
Untuk membentuk watak pelaut ulung dan pengalaman navigasi di lautan lepas, berlatih menggunakan kapal latih tiang tinggi adalah pilihan ideal bagi pelatihan calon perwira angkatan laut. Namun untuk penguasaan alutsista dan teknologi yang ada di kapal, maka jawaban yang pas adalah penggunaan jenis korvet latih. (more…)

Meski kontrak pembelian belum diteken, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia bakal membeli lima unit pesawat angkut C-130J Super Hercules dari Lockheed Martin. Pernyataan Menhan Ryamizard disampaikan usai bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James N Mattis di Hawaii pada Selasa (29/5). (more…)

Ambisi Soekarno untuk menyatukan Nusantara pada kenyataan membuat Indonesia bersitegang langsung dengan Inggris, Belanda, dan kemudian menyeret Australia. Menyadari menghadapi ‘lawan’ negara-negara besar, jauh-jauh hari pun sudah terpikirkan untuk melindungi kawasan obyek vital nasional, terutama Ibukota Jakarta bila suatu waktu menjadi target serangan udara. Maka tak heran kemudian bila Jakarta sempat dilindungi oleh tiga skadron peluncur rudal hanud (SAM) jarak jauh SA-2. (more…)

Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018, tak berapa lama lagi akan digelar di Perairan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pada periode 4 – 9 Mei 2018, sekitar 5.000 tentara dan 60 kapal perang dari 35 negara akan berpartisipasi dalam latihan kerjasama penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan. Hajatan besar yang digelar ketiga kalinya ini akan diawali dengan kegiatan inspeksi armada kapal perang peserta oleh pimpinan TNI AL dan VIP lainnya. (more…)

Tentang rencana mundurnya Indonesia dari program KFX/IFX plus kabar adanya tekanan dari Washington pada proses pengadaan Sukhoi Su-35 Super Flanker, sempat membuat ‘kegaduhan’ dalam jagad pemerhati alutsista di Tanah Air. Dan masih terkait pengadaan alutsista, belum lama berselang ada pernyataan dari petinggi Rostec, perusahaan negara di bidang pengembangan dan ekspor komoditi teknologi tinggi Rusia, disebutkan ada kemungkinan Indonesia membeli lima unit Su-35 tambahan. (more…)

Beragam perangkat elektronik canggih belakangan ini terus memperkuat arsenal Korps Marinir TNI AL, setelah kedatangan peranngkat Digital Direction Finding (DDF) 550 dan Ground Surveyland Radar System (GSRS) besutan Kelvin Hughes, Dinas Komunikasi dan Peperangan Elektronika (Diskomlek) Korps Marinir mendapat perkuatan berupa peralatan radio taktis jenis Harris Falcon III US Socpac. (more…)

Di periode 1999-2000, hubungan Indonesia dan Australia mencapai tensi tertinggi terkait campur tangan Australia dalam jejak pendapat di Timor-Timur. Dan salah satu penggalan yang menarik dari ‘drama’ tersebut adalah terungkapnya bahwa salah satu kapal angkut yang juga berperan sebagai kapal komando, HMAS Kanimbla (L51), ternyata pernah nyaris menjadi sasaran ganasnya torpedo kapal selam TNI AL Cakra Class (Type 209/1300). (more…)

Beberapa tahun silam Indonesia pernah mencanangkan proyek rudal anti kapal nasional untuk TNI AL, platform yang dipilih kala itu adalah rudal C-705 buatan China Aerospace Science and Industry Corporation (CASIC). Sayang kemudian program tersebut seperti tak terdengar lagi kabarnya, sementara belum lama berselang, justru ada kabar dari Pakistan yang telah sukses melakukan uji coba kedua peluncuran rudal anti kapal Zarb dari wilayah pesisir. Meski ada perbedaan basis rudal yang digunakan dan hasil yang dicapai, namun ada kesamaan pada proyek rudal yang dikembangkan antara Indonesia dan Pakistan. (more…)

Selain mendapat perkuatan berupa armada kapal patroli dengan standar ‘KRI,’ perkuatan Lantamal (Pangkalan Utama TNI AL) dan Lanal (Pangkalan TNI AL) juga tak terlepas dari keberadaan kapal patroli di kelas KAL 28. Seperti yang terbaru, TNI AL pada 19 April 2018 telah meresmikan keberadaan KAL Pulau Menjangan dengan nomer lambung I-5-39 dan KAL Pulau Pasoso dengan nomer lambung I-6-62. (more…)

Pameran militer Defence Services Asia (DSA) 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia baru saja rampung, dan ditengah riuhnya pameran, terselib kabar bahwa salah satu jenis drone vertical take-off and landing (VTOL) fixed-wing buatan Cina, telah dibeli oleh Indonesia dan Malaysia. Drone yang diketahui sebagai YFT-CZ36 ini punya kemampuan lepas landas seperti helikopter, dan melaju di angkasa laksana pesawat propeller konvensional. (more…)