
Dua negara yang berkonflik perbatasan dengan Cina, kini tengah bersatu dalam kegiatan latihan bersama di Laut Cina Selatan. Dalam joint sail dan Maritime Partnership Exercise (MPX) 2025, Angkatan Laut India dan Angkatan Laut Filipina, untuk pertama kalinya melakukan latihan secara formal di hotspot, Laut Cina Selatan. (more…)

Dengan modernisasi dan penambahan alutsista matra laut, plus ancaman di depan mata dari Cina, maka ada kebutuhan bagi Angkatan Laut Filipina untuk mengembangkan dan menambah jumlah pangkalan angkatan laut (lanal). Dan merujuk pernyataan Presiden Filipina, Presiden Marcos Jr. dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-127 Angkatan Laut Filipina (Philippine Navy), disebut akan ada penambahan dua lanal baru. (more…)

Setelah membentuk pakta pertahanan (Reciprocal Access Agreement – RAA) dengan Jepang pada pertengahan tahun 2024, otot alutsista Negeri Pinoy mulai terdongkrak untuk menghadapi Cina. Selain sistem rudal hanud Toshiba Type 81 yang ingin didapatkan Manila, kini ada kabar Jepang akan meningkatkan kemampuan angkatan laut Filipina dengan tawaran destroyer escort (kapal perusak kawal). (more…)

Selain Jose Rizal class, Angkatan Laut Filipina kini resmi mendapat perkuatan baru dengan bergabungnya fregat buatan Korea Selatan, BRP Miguel Malvar (FFG-06) – Miguel Malvar class yang komisioning pada 20 Mei 2025. Terlepas dari bekal persenjataanya yang terbilang canggih, kemunculan perdana BRP Miguel Malvar ditandai dengan onboard-nya helikopter serang/multirole/anti kapal selam AW159 Wildcat pada deck yang dipersenjatai untuk misi anti kapal permukaan. (more…)

Dengan agresifitas Cina di Laut Filipina Barat, yang mengganggu zona ekonomi eksklusif (ZEE) Filipina, maka Manila kini mengintensifkan upaya untuk membangun kemampuan perang bawah laut yang dapat berfungsi sebagai pencegah dan pengganda kekuatan strategis di tengah meningkatnya ketegangan regional. Konkritnya, Filipina mempercepat pengadaan kapal selam sebagai respons strategis terhadap meningkatnya ancaman dari Angkatan Laut Cina. (more…)

Ibarat tak rela dijadikan sasaran tembak dalam latihan tempur, BRP Miguel Malvar (PS-19), kapal perang era Perang Dunia II milik Angkatan Laut Filipina, tenggelam pada 5 Mei 2025 saat sedang ditarik menuju lokasi latihan penembakan langsung dalam latihan gabungan tahunan Balikatan bersama Amerika Serikat. (more…)

Tiga korvet Steregushchiy class, satu kapal tanker Dubna class dan satu kapal selam Improved Kilo class atau disebut juga Vashavyanka class dari Armada Pasifik Rusia, setelah mengikuti latihan bersama (Latma) “Orruda 2024” bersama TNI AL di Laut Jawa pada awal November lalu, rupanya tidak langsung pulang ke basisnya di Vladivostok. (more…)

Dalam sebuah seremoni di Cavite City, pada tanggal 12 November 2024, Angkatan Laut Filipina (Philippine Navy) menggelar sebuah seremoni yang tidak biasa, yakni untuk pertama kalinya diluncurkan kapal kombatan rudal pertama yang dirakit di dalam negeri. Yang dimaksud adalah BRP Albert Majini (PG-909), bagian dari fast attack interdiction craft-missile (FAIC-M) atau Acero class gunboat. (more…)

Apa yang pernah disebutkan bahwa Indonesia akan menjadi negara pengguna rudal anti kapal supersonik Brahmos (Brahmaputra Moskva) kedua di Asia Tenggara, rupanya bakal menjadi kenyataan. Meski belum ada informasi tentang kontrak efektif, namun tanda-tanda ‘datangnya’ Brahmos kian menderang, termasuk diketahui bahwa satuan penggunanya kelak saat dioperasikan di Indonesia. (more…)

Bertempat di kota pelabulan Ulsan, Korea Selatan, HD Hyundai Heavy Industries (HHI) pada 18 Juni 2024, resmi meluncurkan unit perdana korvet HDC-3200 pesanan Angkatan Laut Filipina. Meski baru akan diserahterimakan ke Angkatan Laut Filipina pada tahun 2025, namun telah diketahui bahwa nama korvet ini adalah BRP Miguel Malvar (FF-06). (more…)