Tag: AL Malaysia

Dua Helikopter AL Malaysia – Leonardo AW139 HOM dan AS555 Fennec Surveillance Tabrakan Saat Flyover, 10 Orang Tewas

Sepuluh personel Angkatan Laut Malaysia (Tentara Laut Diraja Malaysia/TLDM) diwartakan tewas dalam insiden tabrakan antara dua unit helikoper di Stadion TLDM di pangkalan angkatan laut Lumut di Negara Bagian Perak bagian barat pada hari ini (23/4/2024) pukul 09.32. “Semua korban dipastikan tewas di tempat kejadian dan dikirim ke rumah sakit pangkalan militer Lumut untuk diidentifikasi,” kata pihak TLDM, dikutip dari straitstimes.com. (more…)

‘Bangkitkan’ Proyek LCS Maharaja Lela yang Mangkrak, Malaysia Gelontorkan Dana Ekstra

Kementerian Pertahanan Malaysia sejak Mei 2021 telah memutuskan bahwa proyek Littoral Combat Ship (LCS) Maharaja Lela class yang mangkrak akan dilanjutkan kembali. Namun, keputusan itu pun tak berjalan mulus, pada Februari 2022, dikabarkan jumlah pesanan LCS Maharaja Lela class akan dikurangi. Pengurangan jumlah rupanya tak menyelesaikan persoalan, lantaran dibutuhkan kucuran dana besar untuk melanjutkan proyek LCS yang lama mangkrak ini. (more…)

Bukan 12, Drone Intai ScanEagle Malaysia Berjumlah 18 Unit

Indonesia, Malaysia, Filipina dan Vietnam, adalah negara di Asia Tenggara penerima hibah drone intai ScanEagle buatan Boeing Insitu dari Amerika Serikat lewat program Maritime Security Initiative (MSI). Sesuai dengan kontrak dan kesepakatan bilateral, jumlah ScanEagle yang diterima tidak sama antar negara. (more…)

Dua Korvet Kedah Class AL Malaysia Akan Dipasangi Rudal Anti Kapal NSM

Ada kabar dari Angkatan Laut Negeri Jiran, dimana dua dari enam unit offshore patrol vessels (OPV) Kedah Class akan naik statusnya menjadi korvet dengan rudal anti kapal. Hal tersebut telah dicanangkan oleh Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) yang menyusun rencana anggaran senilai MYR214 juta (US$48 juta) untuk melengkapi dua OPV rasa korvet Kedah Class dengan peluncur rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM). (more…)

Setelah Mangkrak, Proyek Frigat Stealth Malaysia Maharaja Lela Class Dilanjutkan

Setelah lama mangkrak dan mempermalukan Malaysia dalam jagad alutsista regional, ada kabar bahwa frigat stealth Maharaja Lela Class, proyeknya akan dilanjutkan kembali. Dari enam unit yang dipesan, frigat yang dibangun dari basis Gowind Class ini telah diluncurkan satu unit (Maharaja Lela 2501). Sementara tiga lainnya – Syarif Masahor 2502, Raja Mahadi 2503 dan Mat Salleh 2504 sempat ke fase produksi, meski akhirnya ikut berstatus mangkrak. (more…)

Inilah MV Mega Bakti, Kapal Penyelamat Kapal Selam Milik Angkatan Laut Malaysia

Selain Singapura dan Australia, Malaysia juga telah mengerahkan kapal penyelamat kapal selamnya untuk misi SAR dan evakuasi KRI Nanggala 402 di Perairan Utara Bali. Kapal penyelamat dengan nama MV Mega Bakti milik Angkatan Laut Kerajaan Malaysia dilaporkan telah bertolak hari Rabu (21/4/2021) dari Kota Kinabalu, Sabah, dan akan tiba di lokasi pada 25 April 2021. Sebagai negara yang mengoperasikan dua unit kapal selam Scorpene Class, tentu menarik untuk mengintip serba-serbi dari MV Mega Bakti. (more…)

Mengkrak Tak Jelas, Menhan Malaysia Buka Opsi Batalkan Kontrak Pengadaan Frigat Stealth Maharaja Lela Class

Apa yang dialami Malaysia atas kasus frigat stealth (Gowind) Maharaja Lela Class adalah pelajaran penting dalam program pengadaan alutsista bernilai strategis. Karena begitu lama mangkrak tak jelas, Pemerintah Malaysia kini tengah mempertimbangkan beberapa opsi untuk mengakhiri kasus frigat Maharaja Lela Class, termasuk tidak menutup kemungkinan untuk membatalkan kontrak dengan pembuat kapal lokal, Boustead Naval Shipyard Sdn Bhd. (more…)