Kabar mengejutkan datang dari Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) yang mengumumkan rencana untuk mulai mempensiunkan armada helikopter intai tempur AW159 Wildcat milik Angkatan Darat (British Army) mulai tahun 2027. Keputusan dalam Rencana Investasi Pertahanan ini didasari oleh pergeseran doktrin militer modern, di mana peran pengintaian di garis depan dinilai lebih aman dan efisien jika diserahkan kepada sistem drone dan teknologi peperangan elektronik. (more…)
Angkatan Laut Filipina (PN) membuat terobosan dalam kemampuan serang rudal udara ke permukaan, sesuatu yang tak dimiliki TNI AL, yakni untuk pertama kalinya helikopter anti kapal selam (AKS) AW159 Wildcat PN berhasil meluncurkan rudal Spike NLoS dan menghancurkan target secara telak dalam latihan tembak langsung di San Antonio, Zambales, perairan yang menghadap Laut Filipina Barat pada 9 September 2025. (more…)
Selain Jose Rizal class, Angkatan Laut Filipina kini resmi mendapat perkuatan baru dengan bergabungnya fregat buatan Korea Selatan, BRP Miguel Malvar (FFG-06) – Miguel Malvar class yang komisioning pada 20 Mei 2025. Terlepas dari bekal persenjataanya yang terbilang canggih, kemunculan perdana BRP Miguel Malvar ditandai dengan onboard-nya helikopter serang/multirole/anti kapal selam AW159 Wildcat pada deck yang dipersenjatai untuk misi anti kapal permukaan. (more…)
Selain Malaysia, Filipina adalah negara jiran yang punya helikopter dengan kemampuan serang di lautan menggunakan rudal, dan belum lama ini beredar foto yang memperlihatkan kesiapan AW159 Wildcat Angkatan Laut Filipina dengan sistem rudal Spike buatan Rafael Advanced Defense Systems. Sebagai sistem senjata terpadu, AW159 Wildcat menjadi kesatuan sistem persenjataan pada dua frigat Jose Rizal class – BRP Jose Rizal FF-150 dan BRP Antonio Luna FF-151. (more…)
Nama rudal Martlet sudah lumayan dikenal di Indonesia, selain digunakan oleh satuan Arhanud TNI AD, rudal Martlet juga telah menampilkan debutnya dalam perang Ukraina, terutama digunakan pasukan Ukraina untuk menembak sasaran di ketinggian rendah. Dan belum lama ini ada kabar anyar terkait rudal buatan Inggris tersebut, bahwa Martlet sukses diuji coba sebagai ‘rudal udara ke udara.’ (more…)
Konsep ‘loyal wingman’ kini tengah menjadi salah satu fokus pengembangan dalam jagad jet tempur modern, dimana terdapat sinergitas antara jet tempur yang diawaki oleh pilot dengan sosok drone alias pesawat tanpa awak. Namun, rupanya konsep loyal wingman tak hanya berlaku pada jet tempur, faktanya helikopter kini juga telah memanfaatkan konsep taktis tersebut. (more…)
Jika dibandingkan dengan Indonesia, Filipina memang lebih sedikit dalam unit helikopter anti kapal selam (AKS) yang diadopsi, dimana AL Filipina mengakuisisi dua helikopter AKS Leonardo (d/h AgustaWestland) AW159 Wildcat. Meski ‘kalah’ unit dari Indonesia, rupanya Filipina berusaha memaksimalkan taring kedua unit Wildcat, menjadikan helikopter AKS tercanggih di dunia ini bukan sebatas ‘singa ompong.’ (more…)
Jagad pemerhati alutsista tentu telah mendengar tentang kemampuan helikopter anti kapal selam (AKS) Leonardo AW159 Wildcat, khususnya saat helikopter ini resmi diakuisisi oleh AL Filipina beberapa waktu lalu. Dan belum lama ini, Leonardo memperkenalkan kemampuan baru dari Sang Kucing Liar ini, dimana AW159 Wildcat dapat dipasangi sepasang sayap. Seperti sudah diduga, penambahan sayap bukan untuk urusan aerodinamis, melainkan agar Wildcat dapat lebih banyak menggotong persenjataan dalam sekali terbang. (more…)
Belum lama ini AL Filipina telah menerima dua unit AW159 Wildcat, yakni salah satu helikopter anti kapal selam tercanggih besutan Leonardo. Namun yang menjadi pertanyaan, akan ditempatkan dimana kedua “Kucing Liar” tersebut? Mengingat kebanyakan kapal perang Filipina saat ini tergolong oldskul dengan tingkat kesiapan tempur rendah. Namun, ternyata AL Filipina dalam program modernisasi, telah mencanangkan penempatan kedua Wildcat sebagai bagian dari sistem senjata di frigat Jose Rizal Class. (more…)
Menyambung berita sebelumnya tentang kedatangan dua helikopter anti kapal selam AL Filipina, AW154 Wildcat. Disebutkan bahwa paket pengadaan helikopter canggih tersebut sudah mencakup torpedo untuk melibas kapal selam. Yang unik, pilihan adopsi torpedo untuk Wildcat Filipina adalah K745 Blue Shark buatan LIGNex1, Korea Selatan. Padahal Leonardo sebagai manufaktur Wildcat juga punya produk torpedo ringan yang lebih kondang, yaitu A244S Mod 3, jenis torpedo yang diakuisisi TNI AL untuk helikopter AKS AS556 MBe Panther. (more…)