Korea Selatan kian mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemain kunci dalam panggung industri pertahanan global. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah dan Eropa yang memicu lonjakan permintaan alutsista dunia, Seoul terus memacu target ambisius untuk menembus jajaran empat besar eksportir militer global. (more…)
Meski saat ini seluruh fokus industri pertahanan Rusia terserap untuk kebutuhan garis depan di Ukraina, masa depan ekspor senjata Moskow justru diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. (more…)
Perang berkepanjangan di Ukraina telah membawa dampak signifikan pada industri pertahanan Rusia, selain fokus pada pemenuhan kebutuhan persenjataan domestik, industrii pertahanan Rusia juga dihadapkan pada tantangan di sektor ekspor, yakni dengan penerapan sanksi ekonomis dan bisnis yang menyulitkan bagi negara calon pembeli senjata dari Rusia. (more…)
Terlepas dari perang di Ukraina, industri pertahanan Rusia sejak CAATSA (Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act) disahkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 2 Agustus 2017, maka mulai mendapat tekanan serius, khususnya dalam upaya ekspor persenjataan. Yang mana posisi Rusia kala itu adalah pengekspor persenjataan kedua terbesar di dunia setelah AS. (more…)
Tidak seperti kebanyakan negara di Eropa yang begitu antusias memasok persenjataan ke Ukraina, maka Swiss, yang dikenal sebagai negara yang menjunjung netralitas selama berabad-abad, seolah mendapat tekanan dari negara-negara di sekitarnya. (more…)
Ibarat tradisi, posisi eksportir persenjataan terbesar di dunia masih kukuh dipegang oleh Amerika Serikat. Sementara seterunya, yakni Rusia berada di posisi kedua terbesar sebagai eksportir persenjataan global. Namun, dinamika yang berlangsung di pasar internasional begitu cepat, pecahnya perang Ukraina sedikit banyak berpotensi untuk menggeser posisi Rusia. (more…)