Musibah jatuhnya dua unit pesawat tempur turboprop EMB-314 Super Tucano Skadron Udara 21 TNI AU di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur pada hari Kamis, 16 November 2017, telah mengingatkan kembali tentang eksistensi pesawat tempur dengan kemampuan COIN (Counter Insurgency) atau anti gerilya. Terlepas dari penggunaanya yang terkait keputusan politik, sejatinya jenis pesawat seperti Super Tucano dapat secara efektif dan efisien dalam operasi menumpas kelompok teroris bersenjata di medan Papua.
Jagad drone Turki membuat gebrakan baru, yakni dengan kabar dari Baykar Makina yang mengumumkan bahwa drone tempur (UCAV) sayap lipat Bayraktar TB3 telah menuntaskan apa yang disebut ‘first high speed roll test’ atau uji coba melaju (di darat) dengan kecepatan tinggi yang pertama. (more…)
Selain HUT TNI, maka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia kerap dijadikan momentum refleksi untuk mengulas perkembangan TNI, baik dari aspek personel dan persenjataan. Selain terus berharap modernisasi berkelanjutan pada alutsista di ketiga matra, tak lupa menjadi renungan adalah keberadaan alutsista TNI yang telah berusia tua dan masih dioperasikan saat ini. (more…)
Bila merujuk pada pernyataan petinggi Turkish Aerospace Industries (TAI) saat ajang IDEF 2023, bahwa enam unit drone tempur (UCAV) Anka akan tiba di Indonesia pada bulan Agustus. Disusul enam unit lainnya yang akan dikakit oleh PT Dirgantara Indonesia. Bahkan komposisi telah disebutkan, enam unit Anka untuk TNI AU, dan untuk TNI AL dan TNI AD masing-masing tiga unit. Lantas yang jadi pertanyaan, varian Anka manakah yang dibeli Indonesia? (more…)
Ibarat tradisi, posisi eksportir persenjataan terbesar di dunia masih kukuh dipegang oleh Amerika Serikat. Sementara seterunya, yakni Rusia berada di posisi kedua terbesar sebagai eksportir persenjataan global. Namun, dinamika yang berlangsung di pasar internasional begitu cepat, pecahnya perang Ukraina sedikit banyak berpotensi untuk menggeser posisi Rusia. (more…)
Melihat jenis alutsista yang juga digunakan oleh TNI dalam laga perang di Ukraina, menjadi menarik untuk diperhatikan. Setelah debut rantis Bushmaster MRAP 4×4, VAB, BTR-4, BMP-3 sampai meriam hanud S-60, ada lagi satu jenis alutsista radar yang bakal beraksi di Ukraina, dan tentunya selama ini jenis yang sama telah dioperasikan Arhanud TNI AD. Yang dimaksud adalah radar GroundMaster 200 (GM 200) produksi Thales. (more…)
Tidak seperti misi Rafale ke Indonesia pada Maret 2015, yang terdiri dari satu Rafale C (single seat) dan satu Rafale B (tandem seat), pada Misi Pegasus 2018 dan Pegasus 2022 yang dibawa Angkatan Udara Perancis adalah satu flight yang terdiri dari tiga Rafale B. Meski yang dibawa adalah varian tandem seat yang notabene untuk fungsi latih tempur, toh aksi Rafale dalam penerbangan terjauhnya ini dapat maksimal, terutama saat latihan udara multilateral Pitch Black 2022 yang belum lama berlangsung di Darwin, Australia. (more…)
Fungsionalitas rantis amfibi multiguna sekelas PTS-10 milik Korps Marinir jelas tak dapat diragunakan. Punya payload sedemikian besar dengan roda rantainya, rantis ini sanggup melibas medan berat dengan mudah. Namun, PTS-10 jelas sudah uzur dari segi usia, ditambah performa mesinnya yang dianggap boros. Lantaran masuk dalam doktrin gelaran operasi amfibi Angkatan Laut Rusia, kini ada PTS-4 yang merupakan varian pengembangan dari PTS-10. (more…)
Buntut dari meletusnya konflik bersenjata adalah meningkatnya anggaran pertahanan pada satu atau beberapa negara yang terkait. Seperti pada konflik Rusia versus Ukraina, banyak negara barat dan NATO yang terpaksa mendongkrak budget pertahanannya untuk pengadaan alutsista baru. Dan bagi manufaktur persenjataan, hal tersebut menjadi momen emas untuk menawarkan produknya ke negara yang dimaksud. Dalam hal ini, ada kabar bahwa Korea Selatan berhasil meraih top score dalam kontrak pengadaan alutsista. (more…)
Desainnya yang futuristik jelas menarik perhatian pada Submachine Gun (SMG) buatan Amerika Serikat ini, namun harus diakui filosofi nama pabrikan sang SMG ini juga cukup unik. SMG dengan label Kriss Vector buatan Kriss USA ini mengambil filosofi nama Keris, senjata tradisional di Jawa. Dan karena lidah orang asing kemudian menyebut Keris sebagai Kriss. Bahkan disebut-sebut, Kriss Vector ini juga telah digunakan salah satu pasukan elite di lingkungan TNI AD. (more…)