
Dinamika peperangan di Ukraina telah menempatkan drone First Person View (FPV) sebagai ancaman paling mematikan bagi kendaraan lapis baja dan konvoi logistik. Menjawab tantangan tersebut, perusahaan pertahanan negara Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya Rosel Holding (bagian dari Vector Research Institute), resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam keluarga sistem anti-drone mereka yang diberi nama Serp-FPV. (more…)

Dunia intelijen dan peperangan modern kini tidak lagi hanya ditentukan oleh ledakan mesiu, melainkan oleh penguasaan spektrum elektromagnetik. Salah satu teknologi yang belakangan ini menjadi perbincangan hangat adalah sistem peperangan elektronik (Electronic Warfare/EW) Rusia yang dikenal dengan nama Topol. (more…)

Angkatan Darat AS (US Army) terus mendorong batas-batas integrasi teknologi komersial ke dalam operasi tempur melalui inisiatif “Transforming in Contact” (TiC). Dalam perkembangan terbaru yang signifikan, militer AS telah melaksanakan uji coba lapangan terhadap sistem tethered drone (drone tertambat) berdaya tahan lama yang dilengkapi dengan pod Perang Elektronik (EW) yang canggih.
(more…)

Entah pada akhirnya sukses dipasaran atau sebaliknya, manufaktur dirgantara harus mencoba peluang baru untuk mengembangkan produknya. Seperti Airbus Defence and Space (ADS), bila dahulu bersama Angkatan Laut Spanyol pernah mengembangkan A400M varian intai maritim dengan pemasangan rudal anti kapal, maka dari Paris Airshow 2025 (16 – 22 Juni) di Le Bourget, ada kabar bahwaAirbus punya harapan untuk menambahkan kemampuan A400M menjadi pesawat peperangan elektronik (electronic warfare/EW).
(more…)

Ada kabar dari negara bagian California di Amerika Serikat, yakni telah jatuh sebuah jet tempur EA-18G Growler milik Angkatan Laut AS (US Navy), yang selama ini dikenal sebagai pesawat tempur spesialis peperangan elektronika (electronic warfare) tercanggih. Insiden jatuhnya Growler pada 12 Februari 2025 menjadi viral setelah detik-detik jatuhnya pesawat ke Teluk San Diego terekam jelas lewat kamera CCTV pada pukul 10.00 waktu setempat. (more…)

Siap sangka, karakter robot Disney ikut terlibat dalam perang di Ukraina. Meski tidak terkait dengan prinsipal merek Walt Disney, namun sebuah robot berpenggerak roda rantai atau Unmanned Ground Vehicle (UGV) telah diluncurkan Rusia dengan label “Wall-E”, yakni UGV yang dirancang untuk ‘membasmi’ drone lawan yang ada di sekitarnya. (more…)

Guna memperkuat kerja sama bilateral, adalah hal yang wajar bila Cina menggelar latihan militer dengan negara-negara di Asia Tenggara. Terkhusus dengan Thailand yang alutsistanya dominan berasal dari Cina, maka gelar latihan militer di antara kedua negara bisa ditaksir akan lebih spesial. (more…)

Seiring efektivitasnya di medan peperangan, penggunaan drone kamikaze dipercaya bakal semakin meluas, dan jangan heran bila dalam waktu dekat akan bermunculan inovasi yang mengejutkan dan tidak pernah terbayangkan. Salah satunya datang dari Rusia, yang mengklaim sedang mengembangkan drone yang bisa hibernasi selama berminggu-minggu, sebelum akhirnya menghancurkan sasarannya. (more…)

Peperangan elektronik (electronic warfare) akan semakin kompleks di masa mendatang. Dan guna memberikan proteksi pada jet tempur ‘sejuta umat’ F-16 Fighting Falcon, maka Northrop Grumman menawarkan sistem pertahanan elektronik AN/ALQ-257 yang selama ini sudah terpasang pada jet tempur generasi kelima, F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)

Gulfstream G550 tak hanya kondang sebagai business jet, pesawat twin engine produksi Gulfstream Aerospace di Georgia, Amerika Serikat ini, nyatanya juga laris digunakan sebagai platform pesawat intai. Sebut saja Angkatan Udara Singapura dan Italia yang mengadopsi Gulfstream G550 CAEW (Conformal Airborne Early Warning and Control). (more…)