Tag: Dassault Aviation

Jadi Jet Tempur ‘Rebutan’, Mirage 2000-5 Bekas Pakai Qatar Akan Memperkuat TNI AU

Meski belum ada rilis resmi, berita pengadaan jet tempur Mirage 2000-5 bekas pakai Angkatan Udara Kerajaan Qatar yang kabarnya akan diakuisisi Indonesia, telah menjadi topik berita dalam minggu ini. Terlebih setelah portal intelligenceonline.com, pada 20 Oktober 2022, membuat artikel tentang status pesawat tempur multirole Mirage 2000-5 Qatar yang akhirnya dibeli oleh Indonesia. (more…)

Gantikan Armada yang Dijual Bekas ke Yunani dan Kroasia, Kemhan Perancis Pesan 42 Unit Rafale di 2023

Beruntung bagi Indonesia yang sudah membayar uang muka untuk pengadaan enam unit jet tempur Rafale F3R, sehingga (sesuai antrian), maka unit perdana Rafale Indonesia akan tiba di tahun 2026. Pasalnya, jalur produksi Dassault Aviation begitu padat di tahun-tahun mendatang, terutama untuk menggarap pesanan jumbo Uni Emirat Arab yang mencapai 80 unit Rafale F4. Bahkan belum lama ini ada kabar, Kementerian Pertahanan Perancis akan mengorder 42 unit Rafale di tahun 2023. (more…)

Kontrak Efektif 6 Unit Jet Tempur Rafale F3R Telah Berjalan, Selanjutnya Airbus A400M Atlas

(Reuters)

Dengan mengandalkan pinjaman luar negeri yang menjadi beban hutang negara, membuat pengadaan alutsista strategis tak bisa dilakukan dalam waktu cepat, lantaran memerlukan persetujuan beberapa pihak sebagai pemangku kebijakan perencanaan keuangan. Dan terkait hal tersebut, beban target Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mungkin sedikit berkurang, pasalnya ada kabar bahwa Indonesia telah melakukan pembayaran (cicilan) tahap pertama untuk pengadaan enam unit jet tempur Rafale F3R, yang dalam kata lain, kontrak efektif sudah resmi berjalan. (more…)

Banjir Order, Dassault Aviation Akan Tingkatkan Kapasitas Produksi Jet Tempur Rafale

(Dassault Aviation)

Dassault Aviation tak pelak menjadi manufaktur dirgantara yang ketiban rejeki di sepanjang tahun 2021 sampai awal 2022, betapa tidak, jet tempur Rafale terbilang laku keras di pasar ekspor, termasuk Indonesia yang terakhir memesan 42 unit Rafale, dengan 6 unit kontrak perdana. Berangkat dari ‘membanjirnya’ order, Chief Executive Officer Dassault Aviation, Eric Trappier berencana untuk meningkatkan kapasitas produksi Rafale. (more…)