Rosoboronexport Rayakan 25 Tahun Berdiri, Raih 30.000 Kontrak Ekspor Lebih dari $230 Miliar

Hari ini, 4 November 2025, Rosoboronexport (ROE) merayakan hari jadinya yang ke-25. Persisnya, pada 4 November 2000, ditetapkan melalui Dekrit Presiden Federasi Rusia (saat itu Vladimir Putin) yang menyatukan semua kegiatan kerja sama teknik militer negara di bawah satu lembaga.

Baca juga: Hadir di Indo Defence 2024, Rosoboronexport Tawarkan Indonesia Jet Tempur Stealth Sukhoi Su-57E Felon

Dalam momen perayaan seperempat abad, CEO Rostec, Sergey Chemezov, mengatakan dalam channel Telegram, bahwa volume penjualan Rosoboronexport ke mitra asing telah melebihi $230 miliar.

Chemezov menambahkan, Ia pernah berada di garda terdepan Rosoboronexport dan bertugas di tim manajemennya dari tahun 2001 hingga 2007, Ia pernah menjabat sebagai First Deputy CEO dan kemudian sebagai CEO. Ia mengucapkan selamat ulang tahun kepada ROE dan menekankan bahwa perusahaan tersebut telah memulihkan industri pertahanan Rusia dari pasar yang hilang dan membantunya mengembangkan arah strategis baru.

“Selama seperempat abad terakhir, Rosoboronexport telah menjadi pemimpin di pasar senjata global, dengan peningkatan signifikan dalam jumlah pesanan dan volume pasokan. Perusahaan ini telah menandatangani lebih dari 30.000 kontrak dengan mitra dan mengekspor produk ke lebih dari 120 negara senilai lebih dari $230 miliar,” kata Chemezov.

https://www.indomiliter.com/rosoboronexport-serahkan-ins-tamal-f71-ke-angkatan-laut-india-unit-kedelapan-fregat-talwar-class/

Ia juga mencatat bahwa Rosoboronexport sedang beradaptasi dengan realitas baru, memperkuat posisinya, dan membuka peluang serta prospek baru.

Rosoboronexport bukan sekadar perusahaan biasa, lantaran perannya sebagai agen perantara negara tunggal Rusia untuk ekspor dan impor produk serta teknologi yang terkait dengan pertahanan dan keamanan.

BMP-3F Korps Marinir Jadi “Ranpur Kehormatan” di HUT TNI Ke-78

Dari sejarahnya, setelah runtuhnya Uni Soviet, sistem penjualan senjata Rusia menjadi terfragmentasi, di mana ada beberapa perusahaan yang bersaing, yang sering kali merusak harga dan reputasi di pasar internasional.

Kemudian, Rosoboronexport didirikan pada 4 November 2000 berdasarkan Dekrit Presiden Federasi Rusia, dengan tujuan utama untuk mempersatukan dan mengendalikan semua kegiatan kerja sama teknik militer Rusia di bawah satu atap.

Rosoboronexport memiliki status hukum sebagai satu-satunya entitas yang berhak memasok pasar internasional seluruh jajaran persenjataan Rusia yang diizinkan untuk ekspor. Tidak ada pabrikan pertahanan Rusia yang dapat menjual senjata ke luar negeri tanpa melalui ROE. Status ini secara otomatis menjamin dukungan penuh dari Pemerintah Rusia dalam semua operasi ekspor, termasuk negosiasi antar-pemerintah, pinjaman, dan jaminan keamanan.

Sejak 2011, Rosoboronexport menjadi bagian dari Rostec State Corporation, sebuah konglomerat negara raksasa yang mengendalikan sebagian besar industri teknologi dan pertahanan Rusia. (Haryo Adjie)

Rosoboronexport Tampilkan Integrated Aircrew Survival and Self Defense System, Solusi Bertahan Pilot di “Behind Enemy Lines”