Tag: General Electric

Hubungan AS-Turki Mencair: Washington Restui Lisensi Ekspor Mesin GE F110 Untuk Jet Tempur KAAN

Dinamika hubungan politik dan pertahanan antara Amerika Serikat dan Turki menunjukkan sinyal pemulihan yang signifikan pasca diselenggarakannya KTT NATO di Ankara. Setelah sempat memicu polemik terkait kepemilikan sistem pertahanan udara S-400 buatan Rusia—yang berujung pada dikeluarkannya Turki dari program F-35—pemerintahan Donald Trump kini memberikan lampu hijau atas penjualan lisensi ekspor mesin jet turbofan General Electric (GE) F110. (more…)

Gawat! Kongres AS Blokir Mesin GE F110 KAAN, Pesanan Jet Tempur Stealth Indonesia Terancam Molor

Rencana besar Indonesia untuk mengakuisisi 48 unit jet tempur stealth KAAN sepertinya akan ‘terganggu’ atas keputusan dari Kongres Amerika Serikat. Seperti diutarakan Menteri Luar Negeri Turki, Hakan Fidan, yang mengonfirmasi bahwa Kongres Amerika Serikat (AS) menahan persetujuan ekspor mesin General Electric (GE) yang krusial untuk program jet tempur KAAN yang saat ini tengah dikembangkan Turkish Aerospace Industries (TAI). (more…)

Hari Ini 39 Tahun Lalu, Prototipe Jet Tempur Rafale Terbang Perdana, Menggunakan Mesin dari General Electric

Setiap 4 Juli bukan hanya dikenal sebagai Hari Kemerdekaan Amerika Serikat, di Perancis, saban 4 Juli dikenang sebagai momen bersejarah dalam sektor dirgantara, persisnya pada 4 Juli 1986, atau 39 tahun lalu, tercatat sebagai penerbangan perdana prototipe jet tempur Rafale besutan Dassault Aviation. Prototipe perdana yang disebut sebagai ‘Rafale A’ terbang dari Istres Air Base (BA 125), pangkalan udara di selatan Perancis, yang sering digunakan untuk uji coba penerbangan besar. (more…)

Ada Potensi Veto dari AS, Inggris Tawarkan Mesin Rolls-Royce untuk Jet Tempur KF-21 Boramae Varian Ekspor

Sebagai sekutu ring satu AS di Indo Pasifik, Korea Selatan mendapatkan perlakuan khusus untuk mengembangkan dan memanfaatkan mesin General Electric F414-GE-400K untuk jet temput KF-21 Boramae, bahkan lewat Hanwha Aerospace, Korea Selatan mendapatkan akses untuk merakit dan memproduksi lisensi mesin tersebut. Meski begitu, ada ketidaknyamanan yang dialami industri pertahanan Negeri Ginseng. (more…)

AS Tawarkan Polandia F-15EX dengan Mesin F100 dari Pratt & Whitney, “Lebih Irit Bahan Bakar pada Penerbangan Jelajah”

Akuisisi alutsista besar-besaran Polandia rupanya berbuah langsung pada perubahan postur kekuatan udara negeri berbendera ‘Putih Merah’ itu. Dengan pengadaan 32 unit F-35A Husarz” Lightning II dan 48 unit jet tempur ringan FA-50 Fighting Falcon, tak pelak menjadikan Polandia sebagai negeri dengan kekuatan udara paling strong di kawasan Eropa Timur. Tapi pengadaan F-35A dan FA-50 dirasa belum cukup. (more…)

Hanwha Aerospace Raih Kontrak Produksi 40 Unit Mesin GE F414 untuk KF-21 Boramae

Melanjutkan berita pada bulan April lalu yang menyebut Hanwha Aerospace membangun pabrik mesin pesawat dan lisensi 100 persen dari General Electric Aviation, maka belum lama ini ada kabar lanjutan, yakni Hanwha Aerospace telah menandatangani kontrak dengan Defense Acquisition Program Administration (DAPA) untuk memasok mesin yang akan diproduksi massal batch pertama untuk jet tempur KF-21 Boramae. (more…)

Raih Lisensi 100%, Hanwha Aerospace Bangun Pabrik Mesin untuk Jet Tempur KF-21 Boramae di Korea Selatan

(Zhang Hui/VCG via Getty Images)

Lantaran kerap mengikat kontrak dalam jumlah besar, maka tak heran bila Negeri Ginseng sukses mendapatkan manfaat alih teknologi (transfer of technology) maksimal di industri pertahanan. Seperti dalam program KF-21 Boramae, jet tempur hasil rancangan Korea Selatan – Indonesia ini sejak awal dipersiapkan untuk menggunakan dua mesin jet F414-GE-400K produksi General Electric untuik tiap pesawatnya. Dan dengan kontrak produksi ratusan unit KF-21 untuk Angkatan Udara Korea Selatan (RoKAF), maka sudah barang tentu Seoul akan meminta alih teknologi yang signifikan dari General Electric (GE) Aviation. (more…)