Drone laut atau Unmanned Surface Vehicle (USV), khususnya yang dirancang untuk misi kamikaze, telah mendapat tempat tersendiri dalam perang Rusia-Ukraina. Dalam porsi yang berbeda, baik Rusia dan Ukraina telah memanfaatkan drone laut kamikaze untuk misi penyergapan dan sabotase instalasi vital. Berangkat dari pamornya yang meroket, dua perusahaan swasta asal Turki memperkenalkan apa yang disebut sebagai Ulaq Kama. (more…)
Perang di Ukraina telah memperlihatkan betapa pentingnya drone kamikaze. Dan Jerman sebagai negara yang amat khawatir terdampak konflik, telah mengucurkan anggaran militer 100 miliar euro pada tahun 2022. Selain pengadaan rudal hanud jarak jauh dan jet tempur stealth F-35A Lightning II, Jerman juga telah memutuskan untuk memproduksi drone kamikaze (loitering munition) di wilayahnya. (more…)
Disamping biro desain dirgantara dan persenjataan yang berada di bawah naungan pemerintah, di Rusia juga ada startup swasta yang bergerak untuk mengembangkan inovasi sistem senjata, yang bukan tak mungkin karyanya kelak akan diadopsi oleh Kementerian Pertahanan. Seperti dilakukan oleh Oko Design Bureau (KB), startup ini telah meluncurkan drone kamikaze (loitering munition) yang diberi label Privet-82. (more…)
Taiwan dengan dukungan Amerika Serikat boleh jadi kian antisipatif terhadap potensi invasi Cina daratan, namun disisi lain, Beijing juga semakin canggih dan kreatif untuk merancang provokasi, dan bila pada saatnya bakal membuat kejutan kepada Taipei. (more…)
Di masa mendatang, peperangan di lautan kian dinamis, mengikuti debut penggunaan drone kamikaze yang masif dalam peperangan di daratan, maka drone kamikaze (loitering munition) dipercaya akan memperlihatkan tajinya, terlebih bila drone kamikaze dapat menyerang secara berkerumun (swarming) dengan diluncurkan dari wahana drone laut atau USV (Unmanned Surface Vehicle). (more…)
Perang Rusia – Ukraina telah berkobar lebih dari satu tahun, dan dari brutalnya perang yang belum juga berkesudahan, muncul beberapa berita ringan yang layak disimak, khususnya oleh pemerihati dunia dirgantara. Pasalnya telah dijual aircraft skin tag atau gantungan kunci dari kulit pesawat asli. Namun, yang dimaksud pesawat disini adalah pesawat tanpa awak alias drone Lancet. (more…)
Saat babak awal operasi tempur Rusia di Ukraina diramaikan dengan kabar pengiriman drone kamikaze (loitering munition) Switchblade dari Amerika Serikat. Namun, sejak invasi Rusia yang dimulai sejak 24 Februari 2022, belum ada bukti otentik penggunaan drone andalan US Special Operations Command (SOCOM) tersebut, sampai kemudian muncul sebuah postingan dalam video pendek di akun Twitter. (more…)
Setelah sebelumnya meluncurkan drone kamikaze Shahed-191 dari Toyota Tundra, masih di tangan Korps Pengawal Revolusi Iran, kembali merilis drone kamikaze jenis lain. Dari video pendek yang dirilis di jaringan media sosial Twitter, loitering munition terbaru Iran yang diberi label Meraj-532, sukses lepas landas dari Toyota Tundra yang melaju kencang. (more…)
Berjarak sekitar 200 km dari Moskow, pada hari Minggu, 26 Maret 2023, sebuah drone kamikaze Strizh (Tupolev Tu-141) berhasil dieliminasi oleh sistem pertahanan udara Rusia di wilayah Tula. Namun, Tu-141 bukan jatuh karena ditembak, melainkan berhasil dijatuhkan berkat kemampuan jamming dari Pole-21 electronic warfare systems. (more…)
Pengembangan teknologi drone di Turki tak hanya berkutat pada solusi dari Baykar Makina dan Turkish Aerospace Industries (TAI). Sebuah perusahaan swasta Turki, Robit Teknoloji telah mengembangkan jenis drone kamikaze (loitering munition) yang diberi label “Azab”, yang dipersepsikan bakal memberi azab bagi musuh-musuh Turki. (more…)