
Kerja sama pertahanan antara India dan Rusia kembali memasuki babak baru yang ambisius. Mengikuti kesuksesan kolaborasi jangka panjang, kedua negara kini tengah mengeksplorasi model perakitan lokal untuk rudal sistem pertahanan udara (hanud) S-400 Triumf. Langkah ini diambil seiring dengan rencana India untuk menambah kekuatan pertahanan langitnya secara signifikan. (more…)

Sebagai rudal anti kapal pesisir (coastal missile defence), nama rudal Brahmos sudah lekat sebagai arsenal alutsista Korps Marinir Filipina. Dan setelah beberapa gelombang (batch) pengiriman dari India, untuk pertama kali Korps Marinir Filipina meresmikan baterai atau kompi pertama rudal anti kapal Brahmos. (more…)

Sejak pengiriman perdana pada pertengahan April 2024, media lokal di India menyebut kontrak akuisisi baterai rudal Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai – Shore-Based Anti-Ship Missile System (SBASM) pesanan Korps Marinir Angkatan Laut Filipina, telah dituntaskan. (more…)

Apa yang pernah disebutkan bahwa Indonesia akan menjadi negara pengguna rudal anti kapal supersonik Brahmos (Brahmaputra Moskva) kedua di Asia Tenggara, rupanya bakal menjadi kenyataan. Meski belum ada informasi tentang kontrak efektif, namun tanda-tanda ‘datangnya’ Brahmos kian menderang, termasuk diketahui bahwa satuan penggunanya kelak saat dioperasikan di Indonesia. (more…)

Punya kecanggihan setara dengan jet tempur Sukhoi Su-30MKI, ada kabar bahwa Angkatan Udara Malaysia (RMAF) tertarik untuk melengkapi armada Sukhoi Su-30MKM dengan rudal jelajah udara ke permukaan Brahmos ALCM (Air Launched Cruise Missile). Su-30MKM adalah varian Sukhoi series tercanggih di Asia Tenggara, yang secara spesifikasi punya kecanggihan di atas milik Indonesia, Vietnam dan Myanmar. (more…)

Diterbangkan menggunakan pesawat angkut C-17 Globemaster milik Angkatan Udara India, pada 19 April 2024, telah tiba rudal jelajah Brahmos (Brahmaputra Moskva) di Pangkalan Udara Clarck, Filipina. Kehadiran Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai, dipercaya mampu menjadi efek deteren Negeri Pinoy dalam menghadapi provokasi dan ancaman dari Cina. (more…)

9 Maret 2022, dikenal sebagai tanggal yang tidak terlupakan dalam sejarah ‘panas dingin’ hubungan bilateral antara India dan Pakistan. Kala itu, sabuah rudal jelajah Brahmos milik Angkatan Udara India diklaim tidak sengaja meluncur di Ambala (India), dan rudal berharga seharga US$3,5 juta per unit itu jatuh di wilayah Mian Channu, Pakistan, yang jaraknya 110 km dari garis perbatasan. Insiden tersebut bisa berujung bencana, pasalnya dapat memicu perang terbuka bila Pakistan melancarkan serangan balasan secara responsif. (more…)

Seharusnya paket rudal jelajah anti kapal pesisir Brahmos sudah diterima Filipina pada akhir tahun lalu. Namun, kabarnya pengiriman baterai rudal Brahmos telah mengalami penundaan. Nah, penundaan Brahmos rupanya bukan karena alasan teknis atau kemungkinan disabotase intelijen Cina. Pihak militer Filipina justru menyebut penundaan pengiriman Brahmos diakibatkan adanya musim hujan yang tinggi, kok bisa? (more…)

Setelah pengoperasian INS Visakhapatnam (Visakhapatnam class) pada Oktober 2021, Angkatan Laut India dikabarkan akan resmi mengoperasikan unit ketiga destroyer stealth Visakhapatnam class pada bulan Desember 2023. Unit ketiga Visakhapatnam class adalah INS Imphal yang dibangun oleh Mazagon Dock Shipbuilders Limited (MDL) di Mumbai. Sebelumnya, AL India telah mengoperasikan unit kedua Visakhapatnam class, INS Mormugao pada Desember 2022. (more…)

Ada saja ‘kelalaian’ prajurit dalam pengoperasian sistem senjata. Meski tidak sampai berujung maut, apa yang dilakoni oleh personel militer India menarik untuk disimak. Bila dahulu, pernah kasus pintu palka kapal selam bertenaga nuklir yang lupa ditutup saat akan menyelam, kini ada lagi kabar unik yang terkait rudal jelajah Brahmos. (more…)