
Melihat rantis yang satu ini tentu sudah tak asing bagi netizen di Indonesia , inilah Renautl Sherpa Light 4×4, yang di arsenal Kostrad TNI AD digunakan sebagai kendaraan platform peluncur rudal hanud MBDA Mistral. Dan masih terkait dengan solusi hanud dari MBDA, kali ini diperkenalkan kombinasi Sherpa Light 4×4 dengan HELMA-P laser anti drone system. (more…)

Lantaran teknologi drone berkembang pesat, maka teknologi anti drone juga harus sigap untuk mengimbangi. Seperti belum lama, dari Rusia diwartakan Ruselectronics (bagian dari Rostec State Corporation) merilis bahwa pihaknya telah merampungkan uji coba pabrik pada perangkat yang disebut Ataka-Shorokh. (more…)

Lantaran masih dan akan menjadi momok dalam dunia pertahanan udara (hanud), sistem penangkis serangan drone terus dikembangkan. Selain yang canggih dan berharga mahal, solusi anti drone yang efektif nan murah masih terus dicari. Seperti startup asal Kiev, Ukraina, baru-baru ini merilis solusi yang disebut low cost drone interceptor. (more…)

Rupanya Rusia mulai jengah, tatkala alutsista canggih yang diandalkan, harus rontok akibat serangan dari jenis senjata yang sebetulnya tergolong standar dan bukan ‘lawan’ utamanya. Inilah yang menimpa sistem hanud Pantsir S-1, yang dalam beberapa kesempatan pamornya seolah jatuh ke titik nadir, lantaran Pantsir S-1 banyak dihancurkan oleh serangan drone di palagan Suriah dan Libya. Dalam pola serangan drone yang masif, bukan semata-mata sistem hanud yang mungkin tak siap, operator senjata mungkin juga gamang untuk melepaskan rudal yang harganya tak sepadan dengan sasaran yang akan menyerangnya. (more…)

Sejak serangan drone atas fasilitas kilang minyak Aramco dan bandara komersial di Arab Saudi, mata dunia menjadi terbuka atas seriusnya serangan oleh kawanan drone. TNI AU dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Intelijen TNI AU 2020 di Mabesau, Cilangkap (10/2/2020) juga telah menganggap drone sebagai ancaman yang signifikan dan masif. Drone terbukti telah dimanfaatkan untuk melakukan serangan udara terhadap sasaran terpilih dan bernilai strategis. Upaya penangkal serangan drone tentu juga sudah menjadi agenda yang disiapkan, utamanya dalam melindungi obyek vital nasional. (more…)

Meski kalah santer dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa Barat, Rusia kini tengah serius mengembangkan teknologi anti drone, seperti salah satunya Avtomatika, yang menurut sumber Indomiliter.com akan menyasar pasar Asia Tenggara untuk solusi anti drone. Meski menargetkan drone berukuran mini, solusi dari Avtomatika terbilang lengkap. (more…)

Dengan Indonesia meraih posisi keempat, Pesta Olahraga Asia Tenggara 2019 atau South East Asian Games 2019 telah ditutup pada 10 Desember lalu, dimana posisi pertama kejuaraan dua tahun ini ditempati oleh tuan rumah Filipina. Namun, tahukah Anda, bahwa pihak keamanan SEA Games 2019 rupanya turut mengerahkan tim anti drone. Persisnya tim dikerahkan saat Upacara Pembukaan yang digelar 30 November di Philippine Arena, yaitu stadion indoor terbesar dengan kapasitas 55 ribu orang yang berlokasi di Ciudad de Victoria, Bocaue, Bulacan. (more…)

Rangkaian serangan drone ke fasilitas kilang minyak Aramco Arab Saudi di Abqaiq tak hanya membuat wajah militer negeri kaya Minyak di Timur Tengah itu babak belur. Pun Amerika Serikat mulai dibuat cemas dengan gaya serangan drone mini konvensional yang mampu menghasilkan kerusakan berat. Di Indonesia, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) pun sampai menggelar Focus Group Discussion (FGD) guna menganalisa serangan drone yang kemungkinan menyasar obyek vital. (more…)

Negara Adikuasa agaknya belum siap untuk mengikuti tren alutsista otonom yang dewasa ini tengah gencar-gencarnya dikembangkan oleh negara-negara rival Paman Sam. Hal ini tersirat melalui penuturan salah satu pejabat senior di Pentagon, John Rood. Mengutip dari laman breakingdefense.com (23/9), John Rood mengatakan, “Ini masalah serius,”. Dengan begitu, dapat diasumsikan bahwa NATO belum siap untuk menangkis serangan-serangan dari drone berukuran kecil dan rudal jarak pendek – sebagaimana dua hal ini menyerang fasilitas kilang minyak di Arab Saudi. (more…)

Apa yang dialami Arab Saudi dalam babak serangan drone ke kilang minyak sontak membuka paradigma baru dalam gaya peperangan modern. Betapa tidak, sistem hanud Arab Saudi yang sarat alutsista canggih nan mahal seperti dibuat bodoh akibat serangan masif dari kawanan drone mini yang harganya ditaksir murah. Arab Saudi serasa dibuat mati kutu menghadapi serangan drone-drone mini yang terbang laksana rudal jelajah. (more…)