
Beritanya terasa subyektif, tapi harus diakui kabar tentang kalah telak J-11 (Sukhoi Su-27SK) AU Cina dari Saab Gripen C AU Thailand dalam sebuah latihan tempur jarak dekat (dogfight) telah menjadi perbincangan hangat di jagad alutsista nasional. Selain kedua pesawat yang sejatinya beda kelas, Gripen C yang awalnya dianggap underdog memang dalam proses ditawarkan ke Indonesia, sebagai pengganti F-5E/F Tiger II TNI AU. (more…)

Keriuhan dan debat seputar siapa jet tempur yang layak sebagai pengganti F-5 E/F Tiger II seolah tak ada habisnya. Harus diakui tema tersebut memang seru, mulai dari kaitan soal performa antar kontestan, sampai bergeser ke urusan politik. Namun dari sekian kriteria yang diinginkan pihak user (TNI AU), bahwa sang pesawat tempur yang baru nanti harus menjamin sisi interoperabilitas data dan komunikasi. (more…)

Saab AB, manufaktur peralatan militer dari Swedia pernah menyebut bahwa sanggup mengirim pesanan perdana jet Gripen C/D ke Indonesia dalam tempo satu tahun setelah kontrak pembelian ditandatangan. Boleh dibilang pernyataan Saab terbilang berani, sebab jarang ada order jet tempur berstatus ‘baru’ yang bisa dirampungkan dalam kurun waktu satu tahun. (more…)

Linköping – Mengambil tempat di hanggar fasilitas produksi Saab Aeronautics, hari ini (8/5/2016), Saab AB resmi me-rollout jet tempur multirole Gripen NG (Next Generation). Di dahului dengan demo aerobatik STOL (Short Take Off and Landing) Gripen C, momen peluncuran pesawat tempur yang dijuluki smart fighter ini juga diramaikan dengan kehadiran perwakilan fighter pilot dari negara-negara pengguna Gripen, lengkap dengan kostum G-suit.
(more…)

Linköping – Khusus menyambut ratusan jurnalis yang akan meliput rollout Gripen NG (Next Generation), kemarin sore dua unit jet Gripen sengaja diparkir di halaman depan Swedish Air Museum (flyvapen museum). Masing-masing adalah Gripen C dan Gripen E. Unit yang disebut terakhir adalah representasi dari Gripen NG. Meski desain ‘final’ Gripen NG baru akan diperlihatkan dalam beberapa jam lagi, sekilas pandang sudah terlihat beberapa perbedaan yang kentara dari sisi desain.
(more…)

Pada 18 Mei 2016, atau tepat bulan depan, Saab pabrikan pesawat dan senjata asal Swedia akan menggelar hajatan besar terkait eksistensi jet tempur JAS Gripen. Dengan mengambil tema “The Gripen Evolution,” Saab di kota Linköping secara resmi akan meluncurkan varian terbaru dari keluarga Gripen, Gripen NG (Next Generation) di hadapan publik dan pengamat militer internasional. Menyandang label ‘Next Generation,’ Saab memberi beberapa sentuhan baru dalam adopsi teknologi pesawat tempur terbaru.
(more…)

Dog fight jet tempur F-16 Fighting Falcon vs F/A-18 Hornet bisa dibilang setanding. Namun, apa yang terjadi bila F/A-18 Hornet ‘duel udara’ dengan F-5 E/F Tiger II, yang ini bisa disebut David vs Goliath. Dan yang menjadi David adalah si Macan F-5 E/F Tiger II. Tapi jangan dikira jika si David pasti kalah lawan Goliath. Meski secara spesifikasi, F-5 Tiger kalah telak dari F-18 Hornet, masih ada kesempatan bagi F-5 Tiger untuk membungkam manuver F/A-18 Hornet. (more…)

Saat muncul kabar KnAAPO baru dapat memenuhi pesanan Sukhoi Su-35 Indonesia mulai tahun 2018, publik di Tanah Air jadi terhenyak, sebab deployment jet tempur multirole asal Rusia ini bakal membutuhkan waktu yang amat panjang. Di tahun 2018, KnAAPO pun hanya bisa mengirim dua unit Su-35 ke Indonesia. Sehingga bila kontrak dan sistem pembayaran lancar, total 10 unit Su-35 baru akan diterima lengkap pada tahun 2020 – 2022. Sebuah rentang waktu menunggu yang lumayan panjang.
(more…)

Sebelum bicara taktik dalam keunggulan pertempuran udara, maka lebih dulu harus dipersiapkan urusan logistik secara matang. Tanpa management logistik yang memadai, secanggih apa pun alutsista tak akan menghasilkan output yang efektif saat digunakan. Indonesia dengan wilayah udara yang amat luas, punya pengalaman panjang dalam men-deploy kekuatan udara dari pangkalan utama (home base) ke pangkalan aju. (more…)

Disamping kecanggihan sistem navigasi, kecepatan maksimum, dan dukungan persenjataan, faktor combat radius adalah elemen penting dalam pemilihan tipe jet tempur baru TNI AU. Dengan kondisi geografis Indonesia yang begitu luas, maka jangkauan kemampuan terbang dan combat radius begitu vital dicermati. Dengan combat radius yang maksimal, maka kehadiran kekuatan udara dapat menjangkau hotspot secara optimal. Tak pelak urusan combat radius menjadi bagian dari efek deteren dari kekuatan udara. (more…)