K Slam Eagle milik Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (ROKAF), memperlihatkan tajinya, yakni dengan meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Taurus KEPD 350 dengan menargetkan sasaran di Laut Kuning dari jarak 400 kilometer. F-15K Slam Eagle sendiri berstatus sebagai jet tempur garis depan ROKAF, yang juga didapuk sebagai salah satu pesawat tempur tercanggih di Asia Timur, yang setelah mendapatkan upgrade masih akan mengudara hingga tahun 2060. (more…)