Ada yang menarik dari postingan akun Instagram Puspenerbal, disebutkan pada 30 September 2021 dilakukan penjatuhan ranjau laut dari pesawat udara. Bukan dari pesawat udara yang mempunyai kemampuan anti kapal selam (AKS), melainkan ranjau laut berbentuk silinder besar itu dijatuhkan (air drop) menggunakan parasut dari ramp door pesawat angkut ringan NC-212 200 Aviocar dengan nomer U-6216. (more…)
Meski kebanyakan telah dipensiunkan, atau bila masih dioperasikan hanya untuk misi terbatas dengan sejumlah modifikasi, namun desain dan rancangan OV-10 Bronco tak lekang oleh waktu. Terbukti pesawat turboprop besutan North American Rockwell yang terbang perdana 16 Juli 1965 itu masih jadi panutan pengembangan pesawat tempur masa kini. (more…)
Dalam misi SAR terhadap hilangnya kapal selam KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali, Amerika Serikat diwartakan akan memberikan bantuan, yaitu dengan mengirimkan pesawat intai maritim tercanggih di dunia, Boeing P-8A Poseidon. Punya kemampuan menjalankan misi anti kapal selam (AKS), kali ini dalam misi SAR, kemapuan AKS Poseidon akan dimanfaatkan untuk mencari keberadaan KRI Nanggala 402. (more…)
Setelah lama dinanti, lantaran jadwal seharusnya diterima pada September 2019, maka ada kabar baik dalam jagad alutsista nasional, dimana salah satu helikopter AS565 MBe Panther full AKS (Anti Kapal Selam) telah dioperasikan oleh Puspenerbal TNI AL. Meski tidak diumumkan secara resmi, kehadiran AS565 MBe Panther dengan kemampuan khusus ini tersirat dalam pernyataan Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo. (more…)
Hampir semua tupoksi dalam operasi udara kini dapat dilakukan oleh drone, seperti yang terbaru drone dapat melakukan misi anti kapal selam (AKS). Seperti belum lama berselang, General Atomics Aeronautical Systems dan Angkatan Laut Amerika Serikat, telah berhasil melakukan uji coba peluncuran sonobuoy dari drone jenis MQ-9A Reaper Block 5. (more…)
Tidak ada kata minder dalam menjaga tingkat kesiapan tempur, meski mengoperasian pesawat intai maritim AKS (anti kapal selam) yang sudah berusia uzur, namun Armada Pasifik AL Rusia tetap kekeh melaksanakan serangkaian latihan dalam skenario memburu dan menghancurkan kapal selam. (more…)
Jika dibandingkan dengan Indonesia, Filipina memang lebih sedikit dalam unit helikopter anti kapal selam (AKS) yang diadopsi, dimana AL Filipina mengakuisisi dua helikopter AKS Leonardo (d/h AgustaWestland) AW159 Wildcat. Meski ‘kalah’ unit dari Indonesia, rupanya Filipina berusaha memaksimalkan taring kedua unit Wildcat, menjadikan helikopter AKS tercanggih di dunia ini bukan sebatas ‘singa ompong.’ (more…)
Setelah 30 tahun lebih dipensiunkan, belum lama ini ada kabar bahwa helikopter legendaris Westland Wasp kembali terbang, bukan sembarang terbang, namun Wasp yang pernah menjadi andalan Puspenerbal TNI AL di era 80/90-an, terbang dan mendarat di eks basisnya di RNAS Portland (HMS Osprey) di wilayah selatan Inggris. (more…)
Terus berlatih dalam berbagai skenario pertempuran, adalah kunci guna menjaga kesiapan tempur bagi armada kapal perang. Dalam konteks strategi anti kapal selam (anti submarine warfare), satuan kapal perang permukaan, unit penerbangan dan unsur kapal selam, perlu mendapatkan kondisi yang serealistis mungkin, ini artinya perlu dihadirkan ‘lawan’ yang punya karakter semirip mungkin dengan torpedo atau kapal selam lawan. (more…)
Tingkat kemajuan militer Cina tentu tak bisa dilepaskan dari Amerika Serikat dan Rusia, lantaran inspirasi kekuatan Sang Naga tak pelak mengacu pada dua negara tersebut. Salah satu implementasinya terbukti pada adopsi sistem jaringan pengintaian di lautan, dimana sistem yang sama telah dibangun sejak lama oleh AS dan Uni Soviet di era Perang Dingin. Dan saat ketegangan Cina dan AS meningkat, ada dugaan bahwa Beijing telah menggelar apa yang disebut sebagai “Blue Ocean Information Network” di kawasan Laut Cina Selatan. (more…)