
Setelah kawanan drone kamikaze Ukraina mampu menjangkau Moskow yang jaraknya sekitar 500-an km dari perbatasan, maka rasa percaya diri kian besar bagi para inovator untuk menghadirkan jenis drone jarak jauh dengan jangkauan yang ditingkatkan. Dari sistem penggalangan dana, Dinas Keamanan Ukraina kini tengan mengembangkan long-range drone yang mampu terbang sejauh 800 km, yang disebut sebagai drone dengan jangkauan terjauh yang diproduksi oleh Ukraina. (more…)

Dalam upanya untuk mempertahankan aset strategisnya, Angkatan Udara Rusia secara mengejutkan telah nemempatkan rangkaian ban mobil untuk memproteksi pembom strategis Tu-95 Bear dan pembom tempur Su-34 Fullback. Yang menjadi pertanyaan, apakah pemasangan ban mobil efektif untuk ‘menahan’ serangan drone kamikaze? (more…)

Lantaran ada kebutuhan, maka drone kamikaze (loitering munition) diciptakan dengan kemampuan serta daya hancur yang kian mematikan. Seperti yang terbaru adalah Giez, drone kamikaze produksi Polandia ini dapat terbang dengan mengusung hulu ledak yang sangat ditakuti pasukan infanteri, yaitu hulu ledak termobarik (thermobaric). (more…)

Penggunaan komponen asal AS dan Barat pada drone tempur (UCAV) Mohajer-6 buatan Iran, telah membuka mata dunia, bahwa sanksi dan embargo bukan perkara mudah untuk diterapkan, pasalnya banyak celah yang bisa dimanfaatkan pada jalur pengiriman barang atau komponen di pasar internasional. (more…)

Bukan perkara mudah untuk mewujudkan armada drone kamikaze, selain bicara tentang kualitas alias kemampuan drone itu sendiri, perlu juga diperhatikan aspek kuantitas. Pasalnya, peperangan yang melibatkan drone kamikaze cenderung untuk menguras banyak drone, maklum sistem pertahanan lawan yang kuat diproyeksi bakal mengeliminasi serangan drone kamikaze, seperti dalam skenario swarm drone. (more…)

Sudah lazim bila industri negara yang terlibat konflik atau peperangan untuk menggenjot produksi alutsistanya. Terkhusus dalam laga perang Ukraina, ada pernyataan menarik dari Zala Aero (Kalashnikov Group) yang dikenal sebagai manufaktur drone kamikaze kondang buatan Rusia, Lancet series. Berapakah Lancet series yang diproduksi di masa perang ini? (more…)

Lantaran dianggap ampuh, serangan drone kamikaze dengan teknologi FPV (First Person View) kian masif digunakan oleh Ukraina dan Rusia. Sekalipun kedua negara itu memanfaatkan drone kamikaze FPV, namun baik Ukraina dan Rusia, terus berupaya menetralsir serangan drone FPV itu sendiri. Seperti dalam pameran pertahanan Army 2023 (14-20 Agustus 2023) di Patriot Park, Moskow, Rusia menampilkan sistem proteksi anti drone kamikaze FPV yang disebut “Triton”. (more…)

Kinerja drone kamikaze Shahed-136 produksi Iran pada laga perang Ukraina terbilang memukai. Meski ditemukan sejumlah kekurangan, Shahed-136 tak pelak merupakan momok tersendiri bagi sistem pertahanan udara Ukraina. Setelah Shahed-136 yang kini mulai diproduksi di Rusia dengan sebutan Geran 2, ada kabar bahwa Cina juga ikutan memproduksi copy-an Shahed-136. (more…)

Sebuah Landing Ship Tank (LST) yang diketahui dari jenis Ropucha class milik Armada Laut Hitam Rusia, diwartakan pada 4 Agustus ini mendapatkan serangan dari drone laut kamikaze – Unmanned Surface Vehicle (USV) Ukraina. Kapal pendarat berukuran besar Project 775/Ropucha Olenegorskiy Gornyak (SDK-91) diserang pada posisi lambung. (more…)

Seiring efektivitasnya di medan peperangan, penggunaan drone kamikaze dipercaya bakal semakin meluas, dan jangan heran bila dalam waktu dekat akan bermunculan inovasi yang mengejutkan dan tidak pernah terbayangkan. Salah satunya datang dari Rusia, yang mengklaim sedang mengembangkan drone yang bisa hibernasi selama berminggu-minggu, sebelum akhirnya menghancurkan sasarannya. (more…)