Ancaman terhadap pangkalan udara garis depan di kawasan Timur Tengah kian terbukti nyata. Berdasarkan analisis citra satelit terbaru, hanggar pesawat di Pangkalan Udara King Faisal, Yordania, mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal balistik berpresisi tinggi yang dilancarkan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). (more…)
Konflik dengan Iran yang berkecamuk dalam Operasi Epic Fury menorehkan kisah bertahan hidup (survival) yang hampir mustahil dalam sejarah penerbangan militer modern. Laporan terbaru yang dihimpun oleh media intelijen pertahanan High Tide menyingkap bahwa seorang pilot jet tempur F-15E Strike Eagle Angkatan Udara AS (USAF) berhasil selamat setelah harus melontarkan diri (ejection) sebanyak dua kali berturut-turut hanya dalam rentang waktu beberapa minggu. (more…)
Bisa menjadi ancaman yang tidak terduga, misi anti drone kini menjadi opsi diperhitungkan untuk ditangani oleh jet tempur. Namun, ada pra syarat untuk meladeni drone berukuran kecil dan berharga relatif murah, salah satunya dengan penggunaan amunisi berpemandu yang hemat biaya. (more…)
Meski nama jet tempur F-15 Eagle sangat melegenda dalam banyak pertempuran dan telah dikenal luas netizen +62, namun, faktanya belum pernah sekalipun keluarga F-15 yang singgah atau mendarat secara resmi di Indonesia. Padahal ada skadron F-15 Angkatan Udara AS (USAF) di Lanud Kadena, Okinawa, Jepang, tapi itu pun tak pernah diboyong ke Indonesia, termasuk untuk memeriahkan pameran dirgantara atau diikutkan dalam latihan udara bersama (Latma). (more…)
Perangkat yang satu ini nyaris tidak terlihat, namun menjadi semacam pembeda tak resmi antara jet tempur Boeing F-15 yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang, dengan varian yang digunakan oleh Singapura (F-15SG), Arab Saudi (F-15SA) dan Qatar (F-15QA). Yang dimaksud adalah adanya antena dengan bentuk segitiga yang terdapat pada sisi kanan dan kiri luar kokpit. (more…)
Belum lama berselang, F-15K Slam Eagle milik Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (ROKAF), memperlihatkan tajinya, yakni dengan meluncurkan rudal jelajah jarak jauh Taurus KEPD 350 dengan menargetkan sasaran di Laut Kuning dari jarak 400 kilometer. F-15K Slam Eagle sendiri berstatus sebagai jet tempur garis depan ROKAF, yang juga didapuk sebagai salah satu pesawat tempur tercanggih di Asia Timur, yang setelah mendapatkan upgrade masih akan mengudara hingga tahun 2060. (more…)
Seolah luput dari publikasi, pada 21 Agustus 2024, nyaris terjadi petaka di angkasa yang melibatkan pesawat tanker KC-46A Pegasus dengan jet tempur F-15E Strike Eagle, yang keduanya merupakan aset strategis Angkatan Udara AS (USAF). Kedia pesawat disebut tengah mengudara di lepas pantai California dalam misi mengamankan ruang udara terkait “Presidential Temporary Flight Restriction.” (more…)
Pada 7 Desember lalu, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengumumkan bahwa jet tempur F-15SA milik Royal Saudi Air Force (RSAF) jatuh dan menewaskan dua awak di dalamnya. Saat insiden jet tempur tersebut sedang dalam misi pelatihan. (more…)
Punya reputasi sebagai air superiority fighter, F-15EX (Eagle II) tak pelak menjadi salah satu jet tempur papan atas yang paling diincar saat ini. Terlepas dari berita pengadaan 24 unit F-15EX untuk Indonesia, ada kabar bahwa harga F-15EX akan mengalami kenaikan. Kenaikan harga akuisisi per unit F-15EX diketahui untuk pesanan Angkatan Udara AS (USAF). Sementara harga per unit F-15EX untuk Indonesia belum dirilis, maklum pembelian untuk Indonesia baru dalam tahap MoU, dan belum sampai ke kontrak efektif. (more…)
Boleh jadi ini kabar baik bagi negara sekutu AS pemburu alutsista bekas pakai, pasalnya Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) beriniat untuk memensiunkan armada jet tempur F-15E Strike Eagle dalam jumlah besar. Secara bertahap, sampai tahun 2028, Angkatan Udara AS berharap bisa memensiunkan 119 unit F-15E, dan hanya menyisakan 99 unit F-15E yang ada, untuk dilakukan modernisasi agar lebih adaptif pada pertempuran di masa depan. (more…)